Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Hutan Jati Gunung Bungkuk Magetan Terbakar, Api Merembet dari Parang Hill akibat Angin Kencang

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • visibility 184
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas berjibaku melokalisasi api di kawasan hutan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebakaran kembali melanda kawasan hutan jati di Gunung Bungkuk, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, setelah sekitar tiga tahun kawasan tersebut tidak mengalami kebakaran. Kobaran api muncul menjelang petang, Minggu (9/8/2026), dan dengan cepat merembet dari kawasan Parang Hill di Desa Mategal, Kecamatan Parang, menuju wilayah Desa Bungkuk.

Kondisi angin yang cukup kencang membuat api cepat menjalar melalui vegetasi kering di kawasan hutan. Sedikitnya terdapat dua titik api yang terpantau di wilayah dua desa tersebut.

Kepala Desa Bungkuk, Munirul Ichwan, mengatakan api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 17.00 WIB. Kobaran api diduga berasal dari kawasan Parang Hill, Desa Mategal, sebelum kemudian bergerak ke arah wilayah Bungkuk.

“Mulai sore hari, kurang lebih sekitar jam lima. Api dari wilayah Parang Hill Mategal merembet ke wilayahnya karena tiupan angin kencang,” kata Ichwan.

Menurutnya, kobaran api mulai memasuki wilayah Desa Bungkuk setelah waktu Magrib. Meski membakar kawasan hutan jati, api sejauh ini tidak sampai menjangkau permukiman maupun lahan pertanian milik warga.

Vegetasi yang terbakar terutama berupa dedaunan kering dan semak yang berada di bawah tegakan pohon jati. Kondisi tersebut membuat api relatif mudah menjalar ketika diterpa angin.

“Yang terbakar dedaunan kering pohon jati dan semak. Tanaman petani dan permukiman aman,” ujarnya.

Laporan kebakaran diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan sekitar pukul 18.30 WIB. Setelah menerima informasi, petugas langsung melakukan asesmen dan mengerahkan personel ke kawasan Gunung Bungkuk.

Kepala Pelaksana BPBD Magetan, Eka Raditya, mengatakan terdapat dua titik api yang harus ditangani. Penanganan awal dilakukan oleh Destana setempat sebelum diperkuat personel gabungan.

“Sekitar pukul 18.30 WIB ada laporan terkait munculnya titik api di Gunung Bungkuk. Ada dua titik, kemudian kami lakukan asesmen dan pengerahan personel,” kata Eka.

Upaya pemadaman melibatkan unsur TNI-Polri, relawan, PMI serta masyarakat setempat. Salah satu titik api berhasil dipadamkan, sementara petugas terus melakukan pelokalisasian pada titik lainnya untuk mencegah api kembali merambat.

Medan pegunungan menjadi kendala utama dalam proses pemadaman. Lokasi kebakaran berada cukup jauh dari akses kendaraan sehingga mobil pemadam maupun suplai air tidak dapat langsung menjangkau titik api.

“Kalau kebakaran di hutan, apalagi di gunung, salah satu kendalanya jauh dari jangkauan. Tidak mungkin dilakukan pemadaman langsung menggunakan air,” jelas Eka.

Dengan kondisi tersebut, petugas menggunakan metode manual dengan memukul bara dan melokalisasi area yang terbakar. Cara ini dilakukan untuk memutus jalur rambatan api sekaligus mencegah kobaran meluas ke kawasan hutan lainnya.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran Gunung Bungkuk belum diketahui. Kepala Desa Bungkuk menyebut salah satu kemungkinan adalah aktivitas pembakaran lahan yang tidak terkendali.

Menurut Ichwan, pembakaran lahan oleh masyarakat berpotensi menjadi sumber api yang kemudian merembet ke kawasan hutan ketika kondisi angin cukup kencang.

“Mungkin masyarakat ingin membakar wilayahnya agar nanti bisa ditanami. Tapi ternyata tidak berpikir dampaknya, malah merembet ke wilayah lain,” ungkapnya.

Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab kebakaran. Pemerintah desa masih akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengetahui sumber api secara lebih jelas.

Kebakaran ini menjadi perhatian karena terjadi di tengah kondisi vegetasi yang relatif kering dan hembusan angin yang berpotensi mempercepat penyebaran api. Terlebih, kawasan hutan Gunung Bungkuk memiliki medan yang cukup sulit sehingga penanganan kebakaran membutuhkan waktu dan tenaga lebih besar.

BPBD Magetan mencatat kebakaran di Gunung Bungkuk menjadi kejadian kebakaran hutan pertama yang ditangani sepanjang 2026. Sebelumnya, terdapat sekitar 50 kejadian kebakaran yang sebagian besar terjadi pada kawasan lahan.

“Kalau yang kemarin itu ada sekitar 50-an kebakaran, mayoritas di lahan. Untuk yang hutan ini baru yang pertama,” ujar Eka.

BPBD kini meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi kebakaran susulan, terutama selama kondisi cuaca kering dan angin masih berpotensi kencang.

Kesiapsiagaan dilakukan dengan menyiapkan personel, peralatan dan logistik, sekaligus memperkuat koordinasi antara BPBD, pemerintah desa, TNI-Polri, relawan, PMI dan masyarakat.

“Beberapa hari ke depan tentu kami harus lebih bersiaga lagi, menyiapkan personel, peralatan dan logistik serta sistem penanganan yang benar-benar terintegrasi dengan baik,” pungkas Eka.

Hingga penanganan terakhir, fokus petugas adalah memastikan titik api benar-benar terlokalisasi dan tidak kembali merambat. Masyarakat di sekitar kawasan hutan juga diimbau tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan, terutama saat angin bertiup kencang dan kondisi vegetasi mengering. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • TP PKK Ponorogo Gaungkan Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal Lewat Lomba Cipta Menu B2SA

    TP PKK Ponorogo Gaungkan Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal Lewat Lomba Cipta Menu B2SA

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Ponorogo terus menggaungkan pentingnya gizi seimbang berbasis bahan pangan lokal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) yang melibatkan perwakilan PKK dari 21 kecamatan se-Kabupaten Ponorogo. Dalam ajang ini, para peserta ditantang mengolah bahan […]

    Bagikan
  • Pemkot – DPRD Kota Madiun Tetapkan 6  Peraturan Daerah

    Pemkot – DPRD Kota Madiun Tetapkan 6  Peraturan Daerah

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun mengadakan Rapat Paripurna dengan agenda pengambilan keputusan 4 Raperda Inisiatif dan 2 Raperda Kota Madiun pada Selasa (4/3/2025). Wali Kota Madiun, Maidi menyampaikan Pendapat sekaligus Pendapat Akhir atas 4 Raperda Inisiatif DPRD diantaranya Raperda Penyelenggaraan Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Raperda Penguatan Nilai-nilai Pancasila dan Pendidikan Wawasan […]

    Bagikan
  • Empat Warga Madiun Jadi Tersangka Sindikat Buzzer Hoaks, Eks Bos Tersangka Buka Suara

    Empat Warga Madiun Jadi Tersangka Sindikat Buzzer Hoaks, Eks Bos Tersangka Buka Suara

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Nama Kabupaten Madiun ikut terseret dalam pengungkapan kasus dugaan sindikat penyebar hoaks yang dibongkar Polda Metro Jaya. Dari delapan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, empat di antaranya diketahui berasal dari Madiun. Salah satu tersangka berinisial AYF dikabarkan pernah bekerja di sebuah perusahaan swasta di Kabupaten Madiun. Isu yang beredar di […]

    Bagikan
  • Hutan Dolopo Giliran Jadi Sasaran Blandong Kayu, Polisi Amankan 1 Tersangka

    Hutan Dolopo Giliran Jadi Sasaran Blandong Kayu, Polisi Amankan 1 Tersangka

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Kawasan hutan di wilayah Kabupaten Madiun bagian selatan kembali menjadi sasaran para blandong kayu. Baru-baru ini salah satu kawasan hutan di Dolopo dijarah pencuri kayu. Terduga pelaku berhasil ditangkap Polisi Hutan Mobile (Polhutmob) Perum Perhutani KPH Madiun di jalan turut desa masuk Desa Doho pada Jumat (07/03/2025) malam. Kasi Humas […]

    Bagikan
  • Mobil Dinas Mewah Baru Pemkab Magetan Tuai Sorotan Publik

    Mobil Dinas Mewah Baru Pemkab Magetan Tuai Sorotan Publik

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit serta gembar gembor efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan justru menambah deretan mobil dinas baru senilai miliaran rupiah. Informasi yang dihimpun, pengadaan kendaraan tersebut meliputi Toyota Innova Zenix Hybrid 2000 CC untuk Bupati, serta Mitsubishi Pajero untuk Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, dan Kejaksaan. Harga […]

    Bagikan
  • RSUD Kota Madiun Perkuat Pelayanan Skrining Kanker Rektum hingga Kesehatan Mental Warnai Hari Jadi Kota Madiun ke-108

    RSUD Kota Madiun Perkuat Pelayanan Skrining Kanker Rektum hingga Kesehatan Mental Warnai Hari Jadi Kota Madiun ke-108

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Madiun ke-108, RSUD Kota Madiun menggelar kegiatan skrining kesehatan bagi masyarakat pada Senin (30/6/2026). Tiga layanan skrining yang dihadirkan meliputi deteksi dini kanker rektum, skrining kesehatan mental, dan skrining gizi di Poli Tulip. Hal ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit. […]

    Bagikan
expand_less