Berita Terkini
Trending Tags

Kekosongan Jabatan Sekwan DPRD Magetan Bisa Hambat Aktivitas Legislatif

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • visibility 135
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sekda Magetan, Welly Kristanto menjelaskan, secara administratif kekosongan jabatan telah diantisipasi dengan penunjukan pelaksana harian Sekwan. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Mundurnya Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Magetan, Jaka Risdiyanto, berdampak pada jalannya aktivitas legislatif. Sejumlah agenda kedewanan dilaporkan tersendat seiring belum terisinya jabatan strategis tersebut secara definitif.

Situasi ini mencuat dalam sidang paripurna DPRD Magetan. Meski Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan telah menunjuk pelaksana harian (Plh), aktivitas dewan disebut belum sepenuhnya berjalan normal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Welly Kristanto, tidak membantah adanya informasi tersebut. Namun, ia meminta agar kondisi riil di lapangan dikonfirmasi langsung kepada pihak DPRD.

“Informasi itu memang ada, tapi untuk memastikan apakah kegiatan benar-benar tersendat, silakan ditanyakan langsung ke DPRD,” ujarnya usai mengikuti sidang paripurna.

Welly menjelaskan, secara administratif kekosongan jabatan telah diantisipasi dengan penunjukan pelaksana harian Sekwan sejak 7 April 2026.

“Per tanggal 7 April sudah ditunjuk pelaksana harian, sehingga secara administratif tetap ada yang menjalankan tugas,” jelasnya.

Namun demikian, proses penetapan Sekwan definitif hingga kini masih berlangsung. Pemkab Magetan masih menunggu tahapan administratif, termasuk pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Surat ke BKN sudah kami kirim. Saat ini masih menunggu pertimbangan teknis. Setelah itu baru bisa diproses lebih lanjut,” imbuhnya.

Ia juga menyebut, secara administrasi pejabat sebelumnya masih tercatat sebagai Sekwan, meskipun telah mengajukan pengunduran diri dan tengah menjalani cuti karena alasan kesehatan.

Di sisi lain, absennya pelaksana harian Sekwan dalam sidang paripurna turut menjadi sorotan. Posisi Sekwan dinilai krusial dalam mendukung kelancaran administrasi dan pelaksanaan agenda DPRD.

Pelaksana harian Sekwan, Benny Adrian, mengaku tidak dapat menghadiri sidang karena kondisi kesehatan.

“Saya sedang kurang sehat, jadi tidak bisa hadir,” ungkapnya.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan terkait efektivitas kinerja DPRD Magetan di tengah masa transisi jabatan. Pemkab Magetan diharapkan segera menuntaskan proses penunjukan Sekwan definitif agar roda aktivitas legislatif dapat kembali berjalan optimal. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Siswa di Madiun Mual dan Muntah Usai Santap Menu Nasi Goreng Program MBG

    Puluhan Siswa di Madiun Mual dan Muntah Usai Santap Menu Nasi Goreng Program MBG

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Puluhan siswa dari tiga Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, diduga mengalami keracunan massal usai menyantap nasi goreng dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (27/11/2025). Insiden ini memicu kepanikan di lingkungan sekolah dan membuat para orang tua berbondong-bondong menjemput anak mereka. Tiga sekolah yang terdampak yakni SDN Klecorejo, […]

    Bagikan
  • DPMPTSP Sebut Tower BTS PT Mitra Teel Tak Kantongi Izin Resmi

    DPMPTSP Sebut Tower BTS PT Mitra Teel Tak Kantongi Izin Resmi

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah menara Base Transceiver Station (BTS) milik PT Mitra Teel yang berdiri di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, dipastikan belum mengantongi izin resmi. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, pada Selasa (08/07/2025). Arik menyebut, hingga saat […]

    Bagikan
  • Harga Beras di Magetan Naik Sejak Maret, Panen Petani Malah Tak Maksimal Akibat Hama

    Harga Beras di Magetan Naik Sejak Maret, Panen Petani Malah Tak Maksimal Akibat Hama

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Harga beras di Kabupaten Magetan mengalami kenaikan signifikan sejak Maret 2025. Kenaikan ini terjadi pada beras jenis medium hingga premium, dan berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat serta volume penjualan di tingkat pedagang. Menurut Heni, pedagang beras di Pasar Sayur Magetan, harga beras mulai merangkak naik secara bertahap sejak tiga […]

    Bagikan
  • Batu Berukuran Besar Timpa Rumah di Slahung Ponorogo

    Batu Berukuran Besar Timpa Rumah di Slahung Ponorogo

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebuah batu berukuran besar jatuh dari tebing di Desa Ngilo-ilo Kecamatan Slahung Ponorogo pada Sabtu (22/2/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Batu tersebut menimpa rumah salah satu warga. Sebelumnya, wilayah Desa Ngilo-ilo dan sekitarnya diguyur hujan lebat. “Alhamdulillah penghuni rumah sedang berada di rumah sebelahnya. Jadi tidak ada korban jiwa. Tapi […]

    Bagikan
  • Dugaan Korupsi Kolam Renang Sukosari Masuk Tahap Penyidikan, Tapi Belum Ada Tersangka

    Dugaan Korupsi Kolam Renang Sukosari Masuk Tahap Penyidikan, Tapi Belum Ada Tersangka

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun terus mendalami kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kolam renang di Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan. Meski telah memasuki tahap penyidikan, Kejari belum menetapkan satu pun tersangka dalam perkara ini. “Masih dalam proses penyidikan. Kami mohon dukungan semua pihak agar kasus ini segera tuntas,” ujar Kasi Pidana […]

    Bagikan
  • Jembatan Antar Desa di Sawoo Ambrol, Warga Harus Putar Hingga 5 Kilometer

    Jembatan Antar Desa di Sawoo Ambrol, Warga Harus Putar Hingga 5 Kilometer

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jembatan penghubung antara Desa Tempuran dan Desa Sriti, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, ambrol akibat terjangan arus sungai setelah hujan deras dengan intensitas tinggi. Akibatnya, akses utama warga lumpuh dan memaksa masyarakat mencari jalur alternatif yang lebih jauh. Jembatan yang berada di Dusun Krajan, Desa Tempuran tersebut diketahui ambruk pada Rabu malam, […]

    Bagikan
expand_less