Berita Terkini
Trending Tags

Mahasiswa Soroti Turunnya Kepercayaan Publik terhadap Pemerintah, Rocky Gerung Kritik Pola Komunikasi Istana

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 185
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
mahasiswa berdiskusi bersama Rocky Gerung dalam forum Soekarno Talk In yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan

Sinergia | Magetan – Isu menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah menjadi salah satu topik yang mengemuka dalam forum Soekarno Talk In yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno. Pertanyaan tersebut disampaikan peserta diskusi kepada filsuf Rocky Gerung, yang kemudian menilai persoalan komunikasi publik menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian.

Diskusi berlangsung interaktif setelah salah seorang peserta, Dela Krisna Sari, lulusan Universitas Padjadjaran asal Ponorogo, mempertanyakan pandangan Rocky terkait persepsi publik terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai menuai kritik di masyarakat.

Menurut Dela, sejumlah kebijakan pemerintah belakangan kerap memunculkan perdebatan di ruang publik. Ia juga menilai kritik yang disampaikan masyarakat acap kali tidak memperoleh respons yang dianggap memadai sehingga memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas komunikasi pemerintah.

“Apakah kondisi ini mencerminkan kegagalan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat, sekaligus menunjukkan adanya krisis kepercayaan publik?” tanya Dela dalam sesi diskusi.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Rocky Gerung menjelaskan bahwa secara umum terdapat dua pendekatan dalam komunikasi publik yang dapat dilakukan pemerintah. Pertama, komunikasi yang berorientasi pada public relation, yakni upaya membangun citra dan mempromosikan kebijakan pemerintah kepada masyarakat.

Kedua, komunikasi yang bertumpu pada public opinion, yaitu membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan penilaian, kritik, maupun masukan terhadap kebijakan yang dijalankan. Menurut Rocky, kedua pendekatan tersebut memiliki fungsi yang berbeda dan perlu dijalankan secara seimbang.

“Komunikasi pemerintah tidak cukup hanya menjelaskan program kepada masyarakat, tetapi juga perlu mendengarkan dan mengelola aspirasi publik sebagai bahan evaluasi kebijakan,” ujarnya.

Dalam pandangannya, berbagai kritik yang berkembang di masyarakat semestinya dipahami sebagai bagian dari dinamika demokrasi. Ia menilai masukan publik dapat menjadi bahan evaluasi agar kebijakan pemerintah semakin tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Karena itu, Rocky mendorong agar ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat terus diperkuat sehingga berbagai persoalan dapat dibahas secara terbuka.

“Di dalam demokrasi, kritik adalah bagian dari mekanisme pengawasan. Yang terpenting adalah bagaimana kritik itu dijawab dengan argumentasi dan perbaikan kebijakan,” katanya.

Selain menyoroti komunikasi pemerintah, Rocky juga mengingatkan mahasiswa agar menyampaikan kritik berdasarkan kajian yang matang. Menurutnya, setiap kritik akan memiliki bobot lebih apabila didukung data, analisis, serta argumentasi akademis yang kuat. Ia mengajak mahasiswa tidak hanya menjadi penyampai aspirasi, tetapi juga mampu menjelaskan akar persoalan beserta alternatif penyelesaiannya.

“Kalau ingin mengkritik pemerintah, bangun dulu argumentasinya. Dengan begitu, kritik tidak berhenti pada penolakan, tetapi menjadi bagian dari upaya memperbaiki kebijakan publik,” ujarnya.

Diskusi yang berlangsung hampir tiga jam itu juga membahas pentingnya membangun budaya dialog dalam kehidupan demokrasi. Rocky menilai ruang-ruang diskusi publik harus terus diperbanyak agar masyarakat dapat bertukar gagasan secara terbuka tanpa mengabaikan perbedaan pandangan.

Ia menegaskan bahwa tradisi berpikir kritis menjadi salah satu warisan penting Bung Karno yang tetap relevan hingga kini. Menurutnya, kemampuan membaca persoalan melalui logika dan argumentasi merupakan modal penting dalam mengawal jalannya pemerintahan.

“Demokrasi membutuhkan warga negara yang berpikir. Karena itu, budaya berdiskusi dan menguji gagasan harus terus dirawat,” pungkasnya.(kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krs/byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keberhasilan Renovasi Panti Asuhan Citra Diri Diapresiasi Mabesad

    Keberhasilan Renovasi Panti Asuhan Citra Diri Diapresiasi Mabesad

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Renovasi Panti Asuhan Citra Diri mendapat apresiasi langsung dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad). Tim Penilai yang dipimpin oleh Waaster Bid Tahwil, Komsos, dan Bakti TNI, Brigjen TNI Taufiq Shobri pun hadir meninjau hasil pembangunan. Taufiq menyebut, renovasi yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial di […]

    Bagikan
  • Satpol PP Ponorogo Tertibkan PKL yang Gunakan Trotoar untuk Berjualan

    Satpol PP Ponorogo Tertibkan PKL yang Gunakan Trotoar untuk Berjualan

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ponorogo menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar, Kamis (03/07/2025). Penertiban dilakukan di sejumlah ruas jalan protokol, seperti Jalan Urip Sumoharjo, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Gajah Mada, Jalan Panglima Sudirman, dan Jalan Diponegoro. Kepala Satpol PP Ponorogo, Eko Edi […]

    Bagikan
  • Ini Kesan Jenderal (Purn) TNI Andika Perkasa Soal Perkembangan Kota Madiun

    Ini Kesan Jenderal (Purn) TNI Andika Perkasa Soal Perkembangan Kota Madiun

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dibawah kepemimpinan Wali Kota Madiun, Maidi serta Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun kini Kota Madiun terus bersolek. Pembangunan demi pembangunan kian menarik masyarakat, tak terkecuali mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) TNI Andika Perkasa. Bersama sang istri, Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati Hendropriyono sempat berkunjung menikmati suasana Kota Pendekar. Menurut […]

    Bagikan
  • Kabur Usai Gelapkan Motor Teman, Pria Asal Sleman Ditangkap Polres Ngawi Hendak Lari ke Bali

    Kabur Usai Gelapkan Motor Teman, Pria Asal Sleman Ditangkap Polres Ngawi Hendak Lari ke Bali

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Upaya pelarian A.A warga Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berakhir di tangan petugas Satreskrim Polres Ngawi. Pria 24 tahun itu ditangkap saat hendak melarikan diri ke Bali menggunakan bus antar kota setelah diduga menggelapkan sepeda motor milik temannya. Pelaku diamankan petugas di Terminal Kertonegoro, Kabupaten Ngawi, pada Sabtu (30/5/2026). Penangkapan dilakukan setelah […]

    Bagikan
  • Rokok Ilegal Masih Marak di Ponorogo, Harga Murah Bisa Beli Lewat Online

    Rokok Ilegal Masih Marak di Ponorogo, Harga Murah Bisa Beli Lewat Online

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai masih menjadi persoalan di Kabupaten Ponorogo. Di tengah himpitan ekonomi, sebagian warga mengaku terpaksa memilih rokok jenis ini karena harganya jauh lebih murah dibandingkan rokok resmi bercukai. Ahmad, seorang warga Kecamatan Pulung, mengaku sering menjumpai rokok ilegal beredar di lingkungannya. Meski sadar bahwa produk tanpa […]

    Bagikan
  • Catat ! Selama 13 Hari, Polres Madiun Kerahkan 215 Personel di Ops Zebra Semeru 2025

    Catat ! Selama 13 Hari, Polres Madiun Kerahkan 215 Personel di Ops Zebra Semeru 2025

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Polres Madiun mengerahkan 215 personel dalam Operasi Zebra Semeru 2025 yang resmi dimulai 17–30 November. Kesiapan pasukan ditandai dengan apel gelar di Lapangan Tribrata, Senin (16/11/2025), dipimpin Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara yang membacakan amanat Kapolda Jawa Timur. Operasi Zebra tahun ini menargetkan peningkatan kepatuhan berlalu lintas sekaligus menekan tingginya […]

    Bagikan
expand_less