Berita Terkini
Trending Tags

Mahasiswa Soroti Turunnya Kepercayaan Publik terhadap Pemerintah, Rocky Gerung Kritik Pola Komunikasi Istana

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 39
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
mahasiswa berdiskusi bersama Rocky Gerung dalam forum Soekarno Talk In yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan

Sinergia | Magetan – Isu menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah menjadi salah satu topik yang mengemuka dalam forum Soekarno Talk In yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno. Pertanyaan tersebut disampaikan peserta diskusi kepada filsuf Rocky Gerung, yang kemudian menilai persoalan komunikasi publik menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian.

Diskusi berlangsung interaktif setelah salah seorang peserta, Dela Krisna Sari, lulusan Universitas Padjadjaran asal Ponorogo, mempertanyakan pandangan Rocky terkait persepsi publik terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai menuai kritik di masyarakat.

Menurut Dela, sejumlah kebijakan pemerintah belakangan kerap memunculkan perdebatan di ruang publik. Ia juga menilai kritik yang disampaikan masyarakat acap kali tidak memperoleh respons yang dianggap memadai sehingga memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas komunikasi pemerintah.

“Apakah kondisi ini mencerminkan kegagalan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat, sekaligus menunjukkan adanya krisis kepercayaan publik?” tanya Dela dalam sesi diskusi.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Rocky Gerung menjelaskan bahwa secara umum terdapat dua pendekatan dalam komunikasi publik yang dapat dilakukan pemerintah. Pertama, komunikasi yang berorientasi pada public relation, yakni upaya membangun citra dan mempromosikan kebijakan pemerintah kepada masyarakat.

Kedua, komunikasi yang bertumpu pada public opinion, yaitu membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan penilaian, kritik, maupun masukan terhadap kebijakan yang dijalankan. Menurut Rocky, kedua pendekatan tersebut memiliki fungsi yang berbeda dan perlu dijalankan secara seimbang.

“Komunikasi pemerintah tidak cukup hanya menjelaskan program kepada masyarakat, tetapi juga perlu mendengarkan dan mengelola aspirasi publik sebagai bahan evaluasi kebijakan,” ujarnya.

Dalam pandangannya, berbagai kritik yang berkembang di masyarakat semestinya dipahami sebagai bagian dari dinamika demokrasi. Ia menilai masukan publik dapat menjadi bahan evaluasi agar kebijakan pemerintah semakin tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Karena itu, Rocky mendorong agar ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat terus diperkuat sehingga berbagai persoalan dapat dibahas secara terbuka.

“Di dalam demokrasi, kritik adalah bagian dari mekanisme pengawasan. Yang terpenting adalah bagaimana kritik itu dijawab dengan argumentasi dan perbaikan kebijakan,” katanya.

Selain menyoroti komunikasi pemerintah, Rocky juga mengingatkan mahasiswa agar menyampaikan kritik berdasarkan kajian yang matang. Menurutnya, setiap kritik akan memiliki bobot lebih apabila didukung data, analisis, serta argumentasi akademis yang kuat. Ia mengajak mahasiswa tidak hanya menjadi penyampai aspirasi, tetapi juga mampu menjelaskan akar persoalan beserta alternatif penyelesaiannya.

“Kalau ingin mengkritik pemerintah, bangun dulu argumentasinya. Dengan begitu, kritik tidak berhenti pada penolakan, tetapi menjadi bagian dari upaya memperbaiki kebijakan publik,” ujarnya.

Diskusi yang berlangsung hampir tiga jam itu juga membahas pentingnya membangun budaya dialog dalam kehidupan demokrasi. Rocky menilai ruang-ruang diskusi publik harus terus diperbanyak agar masyarakat dapat bertukar gagasan secara terbuka tanpa mengabaikan perbedaan pandangan.

Ia menegaskan bahwa tradisi berpikir kritis menjadi salah satu warisan penting Bung Karno yang tetap relevan hingga kini. Menurutnya, kemampuan membaca persoalan melalui logika dan argumentasi merupakan modal penting dalam mengawal jalannya pemerintahan.

“Demokrasi membutuhkan warga negara yang berpikir. Karena itu, budaya berdiskusi dan menguji gagasan harus terus dirawat,” pungkasnya.(kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krs/byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lonjakan Penumpang Nataru, KAI Daop 7 Madiun Catat 85.946 Keberangkatan, Okupansi Tembus 109%

    Lonjakan Penumpang Nataru, KAI Daop 7 Madiun Catat 85.946 Keberangkatan, Okupansi Tembus 109%

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) cukup tinggi. Hal itu tercermin dari lonjakan jumlah penumpang di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Berdasarkan data per Minggu (21/12/2025), KAI Daop 7 Madiun mencatat sebanyak 85.946 pelanggan berangkat dari […]

    Bagikan
  • Merasa Dirugikan, Warga Nambangan Lor Protes Pembangunan Gedung 7 Lantai RSI Aisyah Madiun

    Merasa Dirugikan, Warga Nambangan Lor Protes Pembangunan Gedung 7 Lantai RSI Aisyah Madiun

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga RT 59 Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo wadul ke Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun pada Rabu (18/02/2026). Mereka ditemui oleh Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya dan Ketua Komisi III Nur Salim beserta anggotanya di ruang rapat. Para warga ini memprotes keberadaan gedung 7 lantai milik […]

    Bagikan
  • Kejati Jatim Turut Kawal Program Asacita Presiden Prabowo

    Kejati Jatim Turut Kawal Program Asacita Presiden Prabowo

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur telah komitmen mengawal prioritas program nasional, termasuk makan bergizi gratis (MBG) dan ketahanan pangan.  Langkah itu ditegaskan Kepala Kejati Jatim, Mia Amiati usai meresmikan gedung baru Kejaksaan negeri Madiun, sekaligus melaksanakan tebar benih bersama jajaran Forpimda Kabupaten Madiun Jawa Timur Selasa kemarin (21/1/2025).  “Kami mendukung […]

    Bagikan
  • Sugiri-Lisdyarita Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo Terpilih

    Sugiri-Lisdyarita Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo Terpilih

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo secara resmi menetapkan pasangan Sugiri Sancoko dan Lisdyarita sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Penetapan ini dilakukan dalam Rapat Pleno KPU yang sekaligus menjadi momen penyerahan Surat Keputusan (SK) penetapan hasil Pilkada 2024. SK tersebut tertuang dalam Nomor 11 […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Pantau SPMB di Kota Madiun, 618 Ribu Lulusan Berebut 244 Ribu Kursi Sekolah Negeri

    Gubernur Khofifah Pantau SPMB di Kota Madiun, 618 Ribu Lulusan Berebut 244 Ribu Kursi Sekolah Negeri

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan lancar dan tertib saat melakukan peninjauan langsung di SMKN 1 Madiun dan SMAN 4 Madiun, Jumat (5/6/2026). Khofifah menegaskan bahwa seluruh tahapan SPMB telah dirancang secara terukur untuk menghindari penumpukan calon peserta didik maupun […]

    Bagikan
  • Ini Persentase Daya Tampung SPMB 2025 Kota Madiun, Ada Tes Akademik

    Ini Persentase Daya Tampung SPMB 2025 Kota Madiun, Ada Tes Akademik

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Madiun berganti nama menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 ini. Meski begitu, secara substansi dan aturan pelaksanaan tidak mengalami perubahan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati dalam Sosialisasi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) […]

    Bagikan
expand_less