Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Kembali Usulkan Pembangunan Rusunawa Ke Kementerian PUPR

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
  • visibility 132
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lahan yang akan di buat untuk rusunawa baru, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun kembali mengusulkan pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Usulan ini menjadi lanjutan dari pengkajian serupa yang telah disampaikan sejak tahun 2023.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun, Jemakir menjelaskan bahwa dari sisi administrasi dan kesiapan lahan, Pemkot sudah siap. Namun, pelaksanaannya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat melalui alokasi APBN.

“Sebetulnya kita sudah mengusulkan pembangunan rusunawa sejak 2023 ke kementerian (PUPR-red). Posisi dari sisi administrasi dan kesiapan sudah siap. Hanya saja tergantung APBN, artinya kita tinggal menunggu,” ujar Jemakir, Sabtu (11/10/2025).

Ia menambahkan, lahan dan rencana perawatan juga telah disiapkan. Pembangunan rusunawa ini menjadi penting mengingat tingginya minat masyarakat, terutama dalam mendukung program nasional tiga juta rumah yang merupakan proyek strategis nasional.

“Mestinya 2024 sudah terealisasi. Kalau di tahun ini kelihatannya belum, kemungkinan tahun depan baru kita dapat,” terangnya.

Pada awal 2025, Pemkot Madiun juga telah mengirim ulang proposal usulan pembangunan rusunawa melalui sistem aplikasi resmi kementerian. Berdasarkan hasil komunikasi melalui pertemuan daring, proyek tersebut termasuk dalam daftar prioritas, namun kemungkinan realisasinya baru bisa terlaksana pada tahun 2026.

Lebih lanjut, Jemakir menegaskan bahwa pembangunan rusunawa ini merupakan bagian dari misi Wali Kota Madiun untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Banyak masyarakat tidak mampu yang menempati aset pemkot. Ketika aset itu dioptimalkan untuk fungsi lain, seperti dijadikan taman, tentu harus ada penggusuran. Untuk mengantisipasi masalah sosial seperti itu, pemerintah menyiapkan rusunawa,” jelasnya.

Saat ini, kebutuhan hunian vertikal di Kota Madiun masih belum seimbang dengan ketersediaannya. Dari sisi lokasi, Pemkot telah menyiapkan lahan seluas 14 ribu meter persegi di Jalan Hayam Wuruk. Lahan tersebut diproyeksikan mampu menampung dua bangunan rusun, namun usulan awal baru untuk satu tower berlantai lima dengan kapasitas sekitar 74 kepala keluarga (KK).

Jemakir berharap, dengan dukungan pusat, pembangunan rusunawa baru dapat segera terealisasi sehingga mampu mengakomodasi masyarakat yang membutuhkan hunian layak dan memperkuat penataan kawasan perkotaan yang berkelanjutan.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Geledah Kantor Bupati Ponorogo, Bawa Tiga Koper Barang Bukti

    KPK Geledah Kantor Bupati Ponorogo, Bawa Tiga Koper Barang Bukti

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di kompleks Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (11/11/2025). Penggeledahan dilakukan di gedung Kantor Bupati Ponorogo di Jalan Alun-Alun Utara Sekitar pukul 11 siang. Setelah berlangsung sekitar lebih dari enam jam, tim penyidik KPK keluar dari gedung membawa tiga koper kecil berisi barang […]

    Bagikan
  • Jelang Lebaran, Permintaan Kue Kering Meningkat Drastis

    Jelang Lebaran, Permintaan Kue Kering Meningkat Drastis

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang Idul Fitri, permintaan kue kering mengalami peningkatan. Banyak pelanggan memesan dalam jumlah besar untuk disajikan kepada tamu dan kerabat saat perayaan Lebaran nanti. Seperti yang dialami oleh Shinta Ramadhani Puspitasari (34) warga Jalan Singosari, Kelurahan Patihan, Kota Madiun, salah seorang produsen kue kering yang kini kebanjiran pesanan menjelang Idul […]

    Bagikan
  • Waduh ! Pengunjung Festival Duren di Magetan Kecopetan

    Waduh ! Pengunjung Festival Duren di Magetan Kecopetan

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Festival 3th Duren Nak’nan yang berlangsung di Lapangan Panekan, Kabupaten Magetan, Sabtu (22/2/2025) malah menjadi sasaran pelaku kejahatan. Bagaimana tidak, alih alih bawa pulang durian, sejumlah pengunjung acara malah jadi korban pencopetan. Kapolsek Panekan, AKP Iin Pelangi, dikonfirmasi pada Minggu (23/2/2025), membenarkan jika pihaknya menerima banyak laporan kehilangan, setelah acara […]

    Bagikan
  • Ini Cara Unik Jemaah Haji di Ponorogo untuk Mengenali Koper

    Ini Cara Unik Jemaah Haji di Ponorogo untuk Mengenali Koper

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang keberangkatan ibadah haji, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Ponorogo mulai menyerahkan koper mereka ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo pada Rabu (14/05/2025). Suasana pengumpulan koper berlangsung unik, lantaran banyak koper yang dihiasi dengan berbagai aksesori, mulai dari boneka hingga foto diri bersama keluarga. Inisiatif ini datang dari Kelompok […]

    Bagikan
  • 4 Kios di Pasar Burung Njoyo Kebakaran, Polisi Selidiki Penyebabnya Play Button

    4 Kios di Pasar Burung Njoyo Kebakaran, Polisi Selidiki Penyebabnya

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah kios di Pasar Burung Srijaya atau biasa dikenal Pasar Njoyo terbakar pada Senin (27/01/2026) malam. Upaya pemadaman oleh petugas Satpol PP dan Damkar Kota Madiun mengerahkan 3 unit mobil pemadam kebakaran dengan dibantu 1 unit mobil tangki air dari BPBD Kota Madiun. Kobaran api cepat membesar lantaran banyak sangkar maupun […]

    Bagikan
  • Si Jago Merah Lahap Toko Oli di Madiun, Kerugian Tembus Rp100 Juta

    Si Jago Merah Lahap Toko Oli di Madiun, Kerugian Tembus Rp100 Juta

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kobaran api tiba-tiba mengamuk dan melahap sebuah toko oli di Desa Banaran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Rabu (6/5/2026) siang. Dalam waktu singkat, bangunan beserta seluruh isinya hangus tak tersisa. Peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui pemilik toko sekitar pukul 13.05 WIB. Api yang sudah membesar sempat coba dipadamkan secara mandiri, namun […]

    Bagikan
expand_less