Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Kembali Usulkan Pembangunan Rusunawa Ke Kementerian PUPR

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
  • visibility 75
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lahan yang akan di buat untuk rusunawa baru, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun kembali mengusulkan pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Usulan ini menjadi lanjutan dari pengkajian serupa yang telah disampaikan sejak tahun 2023.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun, Jemakir menjelaskan bahwa dari sisi administrasi dan kesiapan lahan, Pemkot sudah siap. Namun, pelaksanaannya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat melalui alokasi APBN.

“Sebetulnya kita sudah mengusulkan pembangunan rusunawa sejak 2023 ke kementerian (PUPR-red). Posisi dari sisi administrasi dan kesiapan sudah siap. Hanya saja tergantung APBN, artinya kita tinggal menunggu,” ujar Jemakir, Sabtu (11/10/2025).

Ia menambahkan, lahan dan rencana perawatan juga telah disiapkan. Pembangunan rusunawa ini menjadi penting mengingat tingginya minat masyarakat, terutama dalam mendukung program nasional tiga juta rumah yang merupakan proyek strategis nasional.

“Mestinya 2024 sudah terealisasi. Kalau di tahun ini kelihatannya belum, kemungkinan tahun depan baru kita dapat,” terangnya.

Pada awal 2025, Pemkot Madiun juga telah mengirim ulang proposal usulan pembangunan rusunawa melalui sistem aplikasi resmi kementerian. Berdasarkan hasil komunikasi melalui pertemuan daring, proyek tersebut termasuk dalam daftar prioritas, namun kemungkinan realisasinya baru bisa terlaksana pada tahun 2026.

Lebih lanjut, Jemakir menegaskan bahwa pembangunan rusunawa ini merupakan bagian dari misi Wali Kota Madiun untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Banyak masyarakat tidak mampu yang menempati aset pemkot. Ketika aset itu dioptimalkan untuk fungsi lain, seperti dijadikan taman, tentu harus ada penggusuran. Untuk mengantisipasi masalah sosial seperti itu, pemerintah menyiapkan rusunawa,” jelasnya.

Saat ini, kebutuhan hunian vertikal di Kota Madiun masih belum seimbang dengan ketersediaannya. Dari sisi lokasi, Pemkot telah menyiapkan lahan seluas 14 ribu meter persegi di Jalan Hayam Wuruk. Lahan tersebut diproyeksikan mampu menampung dua bangunan rusun, namun usulan awal baru untuk satu tower berlantai lima dengan kapasitas sekitar 74 kepala keluarga (KK).

Jemakir berharap, dengan dukungan pusat, pembangunan rusunawa baru dapat segera terealisasi sehingga mampu mengakomodasi masyarakat yang membutuhkan hunian layak dan memperkuat penataan kawasan perkotaan yang berkelanjutan.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendes PDT Yandri Singgung Ulah Oknum LSM dan Wartawan Bodrek Mengganggu Pemerintah Desa

    Mendes PDT Yandri Singgung Ulah Oknum LSM dan Wartawan Bodrek Mengganggu Pemerintah Desa

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Beberapa hari terakhir Pernyataan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto ramai diperbincangkan. Yakni ucapanya yang mengatakan pihak yang paling banyak mengganggu kepala desa adalah oknum LSM dan oknum wartawan bodrek mendapat tanggapan dari banyak kalangan. Pernyataan Yandri itu disampaikan saat sosialisasi Peraturan Menteri Desa (Permendes) nomor […]

    Bagikan
  • Minibus Rombongan Takziah Masuk Sungai di Madiun, Sopir Tewas

    Minibus Rombongan Takziah Masuk Sungai di Madiun, Sopir Tewas

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 657
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Madiun–Surabaya, tepatnya di Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (31/3/2026) malam. Sebuah minibus yang membawa rombongan takziah dari Ponorogo menuju Nganjuk diduga hilang kendali hingga masuk ke sungai di pinggir jalan. Peristiwa tersebut mengakibatkan sopir minibus bernama Biso Sujarwo (57) warga […]

    Bagikan
  • Puluhan Personel Korem 081/DSJ Jalani Tes Urine, Hasil Negatif Narkotika

    Puluhan Personel Korem 081/DSJ Jalani Tes Urine, Hasil Negatif Narkotika

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan personel Korem 081/DSJ menjalani tes urine. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya indikasi keterlibatan dalam penyalahgunaan Narkoba. Sebelumnya dalam sosialisasi tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Danrem 081/Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan bahwa peredaran Narkoba di Indonesia saat ini menjadi ancaman nyata dan telah masuk ke […]

    Bagikan
  • Sidang Perdana Bupati Nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko, Jaksa Ungkap Tiga Kasus Korupsi

    Sidang Perdana Bupati Nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko, Jaksa Ungkap Tiga Kasus Korupsi

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Sinergia | Sidoarjo – Bupati Ponorogo nonaktif, Sugiri Sancoko, menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Jumat (10/4/2026). Dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan, Sugiri didakwa terlibat dalam tiga perkara korupsi yang mencakup dugaan suap dan gratifikasi. Sidang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan menghadirkan dua terdakwa lain, yakni Direktur RS Harjono […]

    Bagikan
  • Pria di Magetan Ditangkap, Modus Ngaku “Tuhan Kedua” untuk Perdaya Korban

    Pria di Magetan Ditangkap, Modus Ngaku “Tuhan Kedua” untuk Perdaya Korban

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang pria bernama Kusnadi (40), warga Desa Kalang, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ditangkap polisi atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang ibu rumah tangga. Pelaku diduga memperdaya korban dengan mengaku sebagai “Tuhan kedua” dan menjanjikan kesembuhan bagi suami korban yang menderita stroke. Penangkapan dilakukan oleh Satreskrim Polres Magetan […]

    Bagikan
  • Puluhan Kambing Mati Misterius di Pulung, Kerugian Capai Rp 200 Juta

    Puluhan Kambing Mati Misterius di Pulung, Kerugian Capai Rp 200 Juta

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 127
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Puluhan kambing milik warga di RT 2 RW 2, Dukuh Pohijo, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, mati secara misterius dalam satu bulan terakhir. Kejadian ini menyebabkan para peternak mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Salah satu warga, Pandi (50), kehilangan tujuh ekor kambingnya. Empat kambing miliknya mati mendadak tanpa gejala, sementara tiga lainnya […]

    Bagikan
expand_less