Berita Terkini
Trending Tags

Pergantian Ketua DPRD Magetan Masuk Tahap Final, Nama Riyin Nur Asiyah Resmi Diusulkan ke Pemprov Jatim

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • visibility 92
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Nama Riyin Nur Asiyah diusulkan pimpin DPRD Magetan. Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan akhirnya bergerak ke tahap berikutnya. Dalam rapat paripurna yang digelar Rabu malam (8/7/2026), DPRD secara resmi mengumumkan pemberhentian Suratno sebagai Ketua DPRD sekaligus mengusulkan Riyin Nur Asiyah sebagai calon penggantinya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Pengumuman tersebut menjadi tindak lanjut atas surat usulan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang sebelumnya sempat belum dapat diproses karena belum memenuhi ketentuan administrasi sebagaimana diatur dalam tata tertib DPRD.

Wakil Ketua DPRD Magetan, Pangayoman, menegaskan seluruh mekanisme yang ditempuh kali ini telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Menurutnya, rapat paripurna hanya berfungsi mengumumkan usulan pemberhentian dan pengangkatan pimpinan DPRD, sedangkan keputusan akhir tetap berada di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Sesuai tata tertib DPRD, kami mengumumkan pemberhentian Saudara Suratno sebagai pimpinan DPRD karena ada usulan dari DPP PKB. Setelah itu, usulan tersebut akan kami sampaikan kepada Bupati untuk diteruskan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ujar Pangayoman.

Selain mengumumkan pemberhentian Suratno, rapat paripurna juga mengumumkan nama Riyin Nur Asiyah sebagai calon Ketua DPRD Magetan yang diusulkan oleh DPP PKB.

Seluruh dokumen hasil rapat selanjutnya akan disampaikan kepada Bupati Magetan untuk diteruskan ke Biro Pemerintahan Provinsi Jawa Timur. Pemerintah Provinsi nantinya akan melakukan verifikasi administrasi sebelum menerbitkan keputusan resmi mengenai pengangkatan pimpinan DPRD.

Pangayoman menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada penetapan apakah jabatan tersebut akan berstatus definitif maupun pelaksana tugas. Seluruh proses masih menunggu keputusan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Image Not Found
DPRD Magetan umumkan usulan pergantian ketua dewan. Foto : Kus-Sinergia

“Keputusannya nanti menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi. Jadi hari ini bukan menetapkan apakah definitif atau pelaksana tugas. Semua masih menunggu proses administrasi dan keputusan dari Provinsi,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat terkait status kepemimpinan DPRD Magetan pasca pergantian Suratno.

Sementara itu, Riyin Nur Asiyah menyatakan menghormati seluruh tahapan yang sedang berjalan. Politisi PKB itu mengaku memilih menunggu keputusan resmi dari Pemerintah Provinsi dan berharap proses administrasi dapat segera diselesaikan.

“Kita tunggu bersama keputusan dari Pemerintah Provinsi. Mohon doa seluruh masyarakat Magetan agar proses ini berjalan lancar dan kami bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya.

Riyin berharap kekosongan kursi pimpinan DPRD segera terisi sehingga pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan dapat berjalan lebih optimal.

Ia juga menegaskan kesiapannya apabila nantinya dipercaya memimpin DPRD Magetan.

“Sebagai kader partai, saya harus siap dan tegak lurus terhadap keputusan pimpinan. InsyaAllah saya siap menjalankan amanah itu,” ujarnya.

Sebelumnya, proses pergantian Ketua DPRD Magetan sempat mengalami penundaan karena surat usulan dari PKB hanya memuat nama calon pengganti tanpa disertai usulan pemberhentian Suratno sebagai pimpinan DPRD. Kondisi tersebut membuat DPRD belum dapat memproses pergantian sesuai ketentuan tata tertib.

Dengan telah diumumkannya pemberhentian dan usulan pengangkatan dalam rapat paripurna, proses pergantian kini memasuki tahap verifikasi di tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Keputusan gubernur nantinya akan menjadi dasar hukum penetapan pimpinan DPRD Magetan untuk melanjutkan sisa masa jabatan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Jemaah Haji Kota Madiun Meninggal di Mekkah Usai Selesaikan Rangkaian Ibadah, Dimakamkan di Syaraya Makkah

    Satu Jemaah Haji Kota Madiun Meninggal di Mekkah Usai Selesaikan Rangkaian Ibadah, Dimakamkan di Syaraya Makkah

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kabar duka menyelimuti keluarga besar jemaah haji asal Kota Madiun . Salah satu jemaah haji kloter SUB-22, Djurianto dilaporkan meninggal dunia di RS King Faisal, Mekkah, Arab Saudi pada Sabtu (30/5/2026). Almarhum diketahui berangkat menunaikan ibadah haji bersama sang istri, Agus Diyah Rohaina. Kabar duka itu tersiar dari ucapan duka cita dari […]

    Bagikan
  • 225 Jemaah Haji Kota Madiun Pulang dengan Tangis Haru, Satu Jemaah Masih Dirawat di Jeddah

    225 Jemaah Haji Kota Madiun Pulang dengan Tangis Haru, Satu Jemaah Masih Dirawat di Jeddah

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tangis haru, pelukan hangat, dan senyum penuh syukur mewarnai kedatangan ratusan jemaah haji Kota Madiun di Asrama Haji Kota Madiun, Minggu (7/6/2026) dini hari. Sebanyak 225 jemaah yang tergabung dalam Kloter SUB-22 akhirnya kembali ke tanah air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Lima armada bus yang membawa […]

    Bagikan
  • Sempat Diserbu 19 Ribu Wisatawan, Kunjungan Telaga Sarangan Mulai Turun!

    Sempat Diserbu 19 Ribu Wisatawan, Kunjungan Telaga Sarangan Mulai Turun!

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tren kunjungan wisatawan ke Telaga Sarangan pada libur Lebaran 2026 mulai menunjukkan penurunan setelah mencapai puncaknya. Selain berakhirnya masa libur pegawai, faktor cuaca hujan turut memengaruhi minat wisatawan. Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan mencatat kenaikan kunjungan sejak 18 Maret 2026 sebanyak 1.073 wisatawan. Jumlah tersebut terus meningkat menjadi 2.045 […]

    Bagikan
  • Gerak Cepat Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Toko Emas Rp. 1 Miliar Kurang dari 24 Jam

    Gerak Cepat Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Toko Emas Rp. 1 Miliar Kurang dari 24 Jam

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jajaran Kepolisian Resor Magetan bergerak cepat mengungkap kasus pembobolan Toko Emas Senna Golden Star di Jalan Raya Bendo, Dusun Dermo, Desa Belotan, Kecamatan Bendo. Dalam waktu kurang dari 24 jam, lima tersangka berhasil ditangkap di sebuah rumah kos wilayah Jiwan, Kabupaten Madiun. Kasus pencurian itu pertama kali terungkap pada Rabu pagi […]

    Bagikan
  • Lebih Segar dan Murah, Wisata Petik Melon dan Kelengkeng di Magetan Ramai Diserbu Pengunjung

    Lebih Segar dan Murah, Wisata Petik Melon dan Kelengkeng di Magetan Ramai Diserbu Pengunjung

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tren wisata petik buah semakin diminati masyarakat. Selain menawarkan pengalaman memanen buah langsung dari kebun, konsep ini juga menjadi pilihan karena buah yang didapat lebih segar dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan membeli di toko maupun pasar modern. Fenomena tersebut terlihat di Jatera Agro, kawasan agrowisata milik BUMDesa Karya Maju […]

    Bagikan
  • Pemilik Rumah Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Rumahnya

    Pemilik Rumah Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Rumahnya

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Nasib nahas menimpa Sugeng Atmojo (55), warga Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Ponorogo. Ia mengalami luka bakar serius saat berusaha memadamkan api yang membakar rumahnya sendiri pada Rabu (8/10/2025) malam. Korban diketahui mengalami luka bakar hingga 75 persen di bagian kaki, dada, dan leher. Sugeng yang tinggal seorang diri berusaha menyelamatkan rumahnya […]

    Bagikan
expand_less