Berita Terkini
Trending Tags

Ratusan Hektar Cengkeh Mati Diserang Bakteri, Petani Rugi Puluhan Juta

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • visibility 144
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tanaman Cengkeh milik Sumini (52) mengalami rusak terkena virus Bakteri Pembuluh Kayu Cengkeh (BPKC). Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan hektar tanaman cengkeh di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, mati akibat serangan Bakteri Pembuluh Kayu Cengkeh (BPKC). Serangan penyakit tanaman ini membuat petani mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah karena gagal panen.

Kondisi memprihatinkan itu tampak di Desa Kare, Senin (20/10/2025). Hampir seluruh pohon cengkeh di lahan warga tampak gundul tanpa daun dan buah. Sebagian bahkan sudah mengering dan mati. Bagi petani, kehilangan pohon cengkeh berarti kehilangan sumber utama penghasilan mereka.

Salah satu petani, Sumini (52), mengaku tidak bisa lagi memanen hasil kebun yang telah ia rawat bertahun-tahun. Dari 75 pohon cengkeh yang ia miliki bersama suaminya, kini hanya dua pohon yang masih hidup.

“Biasanya bisa dapat sekitar Rp. 50 juta sekali panen, tapi sekarang cuma dapat Rp. 2 juta,” kata Sumini saat ditemui di kebunnya.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta) Kabupaten Madiun, Imron Rasidi, membenarkan bahwa penyakit BPKC sulit dikendalikan.

Bakteri ini diketahui menyerang jaringan pembuluh kayu pada batang tanaman, menyebabkan gangguan penyaluran air dan nutrisi hingga tanaman layu dan mati. Kondisi ini diperparah oleh cuaca ekstrem dan kelembapan tinggi di kawasan perbukitan Madiun selatan.

“Begitu terinfeksi, pohon biasanya tidak bisa diselamatkan. Langkah terbaik adalah memotong dan membakar bagian yang terinfeksi agar tidak menular ke pohon lain,” jelas Imron.

Pemerintah daerah, lanjutnya, tengah melakukan pendataan lahan terdampak dan merencanakan pemberian bantuan bibit baru bagi petani yang kehilangan tanaman.

Meski demikian, bagi banyak petani seperti Sumini, upaya pemulihan ini tidak serta-merta menggantikan kerugian besar yang mereka alami. Mereka berharap pemerintah dapat segera menyalurkan bantuan agar bisa kembali menanam dan bertahan hidup.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerita Letda Cke Isdayun Yang Menggeluti Bertani Tebu

    Cerita Letda Cke Isdayun Yang Menggeluti Bertani Tebu

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di luar kesibukannya sebagai prajurit TNI AD, Letda Cke Isdayun yang kesehariannya menjabat sebagai Paur Penrem 081/DSJ juga menjadi petani tebu. Lahan tebu yang digarapnya itu seluas 1,25 hektare dan berada tak jauh dari rumahnya. Dari budidaya tebu yang dilakukan, ia mengaku dapat memberikan dampak bagi keluarga dan membantu para anggotanya. […]

    Bagikan
  • Mendukbangga Tinjau Distribusi MBG Bagi Ibu Hamil, Menyusui dan Balita di Kota Madiun

    Mendukbangga Tinjau Distribusi MBG Bagi Ibu Hamil, Menyusui dan Balita di Kota Madiun

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga), Wihaji meninjau program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Madiun pada Rabu (26/2/2025). Didampingi Nyoto Suwignyo, Deputi Bidang Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional (BGN) serta Wakil Walikota Madiun, F. Bagus Panuntun serta jajaran Forkopimda mengecek proses memasak hingga persiapan distribusi di dapur MBG […]

    Bagikan
  • Pilkada Magetan Makin Memanas, Pengamat Politik Sebut Suara Paslon 2 Akan Jadi Rebutan di Empat TPS

    Pilkada Magetan Makin Memanas, Pengamat Politik Sebut Suara Paslon 2 Akan Jadi Rebutan di Empat TPS

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di empat TPS yang menjadi objek sengketa dalam Pilkada Magetan 2024. Terkait putusan tersebut, pengamat politik Nuryanto, memberikan pandangannya tentang dinamika yang akan terjadi pada tahap lanjutan pemilihan ini. “Mencermati bahwa PSU di empat TPS tersebut akan sangat mempengaruhi […]

    Bagikan
  • Tabrakan Dua Motor di Pertigaan Totog Maospati, Tiga Orang Luka-Luka 

    Tabrakan Dua Motor di Pertigaan Totog Maospati, Tiga Orang Luka-Luka 

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur Magetan–Madiun, tepatnya di pertigaan Totog, Kelurahan Maospati, Kecamatan Maospati, Kamis (9/4/2026) sore. Insiden yang melibatkan dua sepeda motor itu mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka dan kedua kendaraan rusak parah. Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AE 2752 NQ yang dikendarai MG (18), […]

    Bagikan
  • Libur Nataru: Okupansi Hotel Di Kota Madiun Capai 70-80%

    Libur Nataru: Okupansi Hotel Di Kota Madiun Capai 70-80%

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Momen libur natal dan tahun baru (Nataru) berdampak pada tingkat okupansi hotel di Kota Madiun. Tingkat hunian kamar hotel di Kota Madiun mencapai 80 persen. Hal itu disampaikan Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Madiun Aris Suharno Sabtu (28/12/2024). “Alhamdulillah, hampir semua kamar terisi 70-80 persen dari hotel bintang maupun […]

    Bagikan
  • Jaga Nilai Luhur Budaya Pagelaran Wayang Kulit Tutup Rangkaian Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun

    Jaga Nilai Luhur Budaya Pagelaran Wayang Kulit Tutup Rangkaian Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun ditutup dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk di halaman Pendopo Ronggo Djumeno, Minggu malam (27/07/2025). Dalang kondang asal Karanganyar, Ki Cahyo Kuntadi, diundang secara khusus membawakan lakon Wahyu Darma yang sarat pesan moral dan kepemimpinan. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan pentas budaya tersebut. […]

    Bagikan
expand_less