Berita Terkini
Trending Tags

Korupsi Dana Hibah Pokir DPRD Magetan Terbongkar, Kejari Periksa 35 Saksi dan Tetapkan 6 Tersangka

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 44
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kejari Magetan tetapkan 6 orang sebagai tersangka, termasuk Suratno Ketua DPRD Magetan. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan mengungkap secara rinci konstruksi perkara dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Magetan tahun anggaran 2020–2024. Kasus ini dinilai tidak berdiri pada satu peristiwa tunggal, melainkan merupakan rangkaian tindakan yang terstruktur dan melibatkan berbagai pihak.

Kepala Kejari Magetan, Sabrul Iman, menyebutkan bahwa penyidikan dilakukan secara komprehensif dengan memeriksa sedikitnya 35 orang saksi. Selain itu, penyidik turut mengamankan 788 bundel dokumen serta 12 barang bukti elektronik yang telah mendapatkan penetapan penyitaan dari pengadilan.

“Seluruh alat bukti tersebut menjadi dasar dalam mengungkap bagaimana pola penyimpangan ini terjadi secara sistematis,” jelasnya dalam keterangan resmi.

Dalam prosesnya, penyidik menemukan adanya penguasaan alur hibah oleh oknum tertentu, mulai dari tahap perencanaan, pengajuan proposal, hingga pencairan anggaran. Bahkan, dalam sejumlah kasus, kelompok masyarakat penerima hibah hanya berperan sebagai pelengkap administratif.

Proposal dan laporan pertanggungjawaban (LPJ) disebut tidak disusun secara mandiri, melainkan telah dikondisikan oleh pihak yang memiliki afiliasi dengan oknum anggota dewan. Hal ini menunjukkan adanya rekayasa administratif yang terstruktur.

Tak hanya itu, pelaksanaan kegiatan yang seharusnya dilakukan secara swakelola juga kerap dialihkan kepada pihak ketiga. Kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Temuan ini memperlihatkan bahwa laporan administrasi dibuat seolah-olah sesuai aturan, padahal fakta di lapangan berbeda,” tegas Sabrul.

Penyidik juga menemukan indikasi pengadaan barang fiktif serta praktik pelaporan yang tidak mencerminkan kondisi riil. Rangkaian perbuatan ini dinilai telah melanggar ketentuan pengelolaan keuangan daerah, termasuk regulasi dalam Permendagri Nomor 77 Tahun 2020.

Atas temuan tersebut, Kejari Magetan menetapkan enam orang sebagai tersangka, termasuk Suratno yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Magetan.

Kejari memastikan penyidikan akan terus berlanjut untuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam konstruksi perkara ini. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 453 Jemaah Haji Kabupaten Madiun Siap Berangkat, 85 Orang Masuk Kategori Risiko Tinggi

    453 Jemaah Haji Kabupaten Madiun Siap Berangkat, 85 Orang Masuk Kategori Risiko Tinggi

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sebanyak 453 calon jemaah haji asal Kabupaten Madiun dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 27 April 2026. Keberangkatan tersebut terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 24 dan 25, dengan tambahan jemaah cadangan yang masih menunggu penempatan. Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Madiun, Bisri Mustafa, menjelaskan bahwa kuota […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Siap Fasilitasi Cabor Kembangkan Potensi Atlit

    Pemkot Madiun Siap Fasilitasi Cabor Kembangkan Potensi Atlit

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun tengah berupaya meningkatkan potensi para atlit dari berbagai cabang olahraga (Cabor) di Kota Madiun. Berkaca pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 lalu, Kota Madiun menempati peringkat 24 dari 38 kota/kabupaten di Jawa Timur. Perolehan medali tercatat 9 emas, 18 perak dan 30 perunggu. Kedepan, potensi-potensi […]

    Bagikan
  • Kasus DBD di Desa Bancar Ponorogo Meningkat, 26 RT di Fogging

    Kasus DBD di Desa Bancar Ponorogo Meningkat, 26 RT di Fogging

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo meningkat signifikan. Tercatat 21 warga terserang penyakit dari nyamuk Aedes aegypti itu. Sebagai upaya mencegah penyebaran lebih luas, Pemerintah Desa Bancar bersama petugas kesehatan melakukan fogging di 26 RT sejak sepekan terakhir. Sekretaris Desa Bancar, Muhammad Nurcholis, menjelaskan […]

    Bagikan
  • Warga Bangunsari Dolopo Peringati HUT RI ke-80 dengan Karnaval Kostum Unik

    Warga Bangunsari Dolopo Peringati HUT RI ke-80 dengan Karnaval Kostum Unik

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Warga Dusun Tempuran, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dengan cara berbeda. Mereka menggelar upacara bendera tradisional yang diikuti perwakilan dari setiap RT dengan mengenakan beragam kostum unik, mulai dari pakaian zaman dulu, busana suku Dayak dan Indian, kebaya, hingga kostum Mak Lampir Senin […]

    Bagikan
  • Ingatkan Penting Loyalitas , PKB Ponorogo Beberkan Hasil Muktamar 

    Ingatkan Penting Loyalitas , PKB Ponorogo Beberkan Hasil Muktamar 

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ponorogo menggelar konsolidasi kader di Gedung PGRI, Ponorogo, sebagai bagian dari strategi menyongsong Pemilu 2029. Dalam acara tersebut, Wakil Ketua DPW PKB Jatim, Musyafak Rouf, menegaskan pentingnya loyalitas kader terhadap garis kebijakan partai. Menurut Musyafak, seluruh kader diwajibkan tegak lurus dengan keputusan yang telah ditetapkan dalam […]

    Bagikan
  • Pemerintah Kecamatan Kare Prioritaskan Infrastruktur Pertanian dan Program Sosial untuk Anak Berkebutuhan 

    Pemerintah Kecamatan Kare Prioritaskan Infrastruktur Pertanian dan Program Sosial untuk Anak Berkebutuhan 

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Pemerintah Kecamatan Kare tengah memfokuskan perhatian pada dua hal utama dalam pembangunan daerah, yakni infrastruktur pertanian dan program sosial untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus. Kedua program ini menjadi prioritas dalam rangka mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat fondasi pembangunan untuk tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam penyusunan […]

    Bagikan
expand_less