Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Satpol PP Lakukan Penertiban Spanduk Liar, Dipasang Secara Tidak Beraturan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • visibility 31
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Magetan turun ke lapangan menertibkan berbagai banner dan spanduk liar, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Magetan turun ke lapangan menertibkan berbagai banner dan spanduk liar yang terpasang sembarangan di sepanjang jalur Kawedanan–Parang. Razia ini dilakukan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus memperbaiki estetika wilayah yang selama ini dipenuhi promosi tanpa izin.

Dalam operasi tersebut, Selasa (09/12/2025) petugas menyisir sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi pemasangan spanduk, termasuk pohon, tiang listrik, dan berbagai fasilitas umum. Banyak di antaranya berukuran besar, dipasang secara tidak beraturan, hingga roboh menutupi sebagian badan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama saat angin kencang atau hujan.

Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Magetan, Benny Prasetyo, menjelaskan bahwa penertiban ini merupakan agenda rutin untuk menata ruang publik agar tetap aman dan rapi.

“Hari ini kami melakukan pembersihan banner liar di sepanjang Kecamatan Kawedanan. Targetnya adalah spanduk yang menempel di pohon, dipasang sembarangan, dan dapat membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.

Menggunakan tangga dan peralatan pendukung, petugas melepas satu per satu spanduk yang melanggar. Seluruh bahan promosi yang diamankan kemudian diangkut ke mobil operasional dan dibawa ke Kantor Satpol PP sebagai barang bukti pelanggaran.

“Rute penertiban mulai dari Kawedanan, Kemarang, hingga Nariboyo. Kami juga mengimbau masyarakat, jika menemukan spanduk yang berpotensi membahayakan, silakan melapor ke Satpol PP,” tambahnya.

Dari operasi hari ini, puluhan spanduk dari berbagai jenis—mulai dari iklan produk, promosi kegiatan, hingga pengumuman komunitas—berhasil diamankan. Jalur Kawedanan–Parang disebut sebagai salah satu area paling rawan karena kerap menjadi sasaran pemasangan spanduk liar, terutama menjelang akhir tahun.

Satpol PP berharap masyarakat maupun pelaku usaha lebih mematuhi aturan pemasangan media promosi. Selain mengganggu kerapian kota, pemasangan spanduk tanpa izin juga dapat menghambat visibilitas pengendara dan mengancam keselamatan.

Penertiban serupa akan terus dilakukan secara berkala dan lebih masif, terutama pada ruas-ruas jalan yang sering menjadi lokasi pemasangan spanduk liar. Dengan langkah ini, pemerintah daerah ingin memastikan ruang publik tetap tertata, aman, dan nyaman bagi seluruh warga. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Kemarau Basah Bikin Panen Tembakau Merosot, Harga Jual Turun

    Musim Kemarau Basah Bikin Panen Tembakau Merosot, Harga Jual Turun

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Musim kemarau basah yang masih berlangsung pada September 2025 berdampak signifikan pada produksi tembakau di Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Curah hujan yang tidak menentu membuat kualitas daun tembakau menurun sehingga harga jualnya ikut tertekan. Sejumlah petani mengeluhkan hasil panen kali ini jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Wariyem, petani […]

    Bagikan
  • Jelang Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, Bersihkan Rupang di TITD Hwie Ing Kiong

    Jelang Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, Bersihkan Rupang di TITD Hwie Ing Kiong

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, umat Tionghoa di Kota Madiun membersihkan rupang atau patung dewa-dewi di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hwie Ing Kiong Madiun, Minggu (26/1/2025). Ritual yang biasa disebut Kimsin itu rutin dilakukan setiap tahun. Cara membersihkan rupang dari kotoran dan debu menggunakan air diberi bunga […]

    Bagikan
  • Harga Tembakau Anjlok, Petani Magetan Merana Akibat Cuaca Tak Menentu

    Harga Tembakau Anjlok, Petani Magetan Merana Akibat Cuaca Tak Menentu

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim tanam tembakau tahun ini menjadi cobaan berat bagi petani di Desa Getas Anyar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Cuaca yang tak menentu, serangan hama, hingga persoalan pupuk membuat hasil panen jauh dari harapan. Alih-alih bisa menopang ekonomi keluarga, harga jual tembakau justru anjlok di pasaran. Biasanya, daun tembakau basah dari kebun […]

    Bagikan
  • Wajib Icip! Kesegaran Es Rujak Buah Legendaris Cinde Raos

    Wajib Icip! Kesegaran Es Rujak Buah Legendaris Cinde Raos

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 46
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Berkunjung ke Ponorogo tidak lengkap rasanya jika tidak mampir di warung legendaris yang satu ini. Ya, Warung Cinde Raos yang terletak di Desa Plunturang, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, selalu dipadati pengunjung. Warung legendaris ini terkenal dengan menu andalan rujak buah dan rujak es krim. Topping buah-buahan segar seperti belimbing, nanas, mentimun, […]

    Bagikan
  • Posisi Hilal Minus 1 Derajat, Awal Ramadan 1447 H Belum Terlihat di Ponorogo

    Posisi Hilal Minus 1 Derajat, Awal Ramadan 1447 H Belum Terlihat di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Kabupaten Ponorogo menggelar rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (17/2/2026). Pemantauan hilal dilaksanakan di Balai Rukyah Ibnu Syatir, Pondok Pesantren Pondok Pesantren Al-Islam Joresan, Kecamatan Mlarak. Sejak pukul 16.00 WIB, petugas Kemenag bersama sejumlah pihak terkait telah bersiaga di lokasi yang berada […]

    Bagikan
  • Sejumlah Sapi di Jimbe Ponorogo Mati Mendadak

    Sejumlah Sapi di Jimbe Ponorogo Mati Mendadak

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 26
    • 0Komentar

    KAB.PONOROGO – Diduga terserang penyakit kulit dan mulut (PMK) sejumlah sapi di Desa Jimbe Kecamatan Jenangan Ponorogo mati mendadak. Seperti sapi milik purwoto (45) yang ditemukan mati mendadak pada Rabu 1 Januari 2025 lalu. Bahkan sebelumnya, juga ada 1 ekor sapi yang mati dengan gejala serupa. Menurut Ismiati, kerabat Purwoto menuturkan total kini 3 ekor […]

    Bagikan
expand_less