Berita Terkini
Trending Tags

Khitan Massal Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun Diserbu Warga, Peserta Lampaui Target

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil Bupati Madiun meninjau prosesi khitan massal di RSUD Dolopo dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Madiun ke 458 tahun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun tak hanya menghadirkan hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui program khitan massal gratis yang mendapat sambutan luar biasa hingga jumlah peserta di sejumlah lokasi melampaui target yang ditetapkan pemerintah daerah.

Program khitan massal tersebut digelar Pemerintah Kabupaten Madiun pada Selasa (23/6/2026) di tiga lokasi berbeda, yakni RSUD Dolopo untuk wilayah selatan, Desa Sendangrejo untuk wilayah tengah, dan RSUD Caruban untuk wilayah utara.

Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, saat meninjau pelaksanaan kegiatan di RSUD Dolopo mengatakan antusiasme masyarakat jauh melebihi perkiraan. Awalnya, panitia menargetkan masing-masing lokasi melayani 100 peserta. Namun tingginya minat warga membuat jumlah peserta terus bertambah.

“Di RSUD Dolopo saja jumlah peserta mencapai sekitar 135 anak. Meskipun melebihi target, seluruh peserta tetap kami layani,” ujar dr Purnomo.

Ia menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun sekaligus Hari Kesatuan Gerak PKK Kabupaten Madiun. Kegiatan ini terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang ekonomi maupun sosial.

Menurutnya, khitan tidak hanya memiliki nilai keagamaan, tetapi juga membawa manfaat kesehatan bagi anak laki-laki. Karena itu, Pemkab Madiun berupaya memberikan akses layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau bagi masyarakat.

“Khitan bukan hanya bagian dari ajaran agama, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang sangat besar bagi anak-anak,” katanya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati Madiun dr Purnomo berharap anak-anak yang mengikuti khitan massal dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerah di masa depan.

“Kami berharap anak-anak Kabupaten Madiun menjadi generasi yang luar biasa, memiliki etika yang baik, dan nantinya mampu melanjutkan estafet kepemimpinan untuk mewujudkan Kabupaten Madiun yang semakin maju,” tuturnya.

Selain khitan massal, Pemkab Madiun juga menggelar berbagai kegiatan lain dalam rangka Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun. Salah satunya Sepasar Ing Madiun (Sepasma) yang berlangsung di tiga wilayah berbeda dan melibatkan pelaku UMKM serta komunitas budaya.

Menurut Purnomo, kegiatan tersebut dirancang agar manfaat peringatan hari jadi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Tidak hanya menjadi sarana hiburan, Sepasma juga menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi lokal.

Ia mencontohkan pelaksanaan Sepasma di Desa Sareng yang mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pelaku UMKM bahkan dilaporkan mampu meraih omzet hingga jutaan rupiah hanya dalam satu malam kegiatan.

“Ini menunjukkan bahwa kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata. Semoga UMKM Kabupaten Madiun semakin maju dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, program khitan massal juga mendapat apresiasi dari warga. Winarti, warga Desa Slambur, mengaku terbantu dengan adanya layanan khitan gratis yang disediakan Pemkab Madiun.

Image Not Found
Peserta khitan massal Hari Jadi Madiun lampaui target. Foto : Tova-Sinergia

Ia mengikutkan putranya yang berusia 12 tahun dalam kegiatan khitan massal di RSUD Dolopo karena selain gratis, lokasi pelaksanaannya mudah dijangkau dari tempat tinggalnya.

“Saya merasa senang dan sangat terbantu dengan adanya program khitan massal ini. Apalagi kondisi ekonomi saat ini cukup sulit, sehingga kegiatan seperti ini bisa meringankan beban biaya yang harus kami keluarkan,” kata Winarti.

Ia juga mengaku puas dengan pelayanan tenaga medis yang menangani peserta khitan. Menurutnya, proses khitan berjalan lancar dan membuat anaknya merasa nyaman.

“Anak saya tadi juga berani. Saya percaya dengan pelayanan dokter dan tenaga kesehatan di sini,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uji Petik PDPB Bawaslu Magetan Ungkap Data Pemilih Baru dan TMS Meningkat Signifikan

    Uji Petik PDPB Bawaslu Magetan Ungkap Data Pemilih Baru dan TMS Meningkat Signifikan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menjaga akurasi data pemilih terus dilakukan Bawaslu Kabupaten Magetan melalui rangkaian pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Data pengawasan menunjukkan hasil uji petik yang dilakukan melalui koordinasi dengan lembaga pendidikan, pemerintah desa/kelurahan, hingga aparat keamanan. Dari hasil itu, ditemukan 172 data pemilih baru dan 158 data pemilih TMS. Sementara pada […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Bangun SPPG Ketiga di Desa Sogo Balerejo

    Polres Madiun Bangun SPPG Ketiga di Desa Sogo Balerejo

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Polres Madiun melaksanakan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Rabu (12/11/2025). Pembangunan fasilitas ini berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemenuhan gizi anak usia sekolah. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, pembangunan […]

    Bagikan
  • Musim Kemarau Basah Bikin Panen Tembakau Merosot, Harga Jual Turun

    Musim Kemarau Basah Bikin Panen Tembakau Merosot, Harga Jual Turun

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Musim kemarau basah yang masih berlangsung pada September 2025 berdampak signifikan pada produksi tembakau di Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Curah hujan yang tidak menentu membuat kualitas daun tembakau menurun sehingga harga jualnya ikut tertekan. Sejumlah petani mengeluhkan hasil panen kali ini jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Wariyem, petani […]

    Bagikan
  • Tiga Calon Dirut Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun Lolos Tahap Akhir, Wawancara KPM Jadi Penentu

    Tiga Calon Dirut Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun Lolos Tahap Akhir, Wawancara KPM Jadi Penentu

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia  | Kota Madiun – Seleksi calon Direktur Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun memasuki babak akhir. Panitia Seleksi (Pansel) resmi mengumumkan tiga peserta dengan nilai tertinggi Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), Selasa (7/7/2026). Selanjutnya, ketiga kandidat akan mengikuti wawancara bersama Kuasa Pemilik Modal (KPM) sebagai tahapan penentu sebelum direktur definitif ditetapkan. Sekretaris Daerah (Sekda) […]

    Bagikan
  • Kerap Dihantui Banjir Tahunan, 52 KK di Dusun Kebonduren bakal Direlokasi

    Kerap Dihantui Banjir Tahunan, 52 KK di Dusun Kebonduren bakal Direlokasi

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 52 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Kebonduren, Desa Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, bakal direlokasi akibat banjir tahunan yang terus menghantui wilayah tersebut. Rencana relokasi ini disampaikan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, saat audiensi dengan warga dan perangkat desa, Rabu (09/07/2025). Banjir dengan ketinggian air mencapai hingga 170 […]

    Bagikan
  • DKPP Madiun Sisir Jeroan Hewan Kurban Idul Adha, Cacing Hati Jadi Ancaman Utama

    DKPP Madiun Sisir Jeroan Hewan Kurban Idul Adha, Cacing Hati Jadi Ancaman Utama

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemeriksaan hewan kurban di Kabupaten Madiun tak hanya fokus pada daging. Saat proses penyembelihan Idul Adha 2026 berlangsung, petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun mengawasi ketat organ dalam sapi seperti hati, paru-paru, hingga limpa guna mengantisipasi cacing hati dan penyakit berbahaya lainnya. Petugas DKPP Kabupaten Madiun melakukan pemeriksaan […]

    Bagikan
expand_less