Berita Terkini
Trending Tags

Stok Pupuk Subsidi di Ponorogo Dipastikan Aman Hingga Akhir Tahun

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
  • visibility 73
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ilustrasi pupuk urea, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Ketersediaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Ponorogo dipastikan aman hingga akhir 2025. Hal itu disampaikan Dinas Pertanian setempat menyusul kekhawatiran sebagian petani yang memasuki musim tanam kedua tahun ini.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Ponorogo, Tamar Mahara, menegaskan bahwa cadangan pupuk masih mencukupi. Dari total alokasi yang diterima, sekitar 40 persen stok masih tersisa dan bisa dimanfaatkan hingga Desember mendatang.

“Stock sekitar 40-an persen, tapi cukup untuk kebutuhan petani sampai akhir tahun. Kita juga sudah mengajukan tambahan melalui re-alokasi tahap ketiga,” ujar Tamar saat ditemui di kantornya, Sabtu (20/09/2025)

Sejak awal tahun, Ponorogo mendapat jatah pupuk bersubsidi sebanyak 30.466 ton urea, 22.348 ton NPK, dan 4.517 ton pupuk organik. Jumlah tersebut kemudian bertambah melalui re-alokasi, sehingga total keseluruhan menjadi 35.782 ton urea, 25.585 ton NPK, serta 10.901 ton pupuk organik.

Selain tiga jenis tersebut, Dinas Pertanian juga mengajukan tambahan pupuk ZA sekitar 60 ton. Pupuk jenis ini banyak dibutuhkan oleh petani tebu yang tersebar di beberapa kecamatan.

“Jika ditambahkan dengan re-alokasi, ketersediaan pupuk kita semakin aman. Bahkan ada pengajuan ZA untuk mendukung tanaman tebu,” tambah Tamar.

Berdasarkan data hingga 2 September 2025, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di Ponorogo mencapai 62 persen untuk urea, 71 persen untuk NPK, dan 37 persen untuk organik. Angka tersebut menunjukkan distribusi pupuk terus berjalan meski belum merata di seluruh wilayah.

Menurut Tamar, persentase penyaluran berbeda karena faktor kebutuhan dan karakteristik lahan di tiap kecamatan. Petani tanaman pangan seperti padi lebih banyak menggunakan urea dan NPK, sedangkan pupuk organik baru terserap sebagian.

“Setiap jenis pupuk penggunaannya berbeda. Ada wilayah yang lebih dominan padi, ada juga yang butuh pupuk organik. Distribusi berjalan sesuai kebutuhan di lapangan,” pungkasnya.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • RPJMD Magetan 2025–2029: Antara Ambisi Pembangunan dan Realitas Sosial

    RPJMD Magetan 2025–2029: Antara Ambisi Pembangunan dan Realitas Sosial

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dengan visi “Magetan Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan. ”Dokumen perencanaan ini memuat tujuh misi pembangunan, mulai dari penguatan SDM, pengentasan kemiskinan, hingga pembangunan infrastruktur strategis.” Namun, capaian indikator makro menunjukkan tantangan yang tidak sederhana. Pertumbuhan ekonomi Magetan sempat terkontraksi -2,33% pada […]

    Bagikan
  • Mantan Mantri BRI Jadi Tersangka Kasus Kredit Fiktif, Kejaksaan Temukan Dugaan Sindikat

    Mantan Mantri BRI Jadi Tersangka Kasus Kredit Fiktif, Kejaksaan Temukan Dugaan Sindikat

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kejaksaan Negeri Ponorogo akhirnya menetapkan satu orang tersangka dalam kasus kredit fiktif di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Pasar Pon, Kecamatan Kota Ponorogo. Tersangka berinisial SPP (32), merupakan warga Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, dan diketahui pernah bekerja sebagai Account Officer atau Mantri di unit BRI tersebut. Penetapan tersangka dilakukan pada […]

    Bagikan
  • Masjid Al Manshur Rejosari Fasilitasi Warga Belajar Al-Qur’an dan Gelar Bazar Ramadan

    Masjid Al Manshur Rejosari Fasilitasi Warga Belajar Al-Qur’an dan Gelar Bazar Ramadan

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Takmir Masjid Al Manshur, Desa Rejosari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, kembali menggelar kegiatan pembelajaran Al-Qur’an selama bulan Ramadan. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat, dengan jumlah peserta mencapai 60 orang per hari, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Imam Masjid Al Manshur, Nur Edi Susanto, mengungkapkan bahwa kegiatan belajar […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Maksimalkan Pendataan Kependudukan Lewat Pembangunan Rumah Data di Rejomulyo

    Pemkot Madiun Maksimalkan Pendataan Kependudukan Lewat Pembangunan Rumah Data di Rejomulyo

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus berupaya memperkuat basis data kependudukan sebagai dasar pelaksanaan berbagai program sosial dan pembangunan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah pembangunan Rumah Data Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun, Denik Wuryani, […]

    Bagikan
  • Perlintasan Sebidang Sanankulon-Blitar Ditutup, KAI Daop 7 Tertibkan Jalur Rawan Kecelakaan

    Perlintasan Sebidang Sanankulon-Blitar Ditutup, KAI Daop 7 Tertibkan Jalur Rawan Kecelakaan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menutup perlintasan sebidang tidak resmi di wilayah Sanankulon, Kabupaten Blitar, Selasa (24/2/2026). Penutupan dilakukan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api (KA) dan masyarakat. Perlintasan yang ditutup berada di JPL 203 Km 125+8/9, tepatnya di Dusun Sanankulon, Desa Sanankulon, […]

    Bagikan
  • Diduga Gegara Obat Nyamuk, Rumah Janda Lansia di Ngawi Hangus Terbakar

    Diduga Gegara Obat Nyamuk, Rumah Janda Lansia di Ngawi Hangus Terbakar

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah rumah di Desa Keniten, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ludes terbakar pada Jumat (26/09/2025) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu oleh obat nyamuk bakar yang masih menyala di kamar tidur. Rumah yang terbakar diketahui milik Painem (65), seorang janda lanjut usia yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. […]

    Bagikan
expand_less