Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

BPBD Magetan Siaga Hadapi Kemarau Panjang, Petakan Wilayah Rawan Kekeringan dan Karhutla

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • visibility 146
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BPBD Magetan siaga hadapi ancaman kemarau panjang 2026. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026 yang diperkirakan berlangsung lebih kering dan lebih panjang dibanding tahun sebelumnya. Langkah tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi kesiapsiagaan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan guna mengantisipasi potensi bencana kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Magetan, Eka Radityo, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor sebelum memasuki puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi pada Agustus dan berlangsung hingga November 2026.

Menurut Eka, penanganan bencana kekeringan maupun karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Karena itu, BPBD mengundang seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), TNI, Polri, Lanud Iswahjudi, para camat, Danramil, Kapolsek, hingga relawan kebencanaan agar memiliki langkah penanganan yang terkoordinasi.

“Ini merupakan upaya kesiapsiagaan awal menghadapi musim kemarau yang diperkirakan lebih kering dan berlangsung lebih lama. Penanganan kekeringan dan karhutla menjadi tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujar Eka.

BPBD juga telah memetakan sejumlah wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan berdasarkan data historis kejadian. Kawasan tersebut meliputi Kecamatan Plaosan, Poncol, Panekan, Parang, dan Kawedanan.

Sementara untuk potensi kekeringan, wilayah yang menjadi perhatian di antaranya Kecamatan Parang, Lembeyan, Karas, dan Poncol.

Meski demikian, hingga pertengahan Juli 2026 BPBD mengaku belum menerima laporan masyarakat terkait kekeringan yang membutuhkan bantuan distribusi air bersih maupun munculnya titik api kebakaran hutan.

“Kami bersyukur sampai sekarang belum ada laporan kekeringan yang membutuhkan dropping air ataupun kebakaran hutan. Mudah-mudahan kondisi ini terus terjaga,” katanya.

BPBD menduga sejumlah kejadian pohon terbakar yang sempat ditangani di lapangan memiliki indikasi akibat ulah oknum yang sengaja melakukan pembakaran. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di kawasan hutan maupun lahan kering.

Untuk mengantisipasi kebutuhan air bersih apabila terjadi kekeringan, BPBD telah menyiapkan sekitar 30 unit tandon air dengan kapasitas antara 1.200 hingga 2.300 liter. Distribusi bantuan nantinya akan diprioritaskan bagi desa-desa yang benar-benar mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Selain armada milik BPBD, proses pendistribusian air juga akan didukung oleh Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, serta Perumda Air Minum (PDAM) yang memiliki armada tangki air.

Eka menjelaskan, penyaluran bantuan akan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan. Wilayah yang masih memiliki akses jaringan PDAM, sumur bor, maupun sumber air alternatif tidak akan menjadi prioritas utama.

“Kami akan memastikan bantuan diberikan kepada daerah yang benar-benar membutuhkan. Kami juga akan memantau kondisi sumur warga, apakah mengalami penurunan debit atau kedalaman air yang signifikan akibat musim kemarau,” jelasnya.

Ia menambahkan, dampak kekeringan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan air minum masyarakat, tetapi juga berpengaruh terhadap sektor pertanian, khususnya ketersediaan air irigasi yang menjadi penopang produksi pangan.

BPBD berharap koordinasi yang telah dibangun sejak awal musim kemarau mampu mempercepat respons apabila sewaktu-waktu terjadi bencana, sekaligus meminimalkan dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat. Hingga saat ini, kondisi di Kabupaten Magetan masih dinilai relatif aman dan belum memerlukan penanganan darurat terkait kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Macet Parah Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi, Lebih dari 4 Jam Kendaraan Tak Bergerak

    Macet Parah Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi, Lebih dari 4 Jam Kendaraan Tak Bergerak

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Banyuwangi – Kondisi kemacetan parah terjadi Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi sejak Jum’at (29/08/2025) dini hari. Kemacetan kendaraan diperkirakan hingga belasan kilometer. Kemacetan dari arah Situbondo ke Banyuwangi maupun sebaliknya. Ikhsan, salah satu pengguna jalan mengaku terjebak macet di wilayah Desa Bajulmati Kecamatan Galekan Kabupaten Banyuwangi sejak pukul 02.00 WIB. Dirinya tengah menuju […]

    Bagikan
  • SiLPA APBD 2025 Capai Rp96 Miliar, DPRD Ponorogo Soroti Perencanaan Pembangunan

    SiLPA APBD 2025 Capai Rp96 Miliar, DPRD Ponorogo Soroti Perencanaan Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo mencatat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD Tahun Anggaran 2025 mencapai sekitar Rp96 miliar. DPRD Ponorogo menilai besarnya SiLPA tersebut menjadi indikator bahwa tata kelola pelaksanaan anggaran, khususnya pada sektor pembangunan infrastruktur, masih perlu ditingkatkan. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengatakan besarnya SiLPA dipengaruhi sejumlah faktor. Selain […]

    Bagikan
  • PSC dan PRC Resmi Menjadi Kawasan Bebas Asap Rokok, Pemkot Madiun Berlakukan Denda

    PSC dan PRC Resmi Menjadi Kawasan Bebas Asap Rokok, Pemkot Madiun Berlakukan Denda

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mulai memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 tahun 2025 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) dan Pahlawan Religi Center (PRC) menjadi kawasan bebas asap rokok yang sejak awal Januari 2026. Sosialisasi Perda Nomor 9 tahun 2025 tersebut mulai dimasifkan oleh Pemkot Madiun. Wakil […]

    Bagikan
  • PT Pupuk Indonesia Lakukan Pemantauan Lapangan Terkait Distribusi Pupuk Subsidi

    PT Pupuk Indonesia Lakukan Pemantauan Lapangan Terkait Distribusi Pupuk Subsidi

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Menjelang akhir 2025, PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan distribusi dan stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Madiun berada dalam kondisi aman dan terkendali. Pemantauan dilakukan langsung di sejumlah kios resmi, salah satunya di Desa Klorogan, Kecamatan Geger, Kamis (13/11/2025). Assistant Account Executive PT Pupuk Indonesia wilayah Kabupaten dan Kota Madiun, Danang Priansyah, […]

    Bagikan
  • Meriahnya Larung Sesaji, Telaga Sarangan Magetan Kenalkan Tradisi dan Wisata Lokal

    Meriahnya Larung Sesaji, Telaga Sarangan Magetan Kenalkan Tradisi dan Wisata Lokal

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Telaga Sarangan Kabupaten Magetan mengadakan acara larung sesaji pada Jumat (31/01/2025). Kegiatan yang berawal dari upacara adat bersih desa ini telah menjadi tradisi yang berlangsung turun temurun. Larung sesaji atau larung tumpeng ini kini menjadi bagian penting dari budaya lokal yang juga berfungsi sebagai sarana untuk mempromosikan wisata Telaga Sarangan.  […]

    Bagikan
  • Kelezatan Sate Kuah Rempah Ala Cangkemoe Bikin Ketagihan

    Kelezatan Sate Kuah Rempah Ala Cangkemoe Bikin Ketagihan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Menu kuliner berbuka puasa terus bermunculan selama bulan Ramadan. Salah satu yang menarik perhatian hadir dari Warung Cangkemoe yang berlokasi di Jalan Suromenggolo, Ponorogo. Kedai ini menghadirkan sajian unik berupa sate kuah rempah yang kini menjadi favorit para pencinta kuliner. Menu tersebut dirancang sebagai hidangan berbuka puasa yang menghangatkan tubuh. Perpaduan […]

    Bagikan
expand_less