Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Dana Operasional Belum Cair, 30 SPPG di Magetan Belum Beroperasi Lagi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 335
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua Satgas Percepatan MBG Magetan, Welly Kristanto saat memberikan keterangan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan menghadapi tantangan serius pada awal tahun 2026. Meski masa libur sekolah telah berakhir, tidak semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali beroperasi. Hingga Kamis (8/1/2026), Satuan Tugas (Satgas) Percepatan MBG Magetan mencatat 10 SPPG telah beroperasi dan 30 titik lainnya tidak.

Ketua Satgas MBG Magetan sekaligus Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Welly Kristanto, menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi bukan karena kurangnya kesiapan pelaksana di daerah, melainkan karena proses administrasi di tingkat pusat belum selesai. Ia menyebut bahwa sebelum libur sekolah akhir tahun, terdapat 40 SPPG yang sempat beroperasi. 

Welly mengungkapkan, komunikasi dengan Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Magetan menyatakan bahwa proses pencairan masih dalam antrean. 

“Dari target 50 SPPG, sebelumnya ada 40 yang sempat berjalan. Setelah libur sekolah ini, baru 10 yang bisa kembali beroperasi. Sisanya, sekitar 30 titik, masih menunggu kejelasan dana operasional,” jelasnya. 

Ia menegaskan bahwa kendala ini bukan hanya terjadi di Magetan, tetapi juga ditemukan di sejumlah daerah lainnya. Keterlambatan pencairan dana menyebabkan layanan pemenuhan gizi bagi anak sekolah dan kelompok rentan belum dapat berjalan maksimal.

Welly menuturkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terus melakukan pemantauan di lapangan. Ia memastikan bahwa koordinasi intensif dengan para pengelola SPPG tetap dilakukan agar saat dana cair, seluruh titik dapat segera kembali bekerja. 

“Kapan dana disalurkan itu menjadi kewenangan pemerintah pusat. Tugas kami adalah memastikan koordinasi di daerah tetap berjalan dan menunggu arahan berikutnya agar seluruh SPPG bisa segera dibuka kembali,” pungkasnya.

Adapun sepuluh SPPG yang telah kembali beroperasi pada 8 Januari 2026 meliputi:

SPPG Sukomoro Tamanan, SPPG Takeran Madigondo, SPPG Magetan 2, SPPG Poncol Janggan, SPPG Poncol Poncol, SPPG Plaosan Plaosan, SPPG Ngariboyo Banyudono, SPPG Panekan Milangasri, SPPG Magetan Baron, serta SPPG Plaosan Buluharjo.

Sementara itu, para pengelola SPPG yang belum beroperasi berharap proses pencairan dari pemerintah pusat dapat dipercepat. Tanpa dana operasional, mereka tidak memiliki cukup ruang gerak untuk menyediakan bahan pangan, mengolah makanan, hingga membiayai operasional dapur yang menjadi bagian penting dalam program MBG.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri, terutama bagi orang tua dan wali murid yang selama ini mengandalkan program MBG untuk mendukung kebutuhan gizi harian anak. Sejumlah sekolah juga dilaporkan belum dapat kembali menjalankan pembagian makanan bergizi karena menunggu kejelasan teknis dari titik SPPG masing-masing. Dengan kondisi tersebut, Pemkab Magetan berharap pemerintah pusat segera memberikan kepastian agar layanan pemenuhan gizi di seluruh wilayah dapat berjalan normal. Program MBG sendiri menjadi salah satu pilar penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama di daerah.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Genjot Hilirisasi Kakao untuk Tarik Investor

    Pemkab Madiun Genjot Hilirisasi Kakao untuk Tarik Investor

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menjadikan kakao sebagai salah satu komoditas unggulan yang akan ditawarkan kepada calon investor. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah produk perkebunan daerah dan memperluas penyerapan tenaga kerja lokal. Sesuai data pada tahun 2024, luas areal kakao di Kabupaten Madiun mencapai 4.407 hektar. Sedangkan untuk produksi […]

    Bagikan
  • Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dahulu menjadi menu santapan para raja Mataram, kini Sego Menok justru menjadi favorit masyarakat di sudut pelataran Pasar Penampungan Sayur Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Adalah Mbah Rubinah, seorang nenek berusia 83 tahun, yang mempertahankan kuliner klasik ini agar tetap hidup dan akrab di lidah rakyat. Setiap sore, Mbah Rubinah […]

    Bagikan
  • Jujitsu Ponorogo Kukuhkan Dominasi, Cetak Hat-trick Juara Umum Porprov Jatim 2025

    Jujitsu Ponorogo Kukuhkan Dominasi, Cetak Hat-trick Juara Umum Porprov Jatim 2025

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kontingen Jujitsu Kabupaten Ponorogo kembali membuktikan dominasinya dengan meraih gelar juara umum untuk ketiga kalinya secara beruntun dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Bertanding di Malang Raya, para atlet Bumi Reyog sukses mengoleksi sembilan medali, masing-masing tiga emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Manajer tim, Wahyu Setiawan, […]

    Bagikan
  • Sekolah Rakyat Madiun Kekurangan Siswa, Kuota SD Baru Terisi 32 dari 90 Siswa

    Sekolah Rakyat Madiun Kekurangan Siswa, Kuota SD Baru Terisi 32 dari 90 Siswa

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dinas Sosial Kabupaten Madiun kini tengah berpacu dengan waktu menjelang operasional penuh Sekolah Rakyat besutan Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Di tengah persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan pada akhir bulan ini, pemenuhan kuota bagi calon siswa rupanya masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas. Untuk memastikan kesiapan fisik anak-anak […]

    Bagikan
  • Polda Jatim Siagakan 2.580 Personel Amankan Madiun dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026

    Polda Jatim Siagakan 2.580 Personel Amankan Madiun dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Polda Jawa Timur menyiagakan 2.580 personel dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026. Hal ini untuk mengantisipasi potensi konflik antarperguruan pencak silat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kota Madiun dan sekitarnya. Ribuan personel tersebut terdiri atas 1.090 personel Polda Jatim dan 1.490 personel gabungan dari sejumlah polres. […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadhan, Satpol PP Gelar Operasi Pekat Amankan Puluhan Botol Miras

    Jelang Ramadhan, Satpol PP Gelar Operasi Pekat Amankan Puluhan Botol Miras

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang bulan suci Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) untuk menegakkan ketertiban dan ketentraman masyarakat. Dalam operasi yang berlangsung di beberapa wilayah Kabupaten Madiun, petugas berhasil mengamankan berbagai jenis minuman keras (miras) dari beberapa lokasi. Dari tiga lokasi operasi Satpol PP berhasil […]

    Bagikan
expand_less