Berita Terkini
Trending Tags

Dana Operasional Belum Cair, 30 SPPG di Magetan Belum Beroperasi Lagi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 212
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua Satgas Percepatan MBG Magetan, Welly Kristanto saat memberikan keterangan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan menghadapi tantangan serius pada awal tahun 2026. Meski masa libur sekolah telah berakhir, tidak semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali beroperasi. Hingga Kamis (8/1/2026), Satuan Tugas (Satgas) Percepatan MBG Magetan mencatat 10 SPPG telah beroperasi dan 30 titik lainnya tidak.

Ketua Satgas MBG Magetan sekaligus Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Welly Kristanto, menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi bukan karena kurangnya kesiapan pelaksana di daerah, melainkan karena proses administrasi di tingkat pusat belum selesai. Ia menyebut bahwa sebelum libur sekolah akhir tahun, terdapat 40 SPPG yang sempat beroperasi. 

Welly mengungkapkan, komunikasi dengan Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Magetan menyatakan bahwa proses pencairan masih dalam antrean. 

“Dari target 50 SPPG, sebelumnya ada 40 yang sempat berjalan. Setelah libur sekolah ini, baru 10 yang bisa kembali beroperasi. Sisanya, sekitar 30 titik, masih menunggu kejelasan dana operasional,” jelasnya. 

Ia menegaskan bahwa kendala ini bukan hanya terjadi di Magetan, tetapi juga ditemukan di sejumlah daerah lainnya. Keterlambatan pencairan dana menyebabkan layanan pemenuhan gizi bagi anak sekolah dan kelompok rentan belum dapat berjalan maksimal.

Welly menuturkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terus melakukan pemantauan di lapangan. Ia memastikan bahwa koordinasi intensif dengan para pengelola SPPG tetap dilakukan agar saat dana cair, seluruh titik dapat segera kembali bekerja. 

“Kapan dana disalurkan itu menjadi kewenangan pemerintah pusat. Tugas kami adalah memastikan koordinasi di daerah tetap berjalan dan menunggu arahan berikutnya agar seluruh SPPG bisa segera dibuka kembali,” pungkasnya.

Adapun sepuluh SPPG yang telah kembali beroperasi pada 8 Januari 2026 meliputi:

SPPG Sukomoro Tamanan, SPPG Takeran Madigondo, SPPG Magetan 2, SPPG Poncol Janggan, SPPG Poncol Poncol, SPPG Plaosan Plaosan, SPPG Ngariboyo Banyudono, SPPG Panekan Milangasri, SPPG Magetan Baron, serta SPPG Plaosan Buluharjo.

Sementara itu, para pengelola SPPG yang belum beroperasi berharap proses pencairan dari pemerintah pusat dapat dipercepat. Tanpa dana operasional, mereka tidak memiliki cukup ruang gerak untuk menyediakan bahan pangan, mengolah makanan, hingga membiayai operasional dapur yang menjadi bagian penting dalam program MBG.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri, terutama bagi orang tua dan wali murid yang selama ini mengandalkan program MBG untuk mendukung kebutuhan gizi harian anak. Sejumlah sekolah juga dilaporkan belum dapat kembali menjalankan pembagian makanan bergizi karena menunggu kejelasan teknis dari titik SPPG masing-masing. Dengan kondisi tersebut, Pemkab Magetan berharap pemerintah pusat segera memberikan kepastian agar layanan pemenuhan gizi di seluruh wilayah dapat berjalan normal. Program MBG sendiri menjadi salah satu pilar penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama di daerah.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 24 Jemaah Haji Ponorogo Batal Berangkat, Kuota Dikembalikan ke Kemenag Jatim

    24 Jemaah Haji Ponorogo Batal Berangkat, Kuota Dikembalikan ke Kemenag Jatim

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sejumlah jemaah haji asal Ponorogo dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Dari total kuota 519 jemaah Kabupaten Ponorogo, sedikitnya 24 orang mengundurkan diri karena berbagai alasan. “Sudah ada 24 jemaah yang dipastikan tidak berangkat tahun ini,” kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Ponorogo, Marjuni, Kamis (30/01/2025). […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Bahas Raperda Penyertaan Modal untuk Perumda Sari Gunung

    DPRD Ponorogo Bahas Raperda Penyertaan Modal untuk Perumda Sari Gunung

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Ponorogo memperkuat kinerja dan tata kelola perusahaan daerah tersebut. Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno menjelaskan, sidang paripurna kali ini beragendakan penyampaian […]

    Bagikan
  • Viral di Media Sosial, Sepasang Pengantin di Ngawi Habiskan Rp. 1 Juta Untuk Resepsi Pernikahan

    Viral di Media Sosial, Sepasang Pengantin di Ngawi Habiskan Rp. 1 Juta Untuk Resepsi Pernikahan

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Sepasang pengantin di Kabupaten Ngawi viral di media sosial. Bukan karena glamornya resepsi pernikahan, namun karena kesederhanaannya saat momen sakral pernikahan Siti Fatonah (29), dan Ribut Ariyanto (34) di Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Sine pada Senin (21/04/2025). Dari video yang beredar, tidak ada terop atau panitia Wedding Organizer, selama pernikahan berlangsung […]

    Bagikan
  • Dispertan Madiun : ID Food Akan Serap 20 Ribu Ton Gula Petani

    Dispertan Madiun : ID Food Akan Serap 20 Ribu Ton Gula Petani

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Polemik pembayaran hasil panen tebu di Kabupaten Madiun belum tuntas. Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta) mencatat, hingga tahun ini total lahan tebu di wilayah tersebut mencapai 2.388 hektare yang memasok bahan baku ke PG Rejoagung dan PG Pagotan. “Luasan ini tersebar di sejumlah kecamatan dan menjadi penopang produksi gula dua […]

    Bagikan
  • Ironis! Usai Asesmen dari KPK, Bupati Ponorogo Sugiri Malah Tersandung OTT

    Ironis! Usai Asesmen dari KPK, Bupati Ponorogo Sugiri Malah Tersandung OTT

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Publik Kabupaten Ponorogo digemparkan dengan informasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko pada Jumat (07/11/2025). Operasi ini terjadi usai KPK melakukan asesmen terhadap Pemerintah Kabupaten Ponorogo pada 23 Oktober lalu di Jakarta. Bahkan, Sugiri sempat berujar bakal menindaklanjuti hasil asesmen KPK terkait pembenahan […]

    Bagikan
  • Truk Bermuatan Tepung Tergelincir Masuk Sawah, Seorang Ibu Pengendara Motor Kritis

    Truk Bermuatan Tepung Tergelincir Masuk Sawah, Seorang Ibu Pengendara Motor Kritis

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan raya Magetan–Kawedanan, tepatnya di depan SPBU Jati, Desa Mojopurno, Kecamatan Ngariboyo, Jumat (31/10/2025) siang. Sebuah truk boks bermuatan tepung terigu tergelincir di jalan licin dan menabrak seorang pengendara sepeda motor dari arah berlawanan. Korban diketahui bernama Yulia Rahmawati (52), warga Sawojajar, Kecamatan Takeran. Ia […]

    Bagikan
expand_less