Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

25 WBP Lapas Kelas 1 Madiun Terima Remisi Natal, Se-Jatim 407 WBP

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • visibility 281
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penyerahan Remisi khusus bagi warga binaan pemasyarakatan di Lapas kelas 1 madiun, Foto : Krs/Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Peringatan Hari Raya Natal tahun 2025 menjadi moment istimewa bagi 25 warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Madiun. Mereka baik Kristen maupun Protestan mendapatkan remisi atau pengurangan masa tahanan.

Secara simbolis, surat keputusan remisi diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Jawa Timur, Kadiyono kepada 2 perwakilan WBP pada Kamis (25/12/2025) di Aula Lapas Kelas 1 Madiun.

Kadiyono menjelaskan untuk di wilayah Jawa Timur, total warga binaan, baik Kristen maupun Protestant sekitar 723 warga binaan. Namun tahun ini, yang mendapatkan remisi sebanyak 407 WBP.

“Itu (penerima remisi-red) yang sudah memenuhi syarat. Baik syarat administratif maupun syarat substansif,” terangnya. 

Sebagai rincian, penerima Remisi Khusus 1 (RK1) tercatat sebanyak 401 WBP yang masih menjalani sisa masa tahanan setelah dipotong remisi. Sementara, untuk 6 WBP mendapatkan Remisi Khusus 2 (RK2) dan langsung bebas. 

“Khusus di Madiun ini, jadi jumlah remisi khusus Natal itu ada 25 narapidana yang mendapatkan. Remisi khusus itu besarannya hanya 15 hari sampai satu setengah bulan saja. Kemudian kalau yang di Lapas Pemuda Madiun yang mendapatkan hanya 19 narapidana,” ujar Kadiyono.

Image Not Found
Pembinaan ketrampilan di dalam Lapas kelas 1 Madiun, Foto : Krs/Sinergia

Menurutnya, warga binaan yang mendapatkan remisi ini harus memenuhi sejumlah persyaratan ketat. Mereka harus berkelakuan baik hingga mengikuti serangkaian kegiatan pembinaan.

“Bahwa syarat untuk mendapatkan hak bersyarat remisi, salah satunya adalah, satu itu berkelakuan baik. Yang kedua, aktif mengikuti kegiatan pembinaan. Kemudian yang ketiga, sudah menunjukkan tingkat penurunan resiko,” tegas Kadiyono.

Para warga binaan yang berkelakuan baik tercatat dalam Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN). Parameter-parameter penilaian harus dilengkapi secara menyeluruh.

“Kalau berkelakuan baik itu sudah komprehensif. Tidak melanggar aturan. Yang kedua, aktif mengikuti kegiatan pembinaan. Kalau nggak aktif ya nggak bisa. Yang ketiga, menunjukkan tingkat penurunan risiko. Ada ukuran yang diukur jadi tidak sembarangan,” imbuhnya.

Kadiyono berharap mereka yang telah mendapatkan remisi dan pembinaan ini dapat menjadi pribadi yang lebih baik. Termasuk saat nantinya mereka bebas dan kembali ke masyarakat.

“Ketika kembali ke masyarakat tidak menjadi pengulangan tindak pidana lagi. Bisa memberikan kontribusi buat masyarakat bangsa dan negara,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, juga meninjau pembinaan dan pelatihan yang diberikan Lapas Kelas 1 Madiun kepada warga binaan. Melalui pelatihan ini, mereka dapat tetap produktif dan menghasilkan pendapatan untuk keluarga meski dari balik tahanan. Pelatihan tersebut juga sebagai bekal bagi para narapidana jika nantinya mereka bebas dan bisa mengembangkan di masyarakat. (Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Keracunan MBG di SDN Kawedanan 2 Masih Diselidiki, Dinkes Lakukan Tracing ke Belasan Siswa

    Dugaan Keracunan MBG di SDN Kawedanan 2 Masih Diselidiki, Dinkes Lakukan Tracing ke Belasan Siswa

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kawedanan 2, Kabupaten Magetan, masih dalam tahap penyelidikan. Dinas Kesehatan bersama UPTD Puskesmas Kawedanan kini melakukan pelacakan terhadap sedikitnya 15 siswa yang dilaporkan mengalami keluhan kesehatan seperti mual, muntah, demam, hingga lemas. Kepala SDN Kawedanan 2, Sugeng Purwanto, menegaskan informasi […]

    Bagikan
  • Kapolres Tegaskan Larangan Balon Udara dan Petasan Usai Ledakan Maut di Ponorogo

    Kapolres Tegaskan Larangan Balon Udara dan Petasan Usai Ledakan Maut di Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Pasca insiden ledakan petasan yang menewaskan satu remaja di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Polres Ponorogo menegaskan larangan keras penerbangan balon udara liar dan penggunaan petasan selama Ramadan. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah pencegahan jauh sebelum bulan Ramadan tiba. Sosialisasi dan imbauan telah digencarkan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Tindaklanjuti 4 Program Prioritas Presiden RI Prabowo Subianto

    Pemkot Madiun Tindaklanjuti 4 Program Prioritas Presiden RI Prabowo Subianto

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menindaklanjuti empat program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat. Program tersebut diantaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih (KMP), serta pengelolaan sampah. Hal itu ditegaskan Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun (BP) usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) […]

    Bagikan
  • Melalui Pembiasaan Tiga Bahasa, SDN Purworejo 01 Geger Bentuk Karakter Siswa

    Melalui Pembiasaan Tiga Bahasa, SDN Purworejo 01 Geger Bentuk Karakter Siswa

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — SDN Purworejo 01 Geger, Kabupaten Madiun, terus berupaya menanamkan pendidikan karakter kepada peserta didiknya. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah program pembiasaan tiga bahasa, yakni Bahasa Jawa, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab. Program ini dilaksanakan setiap Selasa, Rabu, dan Kamis, diikuti oleh 136 siswa dengan pendampingan guru yang kompeten. […]

    Bagikan
  • Kasus Penganiayaan Ketua PCNU Magetan Resmi Dilaporkan ke Polisi meski Kades Kebonagung Sudah Meminta Maaf

    Kasus Penganiayaan Ketua PCNU Magetan Resmi Dilaporkan ke Polisi meski Kades Kebonagung Sudah Meminta Maaf

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Madiun resmi menindaklanjuti laporan dugaan penganiayaan terhadap Ketua PCNU Magetan, KH Susanto Khoirul Fatwa. Laporan tersebut masuk pada Minggu (07/12/2025) melalui LBH PCNU Magetan yang mendapat kuasa langsung dari korban. Kasus yang sebelumnya memicu keprihatinan kalangan Nahdliyin ini kini memasuki tahap penyelidikan. Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Agus Andi, membenarkan adanya […]

    Bagikan
  • Kepergian Mbah Bikan Gondo Wiyono, Tinggalkan Duka Mendalam di Kalangan Seniman

    Kepergian Mbah Bikan Gondo Wiyono, Tinggalkan Duka Mendalam di Kalangan Seniman

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Duka mendalam menyelimuti dunia seni dan budaya Ponorogo atas wafatnya Bikan Gondo Wiyono, maestro Reog yang dikenal sebagai pelestari sejati kesenian tradisional Ponorogo. Kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam, tak hanya bagi keluarga, tetapi juga kalangan seniman dan budayawan. Seperti yang dirasakan oleh Sudirman, budayawan sekaligus seniman Ponorogo, yang mengaku tak kuasa […]

    Bagikan
expand_less