Berita Terkini
Trending Tags

25 WBP Lapas Kelas 1 Madiun Terima Remisi Natal, Se-Jatim 407 WBP

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • visibility 241
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penyerahan Remisi khusus bagi warga binaan pemasyarakatan di Lapas kelas 1 madiun, Foto : Krs/Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Peringatan Hari Raya Natal tahun 2025 menjadi moment istimewa bagi 25 warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Madiun. Mereka baik Kristen maupun Protestan mendapatkan remisi atau pengurangan masa tahanan.

Secara simbolis, surat keputusan remisi diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Jawa Timur, Kadiyono kepada 2 perwakilan WBP pada Kamis (25/12/2025) di Aula Lapas Kelas 1 Madiun.

Kadiyono menjelaskan untuk di wilayah Jawa Timur, total warga binaan, baik Kristen maupun Protestant sekitar 723 warga binaan. Namun tahun ini, yang mendapatkan remisi sebanyak 407 WBP.

“Itu (penerima remisi-red) yang sudah memenuhi syarat. Baik syarat administratif maupun syarat substansif,” terangnya. 

Sebagai rincian, penerima Remisi Khusus 1 (RK1) tercatat sebanyak 401 WBP yang masih menjalani sisa masa tahanan setelah dipotong remisi. Sementara, untuk 6 WBP mendapatkan Remisi Khusus 2 (RK2) dan langsung bebas. 

“Khusus di Madiun ini, jadi jumlah remisi khusus Natal itu ada 25 narapidana yang mendapatkan. Remisi khusus itu besarannya hanya 15 hari sampai satu setengah bulan saja. Kemudian kalau yang di Lapas Pemuda Madiun yang mendapatkan hanya 19 narapidana,” ujar Kadiyono.

Image Not Found
Pembinaan ketrampilan di dalam Lapas kelas 1 Madiun, Foto : Krs/Sinergia

Menurutnya, warga binaan yang mendapatkan remisi ini harus memenuhi sejumlah persyaratan ketat. Mereka harus berkelakuan baik hingga mengikuti serangkaian kegiatan pembinaan.

“Bahwa syarat untuk mendapatkan hak bersyarat remisi, salah satunya adalah, satu itu berkelakuan baik. Yang kedua, aktif mengikuti kegiatan pembinaan. Kemudian yang ketiga, sudah menunjukkan tingkat penurunan resiko,” tegas Kadiyono.

Para warga binaan yang berkelakuan baik tercatat dalam Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN). Parameter-parameter penilaian harus dilengkapi secara menyeluruh.

“Kalau berkelakuan baik itu sudah komprehensif. Tidak melanggar aturan. Yang kedua, aktif mengikuti kegiatan pembinaan. Kalau nggak aktif ya nggak bisa. Yang ketiga, menunjukkan tingkat penurunan risiko. Ada ukuran yang diukur jadi tidak sembarangan,” imbuhnya.

Kadiyono berharap mereka yang telah mendapatkan remisi dan pembinaan ini dapat menjadi pribadi yang lebih baik. Termasuk saat nantinya mereka bebas dan kembali ke masyarakat.

“Ketika kembali ke masyarakat tidak menjadi pengulangan tindak pidana lagi. Bisa memberikan kontribusi buat masyarakat bangsa dan negara,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, juga meninjau pembinaan dan pelatihan yang diberikan Lapas Kelas 1 Madiun kepada warga binaan. Melalui pelatihan ini, mereka dapat tetap produktif dan menghasilkan pendapatan untuk keluarga meski dari balik tahanan. Pelatihan tersebut juga sebagai bekal bagi para narapidana jika nantinya mereka bebas dan bisa mengembangkan di masyarakat. (Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Emil Dardak : Iuran Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Wali Murid

    Emil Dardak : Iuran Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Wali Murid

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, menegaskan bahwa iuran komite sekolah tidak boleh berubah menjadi pungutan wajib yang justru membebani keluarga siswa. Pernyataan itu disampaikan Emil saat menghadiri kegiatan di Magetan, Senin (25/08/2025). Emil menilai, persoalan utama bukan pada keberadaan iuran komite, melainkan perasaan sebagian orang tua yang merasa tersisih […]

    Bagikan
  • Ironi Dunia Pendidikan, Ratusan Sekolah di Ponorogo Tidak Memiliki Kepala Sekolah

    Ironi Dunia Pendidikan, Ratusan Sekolah di Ponorogo Tidak Memiliki Kepala Sekolah

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo diketahui tidak memiliki kepala sekolah. Kekosongan ini terjadi di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Berdasarkan data dari Dindik Kabupaten Ponorogo, jumlah sekolah yang belum memiliki kepala sekolah mencapai 115 sekolah, terdiri dari 96 SD dan 19 SMP […]

    Bagikan
  • Kemeriahan Festival Jenang Candi 2025, Dari Arak-Arakan Gunungan Hingga Rebutan di Pasar Londo

    Kemeriahan Festival Jenang Candi 2025, Dari Arak-Arakan Gunungan Hingga Rebutan di Pasar Londo

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Desa Candirejo, Magetan, dipenuhi lautan manusia pada Minggu (14/9/2025). Ribuan warga berbondong-bondong mengikuti Andum Berkah Festival Jenang Candi 2025, sebuah tradisi tahunan yang selalu dinanti. Acara dimulai dengan arak-arakan gunungan berisi jenang candi, sayur-mayur hasil bumi, dan kerajinan kulit khas Magetan. Gunungan itu diarak keliling desa sebelum akhirnya dibawa ke Pasar […]

    Bagikan
  • Upacara Hari Santri di Pesantren, PCNU Magetan Serukan Solidaritas dan Persatuan

    Upacara Hari Santri di Pesantren, PCNU Magetan Serukan Solidaritas dan Persatuan

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam rangka Hari Santri Nasional yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Magetan menggelar upacara di Pondok Pesantren Raudlatul Huda. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus NU, santri, serta berbagai elemen masyarakat pada Selasa (22/10/2025). Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Magetan, Susanto Khairul Fatwa, menyampaikan bahwa tahun […]

    Bagikan
  • Kebijakan Impor Bebas Gula Dikhawatirkan Rugikan Petani, APTRI Angkat Suara

    Kebijakan Impor Bebas Gula Dikhawatirkan Rugikan Petani, APTRI Angkat Suara

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menghapus kuota impor untuk komoditas vital seperti gula mulai menimbulkan gejolak. Suara keberatan datang dari kalangan petani, khususnya yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI). Dalam sebuah pertemuan di Pabrik Gula Rejo Agung Baru, Kamis (17/4/2025), APTRI menyampaikan kecemasan mendalam. […]

    Bagikan
  • Kabur Usai Gelapkan Motor Teman, Pria Asal Sleman Ditangkap Polres Ngawi Hendak Lari ke Bali

    Kabur Usai Gelapkan Motor Teman, Pria Asal Sleman Ditangkap Polres Ngawi Hendak Lari ke Bali

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Upaya pelarian A.A warga Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berakhir di tangan petugas Satreskrim Polres Ngawi. Pria 24 tahun itu ditangkap saat hendak melarikan diri ke Bali menggunakan bus antar kota setelah diduga menggelapkan sepeda motor milik temannya. Pelaku diamankan petugas di Terminal Kertonegoro, Kabupaten Ngawi, pada Sabtu (30/5/2026). Penangkapan dilakukan setelah […]

    Bagikan
expand_less