Berita Terkini
Trending Tags

DLH Kab. Madiun Optimalkan TPS 3R Atasi Persoalan Sampah

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • visibility 315
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun mendorong pemanfaatan TPS 3R, Foto : Kriswanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Persoalan sampah menjadi permasalahan klasik ditengah pertumbuhan masyarakat dan ekonomi yang kian pesat. Volume sampah yang makin meningkat setiap harinya menyebabkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaliabu Mejayan kini overload. Untuk mengatasi hal ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun mendorong pemanfaatan TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Hal itu ditegaskan oleh Kepala DLH Kabupaten Madiun l, Muhammad Zahrowi dalam Musyawarah Desa (Musdes) Kajang Kecamatan Sawahan pada Kamis (11/9/2025). Dari catatan DLH, jumlah sampah di Kabupaten Madiun mencapai ratusan ton per hari. Jika tidak ada langkah pengelolaan yang tepat, beban TPA Kaliabu akan semakin berat.

“TPA Kaliabu memang sudah melewati kapasitas idealnya. Karena itu, kami sedang mengoptimalkan TPS 3R di beberapa kecamatan. Harapannya, sampah bisa dikelola lebih awal di tingkat masyarakat sehingga tidak semua menumpuk di TPA,” jelas M. Zahrowi.

Dengan konsep 3R, sampah rumah tangga bisa dipilah sejak dari sumber. Sampah organik seperti sisa makanan dan dedaunan diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik seperti plastik dan kertas bisa diproses untuk didaur ulang atau dijual kembali.

“Kalau ini berjalan maksimal, volume sampah yang masuk ke TPA bisa ditekan hingga 30–40 persen. Bahkan, masyarakat bisa mendapatkan manfaat ekonomi dari hasil daur ulang,” tambah Sugeng.

Optimalisasi TPS 3R tidak cukup hanya dengan penyediaan sarana. Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam mengelola sampah.

“Yang kami dorong sekarang adalah perubahan pola pikir. Jangan sampai masyarakat berpikir semua sampah cukup dibuang saja ke TPS lalu ke TPA. Mulai dari rumah tangga, harus ada kebiasaan memilah dan mengolah,” tegasnya.

Lebih lanjut, TPS 3R bisa menjadi wadah pembelajaran sekaligus pemberdayaan. “Kalau masyarakat aktif, TPS 3R tidak hanya mengurangi sampah, tapi juga menciptakan lapangan kerja baru, misalnya lewat bank sampah atau pengolahan kompos,” imbuhnya.

DLH Kabupaten Madiun berharap masyarakat ikut ambil bagian dalam pengelolaan sampah berbasis mandiri. Program TPS 3R disebut sebagai langkah penting untuk menuju Kabupaten Madiun yang lebih bersih dan sehat.

“Kalau sampah dikelola dengan baik sejak dari rumah, beban TPA Kaliabu bisa berkurang. Ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga warisan untuk anak cucu kita agar mereka tidak mewarisi persoalan sampah yang sama,” pungkas M. Zahrowi.

Kriswanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • R-APBD Magetan 2026 Cuma Dibahas 2 Hari, Banggar DPRD Pertanyakan Kinerja TAPD

    R-APBD Magetan 2026 Cuma Dibahas 2 Hari, Banggar DPRD Pertanyakan Kinerja TAPD

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Magetan Tahun Anggaran 2026 menuai sorotan tajam. Nota Keuangan R-APBD baru diserahkan Pemerintah Kabupaten Magetan kepada DPRD pada 25 November 2025. Artinya hanya dua hari sebelum batas pengesahan pada 28 November 2025. Keterlambatan ini dinilai memperburuk kualitas perencanaan anggaran dan kinerja […]

    Bagikan
  • Dugaan Korupsi Pokir DPRD Magetan Menguat, MAKI Klaim Kantongi Dua Alat Bukti dan Siap Gelar Aksi Akbar

    Dugaan Korupsi Pokir DPRD Magetan Menguat, MAKI Klaim Kantongi Dua Alat Bukti dan Siap Gelar Aksi Akbar

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik dugaan korupsi dana Pokok Pikiran (Pokir) di lingkungan DPRD Kabupaten Magetan kembali mencuat. Sorotan kini datang dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur yang mengaku telah mengantongi dua alat bukti kuat untuk mendorong perkara ini naik ke tahap penyidikan. Koordinator MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, menjelaskan bahwa kasus tersebut […]

    Bagikan
  • Jelang Lebaran, Permintaan Kue Kering Meningkat Drastis

    Jelang Lebaran, Permintaan Kue Kering Meningkat Drastis

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang Idul Fitri, permintaan kue kering mengalami peningkatan. Banyak pelanggan memesan dalam jumlah besar untuk disajikan kepada tamu dan kerabat saat perayaan Lebaran nanti. Seperti yang dialami oleh Shinta Ramadhani Puspitasari (34) warga Jalan Singosari, Kelurahan Patihan, Kota Madiun, salah seorang produsen kue kering yang kini kebanjiran pesanan menjelang Idul […]

    Bagikan
  • Keluarga Korban Tewas Laka KA Datangi Kamar Mayat RSUD Magetan

    Keluarga Korban Tewas Laka KA Datangi Kamar Mayat RSUD Magetan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta berpalang pintu menuju Stasiun Magetan, Jawa Timur, saat KA Malioboro Ekspres menabrak tujuh pemotor pada Senin (19/05/2025). Insiden tersebut menyebabkan empat orang tewas dan lima lainnya luka-luka. Pasca kecelakaan, keluarga korban mulai berdatangan ke ruang jenazah RSUD Sayidiman Magetan untuk memastikan identitas anggota keluarganya […]

    Bagikan
  • Bakal Ada Kejutan Yang Baru di PSC, Apakah Itu.?

    Bakal Ada Kejutan Yang Baru di PSC, Apakah Itu.?

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) telah menjadi magnet bagi masyarakat. Tidak hanya bagi warga Kota Madiun, namun banyak warga dari luar kota juga turut menikmati suasana PSC dengan berbagai ikon dunianya. Namun rupanya hal itu tidak membuat Maidi, Walikota Madiun terpilih sudah puas. Buktinya, PSC bakal semakin disempurnakan dengan pernak-pernik […]

    Bagikan
  • PSCP Pusat Magetan Tegaskan Legalitas Hak Merek dan Hak Cipta pada Peringatan Harlah Ke-52

    PSCP Pusat Magetan Tegaskan Legalitas Hak Merek dan Hak Cipta pada Peringatan Harlah Ke-52

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih Pusat Magetan (PSCP) memanfaatkan momentum Hari Lahir (Harlah) ke-52 untuk menegaskan legalitas hak merek dan hak cipta yang dimiliki perguruan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat identitas organisasi sekaligus menjaga kelestarian budaya pencak silat sebagai warisan bangsa. Mengusung tema “Lestarikan Budaya, Wujudkan Generasi Berprestasi”, PSCP menegaskan […]

    Bagikan
expand_less