Berita Terkini
Trending Tags

Tak Wajib tapi Penting, TKA Bisa Jadi Tiket Emas ke Dunia Kampus dan Kerja

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • visibility 50
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu kegiatan di sekolah menengah atas di ponorogo. Foto: Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas XII jenjang SMA/MA/SMK akan mulai dilaksanakan pada November 2025. Di Ponorogo, sekolah-sekolah kini tengah melakukan pendataan siswa yang berminat mengikuti program tersebut.

Kasi SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Ponorogo–Magetan, Eko Budi Santoso, menjelaskan bahwa TKA merupakan program baru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI. Tujuannya untuk mengukur capaian akademik siswa pada akhir masa studi di pendidikan menengah, namun bukan sebagai pengganti nilai kelulusan.

“Program ini sifatnya tidak wajib. Artinya, siswa bebas memilih untuk ikut atau tidak. Tapi sekolah wajib memiliki bukti administrasi berupa surat pernyataan dari orang tua siswa,” terang Eko (06/10/2025).

Menurutnya, TKA dapat menjadi tolok ukur kemampuan siswa sekaligus alat bantu dalam pemetaan mutu pendidikan di tiap sekolah. Nilai yang diperoleh juga bisa menjadi bahan seleksi saat siswa melanjutkan ke perguruan tinggi atau memasuki dunia kerja.

“Hasil TKA ini murni kemampuan siswa. Tidak ada istilah sedekah nilai. Setelah tes, mereka akan menerima sertifikat resmi yang bisa digunakan untuk keperluan akademik maupun administratif di masa depan,” jelasnya.

Eko menilai, meski belum diwajibkan, TKA memiliki manfaat strategis. Siswa yang memiliki sertifikat hasil TKA akan lebih siap menghadapi seleksi di perguruan tinggi maupun dunia kerja. “Sekarang mungkin belum terasa penting, tapi ke depan sertifikat ini bisa menjadi nilai tambah. Kalau anak tidak punya, dikhawatirkan akan kesulitan saat membutuhkan,” tambahnya.

TKA akan menguji sejumlah mata pelajaran utama, antara lain Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, serta mapel bidang sains dan teknologi maupun sosial humaniora. Hingga saat ini, sekolah-sekolah di Ponorogo masih melakukan pendataan dan sosialisasi kepada orang tua siswa untuk menentukan siapa saja yang siap mengikuti tes tersebut.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi TNI-Polri Patroli Bersama dan Bagikan Bingkisan Kepada Warga Masyarakat

    Sinergi TNI-Polri Patroli Bersama dan Bagikan Bingkisan Kepada Warga Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam upaya penguatan sinergi antar TNI-Polri, Komandan Kodim 0804/Magetan bersama Kapolres Magetan mengadakan Patroli bersama di Kecamatan Barat dan Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan Rabu (26/03/2025). Kegiatan ini bagian dari menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Magetan,. Selain untuk menjaga kondusifitas wilayah juga memberikan bingkisan […]

    Bagikan
  • Keseruan Anak-Anak Menikmati Libur Panjang Dengan Belajar Bercocok Tanam Dan Berenang

    Keseruan Anak-Anak Menikmati Libur Panjang Dengan Belajar Bercocok Tanam Dan Berenang

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Momen libur panjang peringatan Kenaikan Isa Al-Masih dimanfaatkan warga untuk berwisata bersama keluarga. Salah satu destinasi yang jadi primadona adalah Nusantara Edupark di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Tempat wisata edukatif ini dipadati ribuan pengunjung sejak 29 Mei lalu, dengan mayoritas pengunjung datang dari luar kota. Tak hanya menyuguhkan […]

    Bagikan
  • Makan Bergizi Gratis di Kota Madiun Dimulai, Sasar 3.006 Siswa

    Makan Bergizi Gratis di Kota Madiun Dimulai, Sasar 3.006 Siswa

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Madiun, Jawa Timur mulai dilaksanakan pada Senin (06/01/2025). Program ini ditujukan bagi 3.006 siswa yang tersebar di 17 sekolah mulai TK hingga SMP di Kota Madiun. TK Islam Masyithoh Kota Madiun menjadi salah satu sasaran  program unggulan dari Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden […]

    Bagikan
  • Berapa UMK Kota Madiun 2026 ? Disnaker : Belum Ada Pembahasan

    Berapa UMK Kota Madiun 2026 ? Disnaker : Belum Ada Pembahasan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pembahasan terkait penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Madiun untuk tahun 2026 belum memasuki proses resmi. Kepala Disnaker Koperasi, Usaha Mikro (KUM) Kota Madiun, Agus Siswanta, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima undangan rapat dari Dewan Pengupahan. “Belum masuk pembahasan. Masih sebatas komunikasi informal antar-pemangku kepentingan,” ujarnya pada Jumat […]

    Bagikan
  • Secara Bertahap, KAI Daop 7 Madiun Buka Pemesanan Tiket untuk Perjalanan Mulai 1 Desember 2025

    Secara Bertahap, KAI Daop 7 Madiun Buka Pemesanan Tiket untuk Perjalanan Mulai 1 Desember 2025

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara resmi telah memulai pemesanan tiket kereta api bagi keberangkatan yang dimulai pada 1 Desember 2025. Sebelumnya, penjualan tiket telah dihentikan sementara akibat adanya penyesuaian jadwal dan pola perjalanan di seluruh area operasional KAI (dari Daop 1 hingga Daop 9). Rokhmad Makin Zainul, yang menjabat […]

    Bagikan
  • 33.730 Warga Ponorogo Kaget, Kepesertaan PBI BPJS Mendadak Dicabut

    33.730 Warga Ponorogo Kaget, Kepesertaan PBI BPJS Mendadak Dicabut

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga Kabupaten Ponorogo dibuat terkejut setelah mengetahui status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan. Padahal, selama ini program tersebut menjadi tumpuan utama masyarakat kurang mampu untuk mengakses layanan kesehatan. Penonaktifan mendadak tanpa sosialisasi memadai dinilai menambah beban psikologis warga, terutama mereka yang tengah berjuang melawan penyakit. Di […]

    Bagikan
expand_less