Berita Terkini
Trending Tags

Ratusan Hektar Cengkeh Mati Diserang Bakteri, Petani Rugi Puluhan Juta

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • visibility 227
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tanaman Cengkeh milik Sumini (52) mengalami rusak terkena virus Bakteri Pembuluh Kayu Cengkeh (BPKC). Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan hektar tanaman cengkeh di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, mati akibat serangan Bakteri Pembuluh Kayu Cengkeh (BPKC). Serangan penyakit tanaman ini membuat petani mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah karena gagal panen.

Kondisi memprihatinkan itu tampak di Desa Kare, Senin (20/10/2025). Hampir seluruh pohon cengkeh di lahan warga tampak gundul tanpa daun dan buah. Sebagian bahkan sudah mengering dan mati. Bagi petani, kehilangan pohon cengkeh berarti kehilangan sumber utama penghasilan mereka.

Salah satu petani, Sumini (52), mengaku tidak bisa lagi memanen hasil kebun yang telah ia rawat bertahun-tahun. Dari 75 pohon cengkeh yang ia miliki bersama suaminya, kini hanya dua pohon yang masih hidup.

“Biasanya bisa dapat sekitar Rp. 50 juta sekali panen, tapi sekarang cuma dapat Rp. 2 juta,” kata Sumini saat ditemui di kebunnya.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta) Kabupaten Madiun, Imron Rasidi, membenarkan bahwa penyakit BPKC sulit dikendalikan.

Bakteri ini diketahui menyerang jaringan pembuluh kayu pada batang tanaman, menyebabkan gangguan penyaluran air dan nutrisi hingga tanaman layu dan mati. Kondisi ini diperparah oleh cuaca ekstrem dan kelembapan tinggi di kawasan perbukitan Madiun selatan.

“Begitu terinfeksi, pohon biasanya tidak bisa diselamatkan. Langkah terbaik adalah memotong dan membakar bagian yang terinfeksi agar tidak menular ke pohon lain,” jelas Imron.

Pemerintah daerah, lanjutnya, tengah melakukan pendataan lahan terdampak dan merencanakan pemberian bantuan bibit baru bagi petani yang kehilangan tanaman.

Meski demikian, bagi banyak petani seperti Sumini, upaya pemulihan ini tidak serta-merta menggantikan kerugian besar yang mereka alami. Mereka berharap pemerintah dapat segera menyalurkan bantuan agar bisa kembali menanam dan bertahan hidup.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pledoi Kasus Landak Jawa, Terdakwa Minta Dibebaskan

    Pledoi Kasus Landak Jawa, Terdakwa Minta Dibebaskan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kuasa hukum Darwanto, terdakwa kasus kepemilikan enam ekor Landak Jawa, menyampaikan nota pembelaan atau pledoi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun, Kamis (8/1/2026). Dalam pembelaannya, penasihat hukum meminta majelis hakim membebaskan terdakwa dari seluruh dakwaan. Pledoi dibacakan langsung oleh kuasa hukum terdakwa, Gempar Pambudi, di hadapan majelis hakim. Ia […]

    Bagikan
  • Gerebek Toko Plastik, Petugas Gabungan Temukan 12 Ribu Batang Rokok Ilegal

    Gerebek Toko Plastik, Petugas Gabungan Temukan 12 Ribu Batang Rokok Ilegal

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Sebanyak 12.236 batang rokok ilegal tanpa pita cukai diamankan Petugas gabungan dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Madiun bersama Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/1 Madiun. Puluhan ribu barang siap jual tersebut ditemukan saat pemeriksaan sebuah toko plastik di Desa Matesih, Kecamatan Jiwan, […]

    Bagikan
  • Tak Terduga! Ular Cincin Emas Ada di Gerbong KA Kertanegara, Bagaimana Bisa Masuk?

    Tak Terduga! Ular Cincin Emas Ada di Gerbong KA Kertanegara, Bagaimana Bisa Masuk?

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Suasana perjalanan Kereta Api Kertanegara relasi Purwokerto–Malang mendadak mencekam setelah seekor ular cincin emas ditemukan di dalam gerbong ekonomi, Rabu (1/4/2026) malam. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.50 WIB, tak lama setelah kereta diberangkatkan dari Stasiun Sragen. Kemunculan ular di bawah kursi penumpang di gerbong ekonomi (Eko 2) sontak memicu kepanikan. […]

    Bagikan
  • Empat Petarung MMA Kota Madiun Siap Tarung di Kejurprov Bupati Tuban Cup 2025

    Empat Petarung MMA Kota Madiun Siap Tarung di Kejurprov Bupati Tuban Cup 2025

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Empat atlet mixed martial arts (MMA) asal Kota Madiun resmi dilepas menuju Kabupaten Tuban pada Rabu (3/12). Mereka dijadwalkan tampil dalam Kejurprov Bupati Tuban Cup 2025 yang akan berlangsung pada 5–7 Desember mendatang. Ketua IBCA-MMA Kota Madiun, Armaya, menjelaskan bahwa para petarung tersebut merupakan hasil seleksi ketat yang dilakukan di […]

    Bagikan
  • Noah Angkat Pesona Alam Ponorogo Lewat Project Side/B

    Noah Angkat Pesona Alam Ponorogo Lewat Project Side/B

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pesona alam Bumi Reog kembali menjadi sorotan nasional. Kali ini giliran grup band Noah yang mempromosikan keindahan Ponorogo melalui project Side/B di kanal YouTube resmi mereka, NOAH OFFICIAL. Dalam episode ketujuh berjudul NOAH SIDE/B – Sally Sendiri (Eps. 7 Watu Semaur, Ponorogo), Ariel, Lukman, dan David menjelajahi dua destinasi wisata. Mereka […]

    Bagikan
  • Stok Ternak Melimpah, DKPP Madiun Waspadai Hewan Kurban Dari Luar Daerah

    Stok Ternak Melimpah, DKPP Madiun Waspadai Hewan Kurban Dari Luar Daerah

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun memperketat pengawasan hewan kurban, terutama ternak yang masuk dari luar daerah. Petugas  melakukan penyemprotan disinfektan di area pasar hewan. Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap fisik hewan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit hewan menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku […]

    Bagikan
expand_less