Berita Terkini
Trending Tags

PCNU Magetan Gelar Upacara 1000 Santri, Respon Pemberitaan Trans7 

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • visibility 157
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
PCNU Magetan merespon pemberitaan Trans7, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2025 di Kabupaten Magetan berlangsung khidmat dan penuh sarat makna. Berbeda dengan sebelumnya, tahun ini Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Magetan memilih menggelar Upacara 1000 Santri di Pondok Pesantren Roudhatul Huda, Desa Kedung Panji, Kecamatan Lembeyan. Hal ini sebagai simbol solidaritas dan kepedulian terhadap berbagai isu yang tengah menimpa dunia pesantren.

Tahun-tahun sebelumnya, upacara Hari Santri biasa diselenggarakan di Alun-Alun depan masjid agung Magetan. Namun kali ini dipusatkan di lingkungan pesantren agar lebih dekat dengan kehidupan para santri. Ribuan peserta tampak memenuhi halaman ponpes, mengenakan seragam putih dengan sorban hijau melambangkan kesucian dan semangat perjuangan santri.

Upacara yang dimulai sejak pukul 7 pagi itu diawali dengan pembacaan Resolusi Jihad NU 1945 dan doa bersama untuk para korban musibah. Momen ini juga menjadi ajang refleksi atas sejumlah peristiwa yang mengguncang dunia pesantren, di antaranya ambruknya bangunan musala tiga lantai di Ponpes Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, yang menewaskan puluhan orang.

Selain itu, para santri juga menyoroti tayangan program XPOSE Uncensored Trans7 yang dianggap menampilkan budaya pesantren secara tidak proporsional dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik. Tayangan tersebut sempat menuai kecaman luas di media sosial, bahkan memunculkan tagar #BoikotTrans7 sebagai bentuk protes dari komunitas santri.

Ketua PCNU Magetan, Susanto Khoirul Fatwa, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Ponpes Roudhatul Huda merupakan simbol solidaritas dan refleksi mendalam atas kondisi pesantren saat ini.

“Tahun ini kami memilih melaksanakan upacara di ponpes sebagai bentuk solidaritas terhadap musibah di Buduran dan keprihatinan atas isu-isu negatif tentang pesantren dan para kyai,” ujar Susanto usai kegiatan.

Ia menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan arahan Pengurus Besar NU yang mendorong pelaksanaan upacara di pesantren guna memperkuat kebersamaan dan semangat ke-NU-an.

“Kami juga telah menginstruksikan seluruh Majelis Wakil Cabang (MWC) NU di Magetan untuk menggelar upacara serupa di tingkat kecamatan, agar semangat Hari Santri benar-benar membumi,” tambahnya.

Sementara itu, Nur Wahid, pengasuh Ponpes Roudhatul Huda, menyampaikan rasa terima kasihnya karena ponpes yang ia asuh dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan ini.

“Terima kasih kepada PCNU Magetan atas kepercayaannya. Semoga momentum ini memperkuat solidaritas antar pondok pesantren dan semakin meneguhkan komitmen menjaga keutuhan NKRI,” ungkapnya haru.

Selain upacara, rangkaian peringatan HSN di Magetan juga diisi dengan pentas seni santri, atraksi pencak silat, serta ramah tamah makan bersama. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda nasional HSN yang tahun ini mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.”

Secara nasional, peringatan HSN juga diramaikan dengan Gerakan Nasional Cek Kesehatan Gratis, program Makan Bergizi di pesantren, serta aksi peduli lingkungan untuk menegaskan komitmen santri menjaga alam sebagai bagian dari iman.

Di akhir acara, Ketua PCNU Magetan bersama seluruh santri dan elemen pondok pesantren Nahdlatul Ulama se-Kabupaten Magetan menyampaikan pernyataan sikap resmi sebagai berikut:

1. Mengecam keras pemberitaan yang dilakukan oleh Trans7 karena dinilai tidak sesuai fakta dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

2. Mengimbau masyarakat Magetan agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh narasi yang dapat merugikan nama baik pondok pesantren serta mengganggu ukhuwah umat.

3. Menyerukan untuk menjaga kondusivitas Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia agar tetap aman, damai, serta menjadi baldatun toyyibatun warobbun ghofur.

Melalui peringatan HSN 2025 ini, PCNU Magetan menegaskan kembali peran santri sebagai penjaga tradisi, pelestari budaya, sekaligus garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah derasnya arus modernisasi.

Dengan semangat “1000 Santri Nyelamatke Budaya”, para santri Magetan menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mengingat sejarah, tetapi juga aktif membangun narasi positif demi kemajuan peradaban dunia.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Balon Udara Tanpa Awak Jatuh di Pemukiman Warga, Bara Api Menyala

    Balon Udara Tanpa Awak Jatuh di Pemukiman Warga, Bara Api Menyala

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebuah balon udara jatuh di pemukiman warga di Kelurahan Tonatan Kecamatan Kota, Ponorogo Jawa Timur pada Sabtu (07/06/2025) sekitar pukul 6.00 WIB. Jatuhnya balon udara itu terekam kamera warga dan viral di media sosial. Balon dengan tinggi sekitar 7 meter dan diameter 3 meter tersebut jatuh menimpa rumah milik Parni […]

    Bagikan
  • Gandeng BLK Madiun, Korem 081/DSJ Bekali Prajurit Keterampilan Komputer di Era Digital

    Gandeng BLK Madiun, Korem 081/DSJ Bekali Prajurit Keterampilan Komputer di Era Digital

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di tengah tuntutan pekerjaan yang semakin lekat dengan teknologi, kemampuan mengoperasikan komputer menjadi salah satu keterampilan penting bagi setiap prajurit. Menjawab kebutuhan tersebut, Korem 081/DSJ bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Madiun menggelar pelatihan komputer, bertempat di UPT BLK Madiun, Jumat (11/9/2026). Pelatihan yang telah dilaksanakan sejak sehari sebelumnya itu […]

    Bagikan
  • Perubahan Desil Picu Pengaduan Warga Magetan, Dinsos Siapkan Verifikasi Ulang

    Perubahan Desil Picu Pengaduan Warga Magetan, Dinsos Siapkan Verifikasi Ulang

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perubahan data desil kesejahteraan masyarakat memicu peningkatan pengaduan warga kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Warga yang sebelumnya berada pada desil 1 hingga 5, namun kini masuk desil di atas 5, mengeluhkan sejumlah fasilitas bantuan sosial yang menjadi tidak aktif. Kepala Dinsos Kabupaten Magetan, Elmy Kurniarto Widodo, mengatakan perubahan […]

    Bagikan
  • Muat 7 Ton Paku, Truk Terguling di Tanjakan Plaosan Diduga Ikuti Petunjuk Google Maps

    Muat 7 Ton Paku, Truk Terguling di Tanjakan Plaosan Diduga Ikuti Petunjuk Google Maps

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah truk boks bermuatan tujuh ton paku terguling di tanjakan Dusun Ngerong, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (31/10/2025) dini hari. Kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi karena sopir salah membaca arah dari aplikasi peta digital. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Peristiwa berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB. […]

    Bagikan
  • Stadion GBK Ponorogo Dikaji Jadi Lokasi Konser, Pemkab Cari Jalan Tengah antara Ekonomi dan Kualitas Rumput

    Stadion GBK Ponorogo Dikaji Jadi Lokasi Konser, Pemkab Cari Jalan Tengah antara Ekonomi dan Kualitas Rumput

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Stadion Gelora Batoro Katong (GBK) Ponorogo kembali menjadi sorotan. Pemerintah Kabupaten Ponorogo tengah mengkaji kemungkinan penggunaan stadion sebagai lokasi konser musik berskala besar. Di satu sisi, konser dinilai mampu menggerakkan perekonomian daerah. Namun di sisi lain, pemerintah juga harus menjaga kualitas rumput stadion yang baru direvitalisasi dengan standar lapangan sepak bola […]

    Bagikan
  • Musrenbang Kecamatan Dagangan 2025: Fokus Peningkatan Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Agroforestri

    Musrenbang Kecamatan Dagangan 2025: Fokus Peningkatan Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Agroforestri

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada Selasa (11/3/2025). Musrenbang yang diadakan di Gedung Panca Sakti Desa Dagangan ini memiliki makna strategis sebagai bagian dari proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Madiun Tahun 2026. Camat Dagangan, Tarji, mengungkapkan bahwa tema Musrenbang tahun ini adalah […]

    Bagikan
expand_less