Berita Terkini
Trending Tags

Dua Dapur Rumah di Magetan Roboh Dihantam Hujan Deras

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
  • visibility 229
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi dapur roboh milik Lanjar, warga RT 20/RW 04 Dusun Mbeji, Desa Plangkrongan Magetan, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan pada Rabu malam (22/10/2025) menyebabkan dua rumah warga mengalami kerusakan di bagian dapur. Selain insiden di Desa Selotinatah, Kecamatan Ngariboyo, peristiwa serupa juga terjadi di Dusun Mbeji, Desa Plangkrongan.

Dapur milik Lanjar, warga RT 20/RW 04 Dusun Mbeji, ambruk sekitar pukul 19.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meski kerugian ditaksir mencapai Rp. 20 juta. Menurut Eka Wahyudi, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Magetan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi sejak siang menjadi penyebab utama robohnya bangunan tersebut.

“Hujan turun cukup lama dan membuat struktur dapur milik Pak Lanjar tidak mampu menahan beban. Untungnya seluruh penghuni selamat,” jelas Eka.

Sekitar pukul 19.30 WIB, petugas gabungan dari TNI, Polri, dan perangkat desa langsung menuju lokasi setelah mendapat laporan dari warga. Namun karena hujan belum reda, pembersihan puing dilakukan terbatas dan akan dilanjutkan esok pagi. “Kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk tindakan lanjut malam itu. Pembersihan dan perbaikan baru bisa dilakukan pagi hari bersama warga,” tambahnya.

BPBD mencatat, rumah tersebut dihuni lima orang termasuk seorang lansia. Meski bagian dapur rusak parah, struktur utama rumah masih cukup kuat untuk ditempati sementara. Eka juga mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi bangunan tua menjelang puncak musim hujan.

“Warga sebaiknya waspada terhadap tanda-tanda kerusakan seperti retak atau kayu lapuk. Jika menemukan potensi bahaya, segera laporkan ke pihak desa, Koramil, Polsek, atau BPBD,” imbaunya.

Pihak BPBD Magetan kini terus melakukan pemantauan terhadap potensi bencana serupa di wilayah rawan, terutama di kawasan pegunungan seperti Kecamatan Poncol yang memiliki kontur tanah labil dan berisiko longsor.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perayaan Natal Jemaat GKJW di Madiun Lebih Awal, Tunjukkan Toleransi Beragama dan Solidaritas Sosial

    Perayaan Natal Jemaat GKJW di Madiun Lebih Awal, Tunjukkan Toleransi Beragama dan Solidaritas Sosial

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Puluhan jemaat Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Pepanthan Golang, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, merayakan Natal lebih awal pada Sabtu (20/12/2025). Perayaan yang mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” ini berlangsung penuh khidmat, dengan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk mereka yang berasal dari latar belakang agama […]

    Bagikan
  • Kualitas dan Nilai Gizi Menu MBG Kerap Diprotes Warga, Ini Langkah Pemkot Madiun

    Kualitas dan Nilai Gizi Menu MBG Kerap Diprotes Warga, Ini Langkah Pemkot Madiun

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan dari masyarakat. Di Kota Madiun, sejumlah orang tua siswa penerima manfaat mempertanyakan kelayakan menu yang diberikan dalam program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut. Keluhan yang muncul sebagian besar berkaitan dengan kualitas bahan baku dan kesesuaian menu dengan anggaran yang beredar di masyarakat. […]

    Bagikan
  • Periksa 2 Orang Terkait Benda Mencurigakan, Kapolres Madiun : Isi Kardus Itu Petasan

    Periksa 2 Orang Terkait Benda Mencurigakan, Kapolres Madiun : Isi Kardus Itu Petasan

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jajaran Polres Madiun bersama tim Gegana Satbrimob Polda Jatim melakukan pemeriksaan terhadap 2 orang yang berkaitan dengan benda mencurigakan diduga berisi bahan peledak menyerupai bom. Diketahui, benda mencurigakan itu ditemukan di sekitar Exit Tol Dumpil Kecamatan/Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada Rabu (29/1/2025) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Tim Gegana […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Maut di Ngawi: Bus Hantam Pikap, Satu Tewas, Sopir Bus Kabur!

    Kecelakaan Maut di Ngawi: Bus Hantam Pikap, Satu Tewas, Sopir Bus Kabur!

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 102
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ngawi-Solo, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Minggu (5/1/2025) pagi. Bus PT Madjoe Muda Mandiri jurusan Jakarta-Ponorogo menabrak mobil pikap bermuatan burung. Akibat kecelakaan ini, pengemudi pikap tewas di tempat, sementara dua penumpangnya mengalami luka-luka. Pengemudi pikap, Supii (52), warga Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, […]

    Bagikan
  • Kantor Lapangan Pemkot Madiun Hadir di THD, Pelayanan Masyarakat Makin Dekat dan Cepat

    Kantor Lapangan Pemkot Madiun Hadir di THD, Pelayanan Masyarakat Makin Dekat dan Cepat

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus berinovasi dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kali ini, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama Wali Kota Madiun membuka kantor lapangan di Taman Hijau Demangan (THD), Senin (21/4/2025). Peresmian kantor lapangan tersebut ditandai dengan pemotongan pita dan pemecahan kendi oleh Wali Kota Madiun, Maidi.  Maidi menyampaikan bahwa […]

    Bagikan
  • Pedagang Kuliner Keluhkan Kenaikan HET LPG 3 Kg

    Pedagang Kuliner Keluhkan Kenaikan HET LPG 3 Kg

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo| Kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kilogram mulai dirasakan pedagang kuliner di Kabupaten Ponorogo. Mereka mengaku keberatan karena kenaikan ini membuat keuntungan semakin menipis. Siti Murbiah, pedagang gorengan di Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Kota, Ponorogo, menyebutkan harga LPG di tingkat pengecer kini mencapai Rp20 ribu per tabung.  “Keuntungan jadi berkurang. Kalau […]

    Bagikan
expand_less