Berita Terkini
Trending Tags

Pembangunan Relokasi Pasar Hewan Pahingan Magetan Hampir Rampung

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • visibility 186
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pembangunan Pasar Hewan Maospati pindahan Pasar Pahingan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Pembangunan Pasar Hewan Maospati yang menjadi tempat relokasi dari Pasar Hewan Pahingan Maospati kini memasuki tahap akhir. Proyek yang berada di belakang Puskesmas Maospati tersebut telah mencapai progres sekitar 88 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada Desember 2025 mendatang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan, Sucipto, menjelaskan bahwa pemindahan pasar dilakukan karena lokasi lama di kawasan dekat Kampus 5 Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sudah tidak layak dan terlalu padat. Selain itu, pemindahan juga bertujuan untuk mengurai kemacetan saat hari pasaran Pahing.

“Untuk Pasar Hewan Maospati itu kan pindahan Pasar Pahingan yang dekat dengan Kampus 5 UNESA. Kenapa pasar itu kami pindah, karena pertama kedekatannya dengan kampus, yang kedua tempatnya sudah tidak layak karena terlalu ramai. Jadi pasar kami pindah di belakang Puskesmas Maospati, dekat Totog,” jelas Sucipto ditemui di kantornya, Jumat (24/10/2025).

Ia menambahkan, pembangunan pasar hewan baru ini masih jauh dari sempurna karena keterbatasan anggaran. Tahun ini, pemerintah daerah hanya mengalokasikan dana sekitar Rp. 680 juta, sedangkan idealnya pembangunan pasar hewan membutuhkan anggaran antara Rp.3 miliar – Rp. 4 miliar.

“Pembangunan saat ini sudah 88 persen dan dananya memang masih jauh dari ideal. Target kami Desember nanti sudah bisa beroperasi, meski belum sempurna. Untuk tahun ini fokusnya memindahkan aktivitas pasar hewan dari lokasi lama,” terangnya.

Pasar hewan baru tersebut dirancang untuk menampung sekitar 200–300 ekor kambing dan sekitar 40 ekor sapi setiap kali pasaran Pahing berlangsung. Fasilitas dasar seperti patok sapi dan kambing, area bongkar muat hewan, serta toilet umum telah disiapkan pada tahap awal.

“Untuk lantainya masih tanah, kami padatkan saja dulu. Kemudian akses jalan, atap, penghijauan, pagar, dan fasilitas umum lainnya akan kami lengkapi secara bertahap pada tahun berikutnya,” imbuh Sucipto.

Sementara itu, lokasi lama Pasar Hewan Pahingan di sekitar Kampus 5 UNESA kini sedang disulap menjadi pusat kuliner (foodcourt). Proyek tersebut bertujuan mendukung aktivitas ekonomi warga serta mahasiswa kampus sekitar.

“Di pasar yang lama sudah kami buatkan foodcourt untuk menunjang anak-anak Kampus 5 UNESA. Diharapkan bisa mengurai kemacetan saat hari pasaran, dan juga menjadi ruang ekonomi baru bagi warga sekitar,” tutupnya.

Dengan beroperasinya Pasar Hewan Maospati di lokasi baru nanti, pemerintah Kabupaten Magetan berharap aktivitas perdagangan hewan dapat berjalan lebih tertib, nyaman, dan tetap menjadi penggerak ekonomi rakyat di kawasan Maospati dan sekitarnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petasan Rakitan Meledak di Ponorogo, 5 Remaja Luka-Luka Dilarikan ke Rumah Sakit

    Petasan Rakitan Meledak di Ponorogo, 5 Remaja Luka-Luka Dilarikan ke Rumah Sakit

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ledakan petasan rakitan menggemparkan warga Jalan Irawan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Kamis dini hari (29/05/2025). Ledakan tersebut berasal dari salah satu rumah warga. Akibat peristiwa ini lima remaja mengalami luka bakar serius. Suara ledakan yang cukup keras berasal dari rumah milik seorang warga bernama Ismi. Diduga ledakan […]

    Bagikan
  • Disiplin Menabung Lewat Undian Simarmas Brio

    Disiplin Menabung Lewat Undian Simarmas Brio

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Suasana meriah menyelimuti halaman Gedung Kampung Pesilat Kabupaten Madiun pada Minggu sore (19/10/2025). Ratusan nasabah dan pegawai Bank Madiun antusias menyaksikan penarikan hadiah utama program Simarmas Brio yang berhadiah satu unit mobil Honda Brio. Direktur Utama Perumda BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun, Velly Murdianto, menjelaskan bahwa program Simarmas Brio bukan sekadar […]

    Bagikan
  • Trotoar Diperlebar, Disperkim Pindahkan Sementara Tanaman Jalan Pahlawan

    Trotoar Diperlebar, Disperkim Pindahkan Sementara Tanaman Jalan Pahlawan

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penataan kawasan Jalan Pahlawan, Kota Madiun, kembali berjalan. Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) mulai melakukan perapian taman serta pemangkasan pohon di sisi barat jalan utama tersebut sebagai bagian dari persiapan pelebaran trotoar. Kepala Bidang Prasarana Utilitas Umum, Pertamanan, PJU, dan Pemakaman Disperkim, Andi Anto, menjelaskan bahwa kegiatan penataan dimulai […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Gelontor Rp. 180 Miliar di Bidang Sosial, Tekan Kemiskinan Ekstrem

    Pemprov Jatim Gelontor Rp. 180 Miliar di Bidang Sosial, Tekan Kemiskinan Ekstrem

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) per Maret 2024 tercatat, pada tahun 2020 kemiskinan ekstrem di Provinsi Jawa Timur mencapai 4,40 persen atau 1.812.210 jiwa penduduk. Sementara per Maret 2024, kemiskinan ekstrem Jawa Timur berada di angka 0,66 persen atau 268.645 jiwa penduduk. Kesuksesan Jatim dalam menurunkan angka kemiskinan […]

    Bagikan
  • Angka Kemiskinan Madiun Turun, Kok Jumlah Penduduk Miskin Bertambah ?

    Angka Kemiskinan Madiun Turun, Kok Jumlah Penduduk Miskin Bertambah ?

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun merilis perkembangan terbaru indikator kemiskinan. Meski persentase penduduk miskin kembali turun, jumlah penduduk miskin justru meningkat. Kepala BPS Kabupaten Madiun, Wisma Eka Nurcahyanti, menjelaskan faktor di balik dinamika tersebut. Pada Maret 2025, persentase penduduk miskin di Kabupaten Madiun tercatat 10,40 %, menurun dari 10,63 % […]

    Bagikan
  • Tak Cukup Jual Bahan Mentah, Khofifah Minta Petani Hutan Garap Hilirisasi Produk

    Tak Cukup Jual Bahan Mentah, Khofifah Minta Petani Hutan Garap Hilirisasi Produk

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan hilirisasi produk perhutanan sosial untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil hutan yang dikelola masyarakat. Menurutnya, produk perhutanan sosial tidak cukup hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi harus diolah agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi. Pesan itu disampaikan Khofifah saat […]

    Bagikan
expand_less