Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Waspadai Bencana Hidrometeorologi, BPBD Ponorogo Ingatkan Masyarakat Kesiapsiagaan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 229
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Hujan dan angin kencang menerjang daerah Ponorogo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mencatat delapan kejadian bencana selama sepekan terakhir, terhitung sejak 21 – 27 Oktober 2025. Rinciannya, enam peristiwa tanah longsor dan dua bencana akibat cuaca ekstrem.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan bahwa dari enam kejadian longsor di Bumi Reog, lima di antaranya menimpa rumah warga. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Selain itu, satu kejadian longsor juga menyebabkan talud jalan poros di Kecamatan Sawoo ambrol. Berdasarkan data BPBD, peristiwa tanah longsor terjadi di Desa Tempuran dan Desa Sawoo di Kecamatan Sawoo, Desa Wagir Kidul di Kecamatan Pulung, Desa Wonodadi di Kecamatan Ngrayun, serta Desa Pupus di Kecamatan Ngebel.

Sementara itu, bencana cuaca ekstrem dilaporkan terjadi di Desa Karangan dan Desa Sambirejo di Kecamatan Balong, serta Desa Sempu di Kecamatan Ngebel.

Image Not Found
Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, Foto : Ega Patria – Sinergia

“Pada awal musim penghujan ini memang sering terjadi cuaca ekstrem yang disertai angin kencang dan hujan lebat. Kombinasi tersebut sering kali memicu tanah longsor, terutama di daerah lereng yang sebelumnya kering. Angin kencang juga menyebabkan banyak pohon tumbang,” ujar Masun, Selasa (28/10/2025).

Masun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang tinggal di kawasan perbukitan atau lereng. Ia menekankan pentingnya menjaga sistem drainase agar tidak tersumbat.

“Jika drainase tidak berfungsi dengan baik, air hujan akan meresap ke dalam tanah dan membuat struktur tanah menjadi gembur. Akibatnya, ikatan antarbutir tanah melemah dan berpotensi menyebabkan longsor,” jelasnya.

Menurutnya, faktor utama penyebab longsor bukan hanya kemiringan lereng, tetapi juga buruknya sistem drainase di sekitar pemukiman.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perwosi Kota Madiun Gelar Single Event Pencak Silat Solo Kreatif untuk Atlet Muda

    Perwosi Kota Madiun Gelar Single Event Pencak Silat Solo Kreatif untuk Atlet Muda

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dalam upaya menjaring dan membina atlit-atlit pencak silat sejak usia dini, Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kota Madiun menggelar ajang Single Event Pencak Silat Solo Kreatif di GOR Tenis Kota Madiun, Sabtu (19/07/2025). Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi bagi anak-anak pecinta silat yang terbagi dalam dua kategori usia, yaitu […]

    Bagikan
  • Bangun Asa Anak Yatim, Korem 081/DSJ Renovasi Panti Asuhan Kanzul Huda

    Bangun Asa Anak Yatim, Korem 081/DSJ Renovasi Panti Asuhan Kanzul Huda

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Bangunan Panti Asuhan Kanzul Huda di Desa Gundik, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, selama ini berdiri dalam keterbatasan. Dinding yang mulai lapuk dan fasilitas yang jauh dari memadai menjadi saksi keseharian anak-anak yatim piatu dan dhuafa yang tinggal di dalamnya. Di tengah kondisi itu, anak-anak tetap menjalani hari-hari mereka dengan sederhana. Mereka […]

    Bagikan
  • Papan Nama Stasiun Magetan Rusak, DPUPR : Kalau Ingin Diungkap, Menjadi Ranah Penegak Hukum

    Papan Nama Stasiun Magetan Rusak, DPUPR : Kalau Ingin Diungkap, Menjadi Ranah Penegak Hukum

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kerusakan papan nama “STASIUN MAGETAN” di area depan stasiun yang viral di media sosial akhirnya mendapat tanggapan dari Pemerintah Kabupaten Magetan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan menduga kerusakan tersebut akibat aksi vandalisme oleh pihak tidak bertanggung jawab. Video kondisi papan nama yang rusak sebelumnya ramai beredar di […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Ajak Stakeholder Tangani Persoalan Sampah

    Wali Kota Madiun Ajak Stakeholder Tangani Persoalan Sampah

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengadakan kegiatan “Coffee Morning” bersama Wali Kota Maidi, jajaran Forkopimda, DPRD, serta perwakilan dari rumah sakit, perbankan, media, dan pelaku usaha. Acara ini berlangsung pada Selasa (05/08/2025) di Kayana Ballroom, Votel Kartika Madiun. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maidi menyinggung sejumlah isu krusial yang tengah dihadapi kota, […]

    Bagikan
  • Momentum Imlek 2577 Kongzili, Pemesanan Tiket KAI Daop 7 Madiun Terus Bertambah

    Momentum Imlek 2577 Kongzili, Pemesanan Tiket KAI Daop 7 Madiun Terus Bertambah

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pada periode libur panjang Imlek 13–17 Februari 2026, KAI Daop 7 Madiun mencatat peningkatan jumlah penumpang. Hingga Sabtu (14/2/2026) siang, total pemesanan tiket mencapai 23.123 pelanggan, sementara jumlah kedatangan penumpang tercatat 24.216 pelanggan. Angka tersebut masih berpotensi bertambah karena penjualan tiket terus berlangsung. Khusus pada Jumat (13/2/2026), volume penumpang naik […]

    Bagikan
  • Penerimaan Jaspel Berbeda Antar Pegawai, Plt Direktur RSUD Caruban Madiun Membuka Rumusnya

    Penerimaan Jaspel Berbeda Antar Pegawai, Plt Direktur RSUD Caruban Madiun Membuka Rumusnya

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Anggaran jasa pelayanan (Jaspel) kesehatan RSUD Caruban Kabupaten Madiun tahun 2026 mencapai sekitar Rp38 miliar. Namun, dana tersebut tidak dibagikan secara rata kepada seluruh pegawai karena besaran yang diterima masing-masing tenaga kesehatan ditentukan berdasarkan indeks dan pendapatan pelayanan. Plt Direktur RSUD Caruban, dr Selly Fitriani, menjelaskan pembagian Jaspel mengacu pada ketentuan […]

    Bagikan
expand_less