Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Ratusan Tahun Terjaga, Tradisi “Kawin Air” Warisan Sakral dari Carangrejo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • visibility 286
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tradisi kawin Air masih dipertahankan warga desa carangrejo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Di tengah derasnya arus modernisasi, warga Desa Carangrejo, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, masih teguh menjaga sebuah tradisi tua yang sarat makna: Kawin Air. Upacara ini bukan sekadar ritual tahunan, tetapi menjadi simbol hubungan harmonis antara manusia dan alam. Sebuah warisan spiritual yang telah bertahan selama ratusan tahun.

Pagi itu, Jumat (31/10/2025), suasana Bendungan Somorobangun di Desa Biting, Kecamatan Badegan, tampak ramai. Ratusan warga berjalan beriringan, sebagian membawa kendi tanah liat berisi air dari sungai, sebagian lainnya membawa sesaji. Tua muda berbaur dalam khidmat, menapak jejak leluhur mereka yang sejak lama meyakini air sebagai sumber kehidupan yang harus dijaga dan disyukuri.

Ritual Kawin Air dimulai dengan doa bersama dan kenduri sederhana. Setelah itu, air dari aliran Sungai Somorobangun diambil dengan kendi, lalu dibawa ke Desa Carangrejo untuk “dikawinkan” dengan air dari Sendang Beji. Prosesi ini dipercaya sebagai simbol penyatuan dua sumber kehidupan yang memberikan berkah bagi pertanian dan kelangsungan hidup warga.

“Ini adalah tradisi mengawinkan dua sumber mata air, yaitu Sungai Somorobangun dan Sendang Beji. Sebelum pengairan dilakukan, warga mengadakan kenduri sebagai bentuk rasa syukur dan doa agar selalu diberi kelancaran serta kehidupan,” tutur Muhammad Mukhlis, salah satu petani Carangrejo, sambil menata kendi di pinggir sendang.

Menurut warga, asal-usul tradisi ini berakar dari legenda Mbah Doblang, tokoh yang dipercaya membawa tongkat sakti dari Sungai Somorobangun hingga ke Carangrejo. Dari seretan tongkat itu, konon muncullah aliran air yang menyuburkan desa.

“Dulu daerah sini masih hutan. Tapi karena Mbah Doblang membawa pulang tongkat mistiknya, muncullah sungai. Dari situ, warga mendapat pengairan dari Somorobangun. Sekarang dimodifikasi, dikawinkan dengan Embung Beji agar semakin membawa berkah,” jelas Kamsun, Kepala Desa Carangrejo.

Bagi warga Carangrejo, air bukan sekadar sumber penghidupan, tetapi juga simbol keseimbangan dan kesucian. Melalui Kawin Air, mereka belajar untuk tidak hanya mengambil dari alam, tetapi juga memberi penghormatan atas berkah yang diterima.

Kini, di tengah gempuran perubahan zaman, tradisi Kawin Air terus dijaga. Setiap tetes air yang “dikawinkan” menjadi pengingat bahwa keberlanjutan hidup manusia bergantung pada bagaimana ia memperlakukan alam.

Tradisi ini bukan hanya warisan budaya, melainkan juga doa panjang yang mengalir dari masa ke masa, dari tangan para leluhur hingga ke generasi hari ini — agar Carangrejo tetap subur, lestari, dan penuh berkah.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memasuki Tahun Ajaran baru, Penjahit di Kota Madiun Kebanjiran Pesanan Seragam Sekolah

    Memasuki Tahun Ajaran baru, Penjahit di Kota Madiun Kebanjiran Pesanan Seragam Sekolah

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tahun ajaran baru 2025/2026 membawa berkah tersendiri bagi para penjahit di Kota Madiun. Salah satunya dirasakan oleh Sri Purwantini (39), penjahit rumahan yang tinggal di Jalan Terate Gang Tengah, RT 18 RW 06, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman. Sejak awal tahun ajaran baru, ia mengaku kebanjiran pesanan seragam sekolah dari berbagai […]

    Bagikan
  • Permudah Akses Antar Desa, TNI AD Bangun 4 Jembatan Di Ponorogo

    Permudah Akses Antar Desa, TNI AD Bangun 4 Jembatan Di Ponorogo

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Upaya meningkatkan aksesibilitas masyarakat pedesaan terus dilakukan. TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0802 Ponorogo mulai membangun empat jembatan di sejumlah wilayah, guna mempermudah mobilitas warga antar desa, Senin (30/3/2026). Salah satu lokasi pembangunan berada di Desa Belang, Kecamatan Bungkal. Selama ini, warga setempat harus menyeberangi sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi […]

    Bagikan
  • Breaking News ! KRL Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

    Breaking News ! KRL Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Sinergia | Bekasi — Kecelakaan serius melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Dari informasi yang dihimpun, insiden bermula saat KRL tujuan Bekasi terpaksa berhenti akibat adanya kendaraan mogok di perlintasan rel dekat stasiun. Dalam kondisi tersebut, KA Argo Bromo Anggrek yang […]

    Bagikan
  • Warga Kota Madiun Taat Bayar Pajak, Pemkot Apresiasi dan Terus Gencarkan Sosialisasi

    Warga Kota Madiun Taat Bayar Pajak, Pemkot Apresiasi dan Terus Gencarkan Sosialisasi

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengapresiasi kesadaran warga dalam membayar pajak, khususnya pajak kendaraan bermotor. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak merupakan bagian penting dari kontribusi terhadap pembangunan daerah. “Orang Kota Madiun taat bayar pajak, khususnya kendaraan, karena uang pajak itu untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar […]

    Bagikan
  • Danrem Untoro Resmikan Masjid Al Hikmah di Tengah Relokasi Korban Longsor Ngetos

    Danrem Untoro Resmikan Masjid Al Hikmah di Tengah Relokasi Korban Longsor Ngetos

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Harapan warga Dusun Wonoasri, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk untuk memiliki tempat ibadah yang layak akhirnya terwujud. Masjid Al Hikmah yang pembangunannya sempat terhenti, kini berdiri kokoh dan telah dapat digunankan.  Peresmian masjid tersebut dilakukan oleh Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita, […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Tinjau Pos Pantau dan Pos Pelayanan Mudik Lebaran 2025

    Bupati Madiun Tinjau Pos Pantau dan Pos Pelayanan Mudik Lebaran 2025

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sepekan jelang hari raya Idul Fitri 1446 H, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, melakukan peninjauan pos pantau dan pos pelayanan arus mudik Lebaran 2025 pada Selasa sore (25/03/2025). Pos pantau dan pelayanan yang ditinjau diantaranya Jiwan, Dumpil, Caruban serta Saradan. Bupati dan […]

    Bagikan
expand_less