Berita Terkini
Trending Tags

DPRD dan Pemkot Madiun Bahas APBD 2026, Walikota Maidi Tetap Optimistis Hadapi Penurunan TKD Rp183,4 Miliar

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
  • visibility 48
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rapat paripurna DPRD Kota Madiun membahas Rancangan APBD 2026 bersama Pemkot Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, Jumat (31/10/2025). Dalam rapat tersebut, seluruh fraksi DPRD menyoroti penurunan signifikan pada transfer keuangan daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang mencapai Rp. 183,4 miliar.

Meskipun demikian, Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa Pemkot Madiun tetap optimistis dalam menghadapi kondisi fiskal tersebut. Menurutnya, situasi ini justru menjadi momentum bagi daerah untuk menggali potensi ekonomi lokal secara lebih maksimal.

“Kita ikuti aturan pusat. Saya justru berterima kasih kalau seperti ini karena bisa menggali potensi daerah melalui beberapa jurus. Saya optimistis Kota Madiun tetap kuat. Yang penting kebutuhan dasar wajib tidak boleh ditinggalkan, itu harus didahulukan. Setelah itu baru efisiensi di sektor lain tanpa mengganggu kebutuhan wajib,” ujar Maidi.

Wali kota menambahkan, meski terjadi pemangkasan dana transfer, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Madiun justru menunjukkan tren positif. Kenaikan PAD tersebut didukung oleh meningkatnya investasi dan sektor wisata.

“PAD kita naik, sekarang sudah mencapai 295. Ini naik karena investor kita banyak, pajak meningkat, dan yang terpenting pajak ini bisa membantu masyarakat kecil,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Sutardi, menjelaskan bahwa rapat paripurna kali ini merupakan tahap awal untuk mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota keuangan yang sebelumnya telah disampaikan oleh wali kota. Selanjutnya, pembahasan lebih detail akan dilakukan di tingkat komisi dan badan anggaran (Banggar) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kami akan membahas secara mendalam di tingkat komisi dan Banggar untuk memastikan penyesuaian anggaran akibat pemangkasan TKD ini tepat sasaran. Skala prioritas harus benar-benar difokuskan pada kesejahteraan masyarakat,” ungkap Sutardi.

Ia menambahkan, DPRD telah menjadwalkan rangkaian rapat pembahasan bersama OPD hingga pertengahan November 2025. Dalam kurun waktu dua minggu ke depan, agenda rapat dengar pendapat (RDP) dan sinkronisasi akan dipadatkan agar pembahasan APBD bisa rampung sesuai jadwal.

“Harapan kami, meskipun keuangan menurun, alokasi anggaran tetap bisa tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.

Surya – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • KORPRI Bagikan 978 Paket Beras untuk Ojek dan Pekerja Informal di Magetan

    KORPRI Bagikan 978 Paket Beras untuk Ojek dan Pekerja Informal di Magetan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idulfitri, KORPRI Kabupaten Magetan menyalurkan 978 paket beras kepada para pekerja sektor informal seperti ojek online, ojek konvensional, jasa gendong, dan tukang parkir. Program ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Magetan dan menjadi bagian dari gerakan sosial Korpri Peduli. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, mengatakan bahwa bantuan […]

    Bagikan
  • Pasien DBD di RS Muslimat Ponorogo Terus Bertambah

    Pasien DBD di RS Muslimat Ponorogo Terus Bertambah

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Rumah Sakit Muslimat Ponorogo mencatat lonjakan jumlah pasien demam berdarah dengue (DBD) sejak awal Januari 2025. Hingga saat ini, 14 pasien telah dirawat akibat penyakit dari gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut. Salah satu pasien, Muhammad Hilman, menceritakan pengalamannya dirawat di rumah sakit setelah mengalami demam tinggi selama beberapa hari. “Setelah […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Maidi Dinobatkan Jadi Warga Kehormatan Muda Korps Brimob

    Wali Kota Madiun Maidi Dinobatkan Jadi Warga Kehormatan Muda Korps Brimob

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Sidoarjo – Jika biasanya Wali Kota Madiun, Maidi memakai Pakaian Dinas Harian (PDH) Kheki atau baju Korpri, namun berbeda kali ini. Seragam korps Brigadir Mobil (Brimob) melekat saat menghadiri HUT ke-80 di Mako Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satuan Brigade Mobil Polda Jatim, Jumat (14/11). Bukan tanpa alasan, Walikota Maidi mendapatkan penghargaan sebagai Warga […]

    Bagikan
  • Sepotong Cerita di Balik OTT KPK yang Menjerat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

    Sepotong Cerita di Balik OTT KPK yang Menjerat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Suasana di kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mendadak berubah mencekam pada Jumat (7/11/2025) sore. Sejumlah saksi mata mengisahkan detik-detik kedatangan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Menurut penuturan seorang saksi yang enggan menyebutkan nama, hanya beberapa jam setelah Bupati Sugiri […]

    Bagikan
  • Diduga Penyakit Bawaan Kambuh, Pencari Rumput Tewas di Waduk Pondok Ngawi

    Diduga Penyakit Bawaan Kambuh, Pencari Rumput Tewas di Waduk Pondok Ngawi

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 48
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Seorang pencari rumput, Talam (63), warga Desa Kenongorejo, Kecamatan Bringin, Ngawi, ditemukan tewas setelah terjatuh ke dalam Waduk Pondok pada Senin siang 6/1/2025. Kematian korban diduga disebabkan oleh kambuhnya penyakit bawaan yang dideritanya. Menurut Waidi (52), tetangga korban, kejadian bermula ketika Talam, bersama istrinya dan seorang tetangga lainnya, pergi mencari rumput dengan […]

    Bagikan
  • Perbaiki Jaringan Internet, Teknisi Wifi Tewas Tersengat Listrik di Magetan

    Perbaiki Jaringan Internet, Teknisi Wifi Tewas Tersengat Listrik di Magetan

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang teknisi jaringan wifi asal Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah tersengat listrik saat memperbaiki jaringan internet di atap rumah warga di Kelurahan Parang, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Rabu (21/05/2025). Korban diketahui bernama Siswanto. Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB ketika korban bersama tiga rekannya tengah memperbaiki jaringan […]

    Bagikan
expand_less