Berita Terkini
Trending Tags

Hasil Uji Kasus Dugaan Keracunan MBG di Magetan, Diduga Ada Bakteri dari Alat Masak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 70
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tempat makan MBG, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Hasil uji laboratorium terkait kasus dugaan keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa belasan siswa di SDN 2 Kediren, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, akhirnya terungkap. Pemerintah setempat memastikan tidak ada kandungan bakteri berbahaya dalam makanan yang dikonsumsi siswa. Namun hasil uji ditemukan indikasi kuat adanya kontaminasi dari alat masak yang digunakan dalam proses pengolahan.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Magetan, Muchtar Wahid, membenarkan hasil tersebut setelah menerima laporan resmi dari Dinas Kesehatan dan Satgas Pengawasan MBG. “Dari hasil laboratorium, memang tidak ditemukan bakteri penyebab keracunan. Namun, ada dugaan kontaminasi yang berasal dari peralatan masak. Karena itu, kami merekomendasikan agar seluruh alat masak memenuhi standar SNI dan higienitas,” jelasnya, Senin (3/11/2025).

Berdasarkan hasil analisis laboratorium, makanan yang disajikan untuk siswa tidak mengandung bakteri berbahaya seperti E-coli maupun Salmonella. Namun, tim menemukan kemungkinan adanya kontaminasi yang berasal dari alat masak yang diduga tidak memenuhi standar kebersihan.

“Kemungkinan besar sumber masalah bukan dari bahan makanannya, tetapi dari alat masak yang kurang higienis. Jadi ke depan, kami tekankan agar peralatan pengolahan harus benar-benar sesuai dengan standar kesehatan,” tutur Muchtar.

Sebagai tindak lanjut, Satgas Pengawasan MBG yang terdiri atas unsur kesehatan, keamanan pangan, dan pengawasan mutu akan segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap proses penyediaan makanan.

“Kami menunggu laporan lengkap dari Satgas. Semua pihak sudah bergerak agar pengawasan terhadap program MBG bisa lebih ketat dan menyeluruh,” tambahnya.

Muchtar menegaskan, pemerintah tidak akan menghentikan program Makan Bergizi Gratis tersebut. Sebaliknya, program akan diperkuat melalui peningkatan standar kebersihan dapur serta pemeriksaan rutin terhadap peralatan masak di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sementara itu, seluruh siswa SDN 2 Kediren dan MI Nurul Dholam yang sempat mengalami mual dan pusing usai menyantap makanan MBG telah dinyatakan pulih. Tidak ada siswa yang memerlukan perawatan inap. “Anak-anak langsung pulang setelah menjalani observasi. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak agar lebih memperhatikan kebersihan alat masak,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Magetan juga telah menyampaikan laporan resmi hasil investigasi dan uji laboratorium tersebut kepada Kementerian Kesehatan sebagai bentuk tindak lanjut atas dugaan keracunan pangan di wilayahnya. “Setiap ada kejadian seperti ini, kami wajib melaporkannya ke pemerintah pusat. Saat ini seluruh proses berjalan sesuai prosedur,” tutup Muchtar. (Nanto/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pagelaran Reog Obyog Diprakarsai DPRD Ponorogo Pukau Wisatawan dari Korea

    Pagelaran Reog Obyog Diprakarsai DPRD Ponorogo Pukau Wisatawan dari Korea

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Riuh tepuk tangan membahana di Alun-alun Ponorogo, Rabu (06/08/2025) malam, saat dentuman kendang dan lengkingan terompet Reog membelah suasana. Di antara ribuan pasang mata yang terpaku pada panggung terbuka Reog Obyok, ada 4 wisatawan asal Korea Selatan yang tak bisa menyembunyikan rasa kagum mereka. Keempat relawan muda asal Negeri Ginseng itu, […]

    Bagikan
  • Pemangkasan Dana Transfer 2026, Ini Langkah Pemkab Magetan

    Pemangkasan Dana Transfer 2026, Ini Langkah Pemkab Magetan

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan harus bersiap dalam menghadapi penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat pada tahun anggaran 2026. Pemangkasan anggaran ini mendorong Pemkab agar menyiapkan langkah efisiensi yang strategis di berbagai sektor agar keuangan daerah tetap stabil. Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Magetan, Muhtar Wakid, mengungkapkan bahwa berdasarkan […]

    Bagikan
  • UMK Kabupaten Madiun 2026 Ditetapkan Rp. 2,55 Juta

    UMK Kabupaten Madiun 2026 Ditetapkan Rp. 2,55 Juta

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 616
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Upah Minimum Kabupaten (UMK) Madiun tahun 2026 resmi naik. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menetapkan UMK Kabupaten Madiun sebesar Rp 2.553.221, naik Rp 152.900 atau sekitar 6,37 persen dibanding tahun 2025. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025 tentang UMK kabupaten/kota di Jawa Timur tahun 2026. Pada tahun […]

    Bagikan
  • Musrenbang Kecamatan Wungu Menjaring Aspirasi dan Prioritas Pembangunan Masyarakat

    Musrenbang Kecamatan Wungu Menjaring Aspirasi dan Prioritas Pembangunan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Wungu digelar di kantor kelurahan munggut pada Rabu (12/3/2025). Sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 mengenai sistem perencanaan pembangunan nasional, forum tahunan ini bertujuan untuk menggali berbagai permasalahan yang ada di 14 desa dan kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Wungu. Musrenbang […]

    Bagikan
  • Pertamina dan Pemkot Madiun Cek Kualitas BBM di SPBU Yos Sudarso

    Pertamina dan Pemkot Madiun Cek Kualitas BBM di SPBU Yos Sudarso

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Akhir-akhir ini jagad media sosial, khususnya di Jawa Timur digegerkan dengan kasus kerusakan sepeda motor usai pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Keluhan terjadi di beberapa daerah seperti Bojonegoro, Tuban, Sidoarjo hingga Lamongan. Warga mengeluh motornya brebet, tarikan berat hingga harus ganti onderdil. Mengantisipasi hal itu, Pemerintah Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Kejar Tahun Ajaran Baru, Wamen PU Perintahkan Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Madiun

    Kejar Tahun Ajaran Baru, Wamen PU Perintahkan Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Madiun

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Nglames, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Rabu (1/4/2026) Siang.  Dalam kunjungan tersebut, ia meminta kontraktor menambah jumlah tenaga kerja guna mempercepat penyelesaian proyek agar dapat digunakan pada tahun ajaran baru 2026–2027. Saat ini, progres […]

    Bagikan
expand_less