Berita Terkini
Trending Tags

Hasil Uji Kasus Dugaan Keracunan MBG di Magetan, Diduga Ada Bakteri dari Alat Masak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 112
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tempat makan MBG, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Hasil uji laboratorium terkait kasus dugaan keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa belasan siswa di SDN 2 Kediren, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, akhirnya terungkap. Pemerintah setempat memastikan tidak ada kandungan bakteri berbahaya dalam makanan yang dikonsumsi siswa. Namun hasil uji ditemukan indikasi kuat adanya kontaminasi dari alat masak yang digunakan dalam proses pengolahan.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Magetan, Muchtar Wahid, membenarkan hasil tersebut setelah menerima laporan resmi dari Dinas Kesehatan dan Satgas Pengawasan MBG. “Dari hasil laboratorium, memang tidak ditemukan bakteri penyebab keracunan. Namun, ada dugaan kontaminasi yang berasal dari peralatan masak. Karena itu, kami merekomendasikan agar seluruh alat masak memenuhi standar SNI dan higienitas,” jelasnya, Senin (3/11/2025).

Berdasarkan hasil analisis laboratorium, makanan yang disajikan untuk siswa tidak mengandung bakteri berbahaya seperti E-coli maupun Salmonella. Namun, tim menemukan kemungkinan adanya kontaminasi yang berasal dari alat masak yang diduga tidak memenuhi standar kebersihan.

“Kemungkinan besar sumber masalah bukan dari bahan makanannya, tetapi dari alat masak yang kurang higienis. Jadi ke depan, kami tekankan agar peralatan pengolahan harus benar-benar sesuai dengan standar kesehatan,” tutur Muchtar.

Sebagai tindak lanjut, Satgas Pengawasan MBG yang terdiri atas unsur kesehatan, keamanan pangan, dan pengawasan mutu akan segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap proses penyediaan makanan.

“Kami menunggu laporan lengkap dari Satgas. Semua pihak sudah bergerak agar pengawasan terhadap program MBG bisa lebih ketat dan menyeluruh,” tambahnya.

Muchtar menegaskan, pemerintah tidak akan menghentikan program Makan Bergizi Gratis tersebut. Sebaliknya, program akan diperkuat melalui peningkatan standar kebersihan dapur serta pemeriksaan rutin terhadap peralatan masak di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sementara itu, seluruh siswa SDN 2 Kediren dan MI Nurul Dholam yang sempat mengalami mual dan pusing usai menyantap makanan MBG telah dinyatakan pulih. Tidak ada siswa yang memerlukan perawatan inap. “Anak-anak langsung pulang setelah menjalani observasi. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak agar lebih memperhatikan kebersihan alat masak,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Magetan juga telah menyampaikan laporan resmi hasil investigasi dan uji laboratorium tersebut kepada Kementerian Kesehatan sebagai bentuk tindak lanjut atas dugaan keracunan pangan di wilayahnya. “Setiap ada kejadian seperti ini, kami wajib melaporkannya ke pemerintah pusat. Saat ini seluruh proses berjalan sesuai prosedur,” tutup Muchtar. (Nanto/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mesin Pencacah TNI Buatan Denpal V/1 Bantu Peternak, Ini Keunggulannya

    Mesin Pencacah TNI Buatan Denpal V/1 Bantu Peternak, Ini Keunggulannya

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Memanfaatkan bahan-bahan rongsokan dari bekas suku cadang mobil yang kondisinya rusak berat, Denpal V/1 Madiun di jajaran Korem 081/DSJ berhasil menciptakan mesin pencacah pakan ternak berkemampuan tinggi. Saat diuji coba langsung kepada para peternak di Madiun, kemampuan mesin itu diakui mampu menghancurkan berbagai limbah pertanian untuk pakan ternak. Bahkan mencacah […]

    Bagikan
  • 24 Kasus Kecelakaan di Perlintasan KA, Daop 7 Madiun Intensifkan Sosialisasi Keselamatan

    24 Kasus Kecelakaan di Perlintasan KA, Daop 7 Madiun Intensifkan Sosialisasi Keselamatan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ancaman kecelakaan terus membayangi perlintasan sebidang kereta api. Sesuai data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun sepanjang 2025 tercatat sebanyak 24 kejadian. Sebagai rincian 6 kali melibatkan kendaraan, 17 kali melibatkan orang dan 1 kali menemper hewan liar. Menyikapi hal itu, KAI Daop 7 Madiun turun langsung […]

    Bagikan
  • Pelajar SMK di Magetan Ditemukan Tewas di Bengawan Madiun, Diduga Terjun dari Jembatan

    Pelajar SMK di Magetan Ditemukan Tewas di Bengawan Madiun, Diduga Terjun dari Jembatan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Seorang pelajar SMK di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjun ke Sungai Bengawan Madiun dari Jembatan Ngujur, Desa Gorang Gareng Taji, Kecamatan Nguntoronadi Kamis (23/4/2026). Korban diketahui bernama Davin Andriano Mustaqin (19), warga Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran. Peristiwa tersebut terungkap pada Rabu (22/4/2026), dan sempat mengundang perhatian […]

    Bagikan
  • Libur Lebaran Telaga Sarangan Sumbang Hampir Rp5 Miliar PAD, Disbudpar Magetan Optimistis Target Tercapai

    Libur Lebaran Telaga Sarangan Sumbang Hampir Rp5 Miliar PAD, Disbudpar Magetan Optimistis Target Tercapai

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Destinasi wisata andalan, Telaga Sarangan, kembali menunjukkan perannya sebagai penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Magetan, terutama selama momentum libur Lebaran 2026. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan mencatat, total kontribusi PAD dari kawasan wisata tersebut sejak awal tahun hingga periode libur Lebaran mencapai Rp4.996.696.611. Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dan […]

    Bagikan
  • Tunjangan Perumahan dan Transportasi DPRD Magetan Menuai Sorotan Tajam

    Tunjangan Perumahan dan Transportasi DPRD Magetan Menuai Sorotan Tajam

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dugaan penyimpangan anggaran kembali mencuat di Kabupaten Magetan. Kali ini, sorotan tertuju pada tunjangan transportasi dan perumahan pimpinan serta anggota DPRD yang diduga bermasalah. Laporan tersebut diajukan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Parade Keadilan Ngawi. Perkara ini pun mulai bergulir di tingkat daerah setelah sebelumnya dilaporkan ke Kejaksaan Agung pada 2025. […]

    Bagikan
  • DPRD Apresiasi WTP ke-13 Pemkab Madiun, Minta OPD Segera Tindaklanjuti Catatan BPK

    DPRD Apresiasi WTP ke-13 Pemkab Madiun, Minta OPD Segera Tindaklanjuti Catatan BPK

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Raihan tersebut menjadi yang ke-13 kalinya secara berturut-turut. Meski memberikan apresiasi atas capaian tersebut, DPRD Kabupaten Madiun mengingatkan agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tidak terlena. […]

    Bagikan
expand_less