Berita Terkini
Trending Tags

Hasil Uji Kasus Dugaan Keracunan MBG di Magetan, Diduga Ada Bakteri dari Alat Masak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tempat makan MBG, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Hasil uji laboratorium terkait kasus dugaan keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa belasan siswa di SDN 2 Kediren, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, akhirnya terungkap. Pemerintah setempat memastikan tidak ada kandungan bakteri berbahaya dalam makanan yang dikonsumsi siswa. Namun hasil uji ditemukan indikasi kuat adanya kontaminasi dari alat masak yang digunakan dalam proses pengolahan.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Magetan, Muchtar Wahid, membenarkan hasil tersebut setelah menerima laporan resmi dari Dinas Kesehatan dan Satgas Pengawasan MBG. “Dari hasil laboratorium, memang tidak ditemukan bakteri penyebab keracunan. Namun, ada dugaan kontaminasi yang berasal dari peralatan masak. Karena itu, kami merekomendasikan agar seluruh alat masak memenuhi standar SNI dan higienitas,” jelasnya, Senin (3/11/2025).

Berdasarkan hasil analisis laboratorium, makanan yang disajikan untuk siswa tidak mengandung bakteri berbahaya seperti E-coli maupun Salmonella. Namun, tim menemukan kemungkinan adanya kontaminasi yang berasal dari alat masak yang diduga tidak memenuhi standar kebersihan.

“Kemungkinan besar sumber masalah bukan dari bahan makanannya, tetapi dari alat masak yang kurang higienis. Jadi ke depan, kami tekankan agar peralatan pengolahan harus benar-benar sesuai dengan standar kesehatan,” tutur Muchtar.

Sebagai tindak lanjut, Satgas Pengawasan MBG yang terdiri atas unsur kesehatan, keamanan pangan, dan pengawasan mutu akan segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap proses penyediaan makanan.

“Kami menunggu laporan lengkap dari Satgas. Semua pihak sudah bergerak agar pengawasan terhadap program MBG bisa lebih ketat dan menyeluruh,” tambahnya.

Muchtar menegaskan, pemerintah tidak akan menghentikan program Makan Bergizi Gratis tersebut. Sebaliknya, program akan diperkuat melalui peningkatan standar kebersihan dapur serta pemeriksaan rutin terhadap peralatan masak di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sementara itu, seluruh siswa SDN 2 Kediren dan MI Nurul Dholam yang sempat mengalami mual dan pusing usai menyantap makanan MBG telah dinyatakan pulih. Tidak ada siswa yang memerlukan perawatan inap. “Anak-anak langsung pulang setelah menjalani observasi. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak agar lebih memperhatikan kebersihan alat masak,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Magetan juga telah menyampaikan laporan resmi hasil investigasi dan uji laboratorium tersebut kepada Kementerian Kesehatan sebagai bentuk tindak lanjut atas dugaan keracunan pangan di wilayahnya. “Setiap ada kejadian seperti ini, kami wajib melaporkannya ke pemerintah pusat. Saat ini seluruh proses berjalan sesuai prosedur,” tutup Muchtar. (Nanto/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

    224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan hanya mampu memperbaiki 20 titik sekolah rusak pada tahun anggaran 2026. Padahal Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Magetan mencatat ada 224 lembaga pendidikan yang membutuhkan perbaikan. Kondisi ini menegaskan bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi persoalan utama dalam pemenuhan sarana pendidikan di daerah. Pejabat PPID Dikpora, Aulia Ahmad […]

    Bagikan
  • Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Soco Magetan: Mengenang Korban Pemberontakan PKI 1948

    Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Soco Magetan: Mengenang Korban Pemberontakan PKI 1948

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025 di Kabupaten Magetan dipusatkan di Monumen Soco, Desa Soco, Kecamatan Bendo, Rabu (01/10/2025). Lokasi ini dipilih karena menjadi saksi bisu tragedi pemberontakan PKI 1948 yang merenggut puluhan nyawa tokoh penting, aparat, hingga ulama. Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menegaskan, upacara di Monumen Soco bukan sekadar […]

    Bagikan
  • Komplotan Pencuri yang Beraksi di Madiun–Magetan Dibekuk, Satu Pelaku Masih Buron

    Komplotan Pencuri yang Beraksi di Madiun–Magetan Dibekuk, Satu Pelaku Masih Buron

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pelarian komplotan pencurian spesialis membobol tembok toko di wilayah Madiun dan Magetan berakhir. Tim Jatanras Satreskrim Polres Madiun meringkus lima orang pelaku di sebuah kamar kos di Desa Jiwan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Rabu (14/1/2026). Lima tersangka yang diamankan masing-masing adalah Jumsah (48), warga Kelurahan/Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Amirudin (50), Muhlis […]

    Bagikan
  • Banyak Kabel Semrawut, Legislatif Terus Godok Raperda Infrastruktur Pasif Daerah

    Banyak Kabel Semrawut, Legislatif Terus Godok Raperda Infrastruktur Pasif Daerah

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun –  Penertiban kabel fiber optik sambungan telekomunikasi akan terus dilakukan Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun meski saat ini Pemkab Madiun belum memiliki landasan hukum yang pasti. Rancangan peraturan daerah tentang infrastruktur pasif daerah dalam proses pembahasan di panitia khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Madiun.  Sekretaris komisi D DPRD Kabupaten Madiun, Budi Wahono menambahkan […]

    Bagikan
  • Kecelakaan di Jalur Ngawi–Karangjati, Satu Pejalan Kaki Meninggal Dunia

    Kecelakaan di Jalur Ngawi–Karangjati, Satu Pejalan Kaki Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan yang melibatkan satu unit mobil Honda Brio dan dua pejalan kaki terjadi di Jalan Raya Ngawi–Karangjati KM 05–06, tepatnya di Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan satu lainnya luka ringan. “Kedua korban berada di sisi timur jalan dan hendak […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Perketat Pengecekan Kendaraan Distribusi MBG, Pastikan Penyaluran Tepat Waktu

    Polres Magetan Perketat Pengecekan Kendaraan Distribusi MBG, Pastikan Penyaluran Tepat Waktu

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan melalui Bagian Logistik meningkatkan pengawasan terhadap armada distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pengecekan rutin terhadap kendaraan operasional kembali dilakukan demi memastikan penyaluran makanan ke sekolah berjalan aman, lancar, dan tepat waktu. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan pada kendaraan yang melayani tiga Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemala Bhayangkari Polres Magetan, […]

    Bagikan
expand_less