Berita Terkini
Trending Tags

Bulog Madiun Rawat 63 Ribu Ton Beras, Begini Cara Jaga Kualitasnya Tetap Aman

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • visibility 125
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perum Bulog Sub Divre Madiun memastikan seluruh stok beras di gudangnya tetap aman dan layak konsumsi. Melalui perawatan rutin harian, bulanan, dan triwulanan, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun – Perum Bulog Sub Divre Madiun memastikan seluruh stok beras di gudangnya tetap aman dan layak konsumsi meski disimpan selama berbulan-bulan. Melalui perawatan rutin harian, bulanan, dan triwulanan, Bulog menjaga kualitas 63 ribu ton beras yang tersimpan di empat gudang wilayah Madiun dan Ngawi.

Kepala Kantor Bulog Cabang Madiun, Agung Sarianto, mengatakan mayoritas stok beras disimpan di dua gudang besar yang berada di Kabupaten Ngawi, dengan masa simpan antara dua hingga sembilan bulan.

“Kalau di Bulog itu setiap hari dilakukan pengecekan kualitas beras oleh petugas gudang, termasuk melihat apakah ada hama di dalam karung atau tidak,” ujar Agung saat ditemui di Kantor Bulog Madiun, Rabu (5/11/2025).

Menurutnya, Bulog menerapkan sistem Pengelolaan Hama Gudang Terpadu (PHGT) untuk memastikan kebersihan dan kualitas beras tetap terjaga. Setiap hari, petugas melakukan pembersihan gudang, baik bagian dalam maupun lingkungan sekitar, agar tidak menjadi sarang hama.

“Menjaga kebersihan itu penting karena kotor bisa jadi investasi hama. Maka gudang disapu tiap hari. Beras yang disalurkan ke masyarakat lewat program SPHP atau bantuan pangan juga dicek setiap pagi,” jelasnya.

Selain perawatan harian, Bulog juga melakukan penyemprotan atau spraying setiap bulan. Kegiatan ini berupa pengkabutan fungisida di dinding gudang bagian dalam dan luar tanpa mengenai komoditas beras secara langsung.

Setiap tiga bulan sekali, seluruh gudang ditutup sementara selama sepekan untuk proses fumigasi total. Tahap ini dilakukan dengan menyungkup beras menggunakan plastik dan memasukkan bahan fumigan guna mematikan seluruh hama. “Semua bahan fumigasi yang digunakan sudah berstandar food grade dan dosisnya sesuai ketentuan, jadi aman dan layak dikonsumsi,” tambah Agung.

Langkah-langkah ini, lanjutnya, menjadi bagian penting dari upaya Bulog menjaga ketahanan pangan nasional, terutama menjelang musim hujan ketika potensi gangguan kualitas beras meningkat. (Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Kelebihan Muatan, Truk Mengangkut 10 Ton Merang Padi Terguling

    Diduga Kelebihan Muatan, Truk Mengangkut 10 Ton Merang Padi Terguling

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Ponorogo–Trenggalek, tepatnya di Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo, Selasa (13/1/2026) pagi. Sebuah truk bermuatan merang padi terguling saat melintasi tikungan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Truk Mitsubishi Colt Diesel warna kuning bernomor polisi AE 8440 […]

    Bagikan
  • Ditengah Sorotan Publik, Disbudpar Magetan Klaim Kunjungan Wisatawan di Telaga Sarangan Meningkat

    Ditengah Sorotan Publik, Disbudpar Magetan Klaim Kunjungan Wisatawan di Telaga Sarangan Meningkat

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ditengah sorotan publik beberapa waktu ini, Telaga Sarangan kembali menegaskan posisinya sebagai ikon wisata Kabupaten Magetan. Sepanjang 2025, jumlah wisatawan yang datang ke destinasi andalan di lereng Gunung Lawu itu mencapai 1.094.668 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 14 ribu pengunjung dibanding capaian 2024 yang berada di angka 1.080.666 wisatawan. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Ziarah ke Makam R.M.T. Ario Soerjo, Kenang Fondasi Ketangguhan Jawa Timur

    Gubernur Khofifah Ziarah ke Makam R.M.T. Ario Soerjo, Kenang Fondasi Ketangguhan Jawa Timur

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berziarah ke makam Gubernur pertama Jawa Timur, Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo, di Kabupaten Magetan, Minggu (05/10/2025) pagi. Ziarah ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Provinsi Jawa Timur. Khofifah mengungkapkan, sejak awal masa kepemimpinannya, ia selalu berusaha hadir langsung dalam […]

    Bagikan
  • Diduga Sambungan Listrik Berlebihan, Rumah Warga Madiun Terbakar

    Diduga Sambungan Listrik Berlebihan, Rumah Warga Madiun Terbakar

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Suasana Desa/Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun pada Senin petang (16/06/2025) mendadak riuh. Teriakan kebakaran terdengar dari warga lantaran kobaran api membumbung tinggi di rumah milik Marmi (70) warga setempat. Warga pun berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sembari menunggu petugas pemadam kebakaran Kabupaten Madiun. Aiptu Hendri Setiawan, petugas Polsek Dolopo mengungkapkan […]

    Bagikan
  • Warga Kota Madiun Mau Beasiswa S1, S2, dan S3 di India, Ini Syaratnya

    Warga Kota Madiun Mau Beasiswa S1, S2, dan S3 di India, Ini Syaratnya

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bekerja sama dengan Konsulat India untuk Indonesia kawasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, membuka peluang beasiswa kuliah untuk warganya. Tak tanggung-tanggung, beasiswa itu bagi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S1, S2, dan S3 di India. Tawaran beasiswa ini disampaikan langsung oleh Mr. Manoj Baj, Konsul India […]

    Bagikan
  • BNPT Ingatkan Bahaya Radikalisme, Magetan Masuk Zona Rawan

    BNPT Ingatkan Bahaya Radikalisme, Magetan Masuk Zona Rawan

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Label zona merah potensi intoleransi dan radikalisme kini melekat pada Kabupaten Magetan. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menunjukkan daerah ini masuk kategori rawan, sehingga perlu langkah pencegahan lebih serius. Menanggapi kondisi tersebut, BNPT bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur menggelar sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme. Kegiatan itu […]

    Bagikan
expand_less