Berita Terkini
Trending Tags

Kajari Magetan Baru Fokus Konsolidasi, Belum Sentuh Isu Korupsi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • visibility 144
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dezi Setiaperma Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan sosok yang dikenal berintegritas. Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan yang baru dilantik, Dezi Setiaperma, memilih langkah hati-hati dalam mengawali masa jabatannya. Ia belum ingin terburu-buru menanggapi isu potensi korupsi di wilayah hukumnya dan lebih fokus melakukan konsolidasi internal.

“Saya masih ingin memahami dulu situasi dan karakter daerah ini. Saat ini kami sedang konsolidasi dengan para kepala seksi untuk memetakan perkara yang ada,” ujar Dezi setelah acara perkenalan bersama jajaran Pemkab Magetan di Gedung Surya Graha, Rabu (12/11/2025).

Sebelum menempati posisi di Magetan, Dezi dikenal sebagai jaksa berpengalaman di Kejaksaan Negeri Lamandau, Kalimantan Tengah. Selama bertugas di sana, ia menangani sejumlah perkara besar, termasuk kasus narkotika dengan ancaman hukuman mati. Meski dikenal tegas, Dezi menegaskan bahwa profesionalisme tetap menjadi prinsip utamanya.

“Setiap tindakan hukum tentu mengacu pada aturan dan arahan pimpinan. Untuk perkara narkotika misalnya, hukuman berat sudah diatur undang-undang. Semoga di Magetan tidak sampai muncul kasus ekstrem seperti itu,” katanya.

Belakangan, sejumlah daerah sekitar Magetan, termasuk Ponorogo, menjadi sorotan karena dugaan praktik rasuah. Menanggapi hal itu, Dezi menyatakan Kejari Magetan akan mengambil langkah hati-hati dan berdasarkan hasil kajian lapangan.

“Kami tidak ingin gegabah. Semua akan dikaji lebih dulu agar setiap tindakan hukum bisa dilakukan secara objektif dan transparan,” tegasnya.

Dezi secara resmi menggantikan Yuana Nurshiyam sebagai Kajari Magetan. Di awal masa kepemimpinannya, ia menekankan pentingnya membangun sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah untuk memperkuat penegakan hukum di Bumi Mageti.

“Konsolidasi internal menjadi pondasi awal. Setelah itu, baru kami akan memaksimalkan peran Kejari dalam menjaga marwah hukum di Magetan,” pungkasnya.

Publik kini menaruh harapan besar pada kepemimpinan Dezi Setiaperma. Sosok yang dikenal berintegritas ini diharapkan mampu membawa suasana baru dalam penegakan hukum dan mempersempit celah praktik korupsi di Magetan. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi untuk Magetan pada 2026

    Pemerintah Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi untuk Magetan pada 2026

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Magetan pada 2026 dipastikan lebih aman. Pemerintah pusat meningkatkan alokasi pupuk untuk sejumlah daerah, termasuk Magetan. Hal itu sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga produktivitas sektor pertanian. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, Uswatul Chasanah, menyebut tambahan tersebut merupakan […]

    Bagikan
  • Usai Tabrak Kucing, Pemotor Oleng hingga Bertabrakan dengan Truk Boks di Jalan Mayjen Sungkono Madiun

    Usai Tabrak Kucing, Pemotor Oleng hingga Bertabrakan dengan Truk Boks di Jalan Mayjen Sungkono Madiun

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di depan Makam Ki Ageng Budug, tepatnya Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Seorang pengendara sepeda motor tewas di lokasi kejadian. Diduga korban menabrak seekor kucing hingga kehilangan kendali dan bertabrakan dengan truk boks dari […]

    Bagikan
  • Retakan Tanah di Madiun Semakin Bertambah, Tim Kaji Cepat ITS Minta Warga Waspadai Longsor

    Retakan Tanah di Madiun Semakin Bertambah, Tim Kaji Cepat ITS Minta Warga Waspadai Longsor

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Tim Kaji Cepat dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memetakan retakan tanah di Dusun Morosowo, Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, menggunakan teknologi LiDAR. Pemetaan dilakukan untuk membaca potensi pergerakan tanah sekaligus memperkuat sistem peringatan dini di wilayah rawan longsor tersebut. Kunjungan kedua tim yang dipimpin pakar geologi ITS, Prof. […]

    Bagikan
  • Diterpa Hujan dan Angin Kencang, Tenda Jambore Anak Sholeh Ambruk

    Diterpa Hujan dan Angin Kencang, Tenda Jambore Anak Sholeh Ambruk

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Madiun, pada Jumat sore (17/10/2025), menyebabkan sejumlah tenda dalam kegiatan Jambore Anak Sholeh Santri TPA dan TPQ di Lapangan Reksogati, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat peserta bersiap mengikuti upacara pembukaan. Angin kencang datang secara […]

    Bagikan
  • Mutasi Pejabat Lingkup Pemkab Madiun Tunggu Restu Pemerintah Pusat

    Mutasi Pejabat Lingkup Pemkab Madiun Tunggu Restu Pemerintah Pusat

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun bersiap melakukan pergeseran struktural melalui mutasi pejabat dalam waktu dekat. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengungkapkan bahwa saat ini proses tahapan pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) tengah diajukan ke pemerintah pusat. “Terkait kekosongan pejabat alhamdulillah kita bisa atasi meskipun dengan PLT. Proses pengisian jabatan sedang kami ajukan ke […]

    Bagikan
  • Pick Up Terperosok ke Jurang di Ponorogo, Diduga Sopir Mengantuk

    Pick Up Terperosok ke Jurang di Ponorogo, Diduga Sopir Mengantuk

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah kendaraan pick up yang dikemudikan Agus (37), warga Desa Banaran, Kecamatan Pulung, terjun ke jurang sedalam tiga meter di Desa Plunturan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Kamis pagi (30/10/2025). Beruntung, pengemudi selamat dan hanya mengalami luka ringan. Kecelakaan tunggal itu terjadi saat kendaraan melaju dari arah Kesugihan menuju Pulung. Diduga, sopir mengantuk […]

    Bagikan
expand_less