Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Kajari Magetan Baru Fokus Konsolidasi, Belum Sentuh Isu Korupsi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • visibility 232
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dezi Setiaperma Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan sosok yang dikenal berintegritas. Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan yang baru dilantik, Dezi Setiaperma, memilih langkah hati-hati dalam mengawali masa jabatannya. Ia belum ingin terburu-buru menanggapi isu potensi korupsi di wilayah hukumnya dan lebih fokus melakukan konsolidasi internal.

“Saya masih ingin memahami dulu situasi dan karakter daerah ini. Saat ini kami sedang konsolidasi dengan para kepala seksi untuk memetakan perkara yang ada,” ujar Dezi setelah acara perkenalan bersama jajaran Pemkab Magetan di Gedung Surya Graha, Rabu (12/11/2025).

Sebelum menempati posisi di Magetan, Dezi dikenal sebagai jaksa berpengalaman di Kejaksaan Negeri Lamandau, Kalimantan Tengah. Selama bertugas di sana, ia menangani sejumlah perkara besar, termasuk kasus narkotika dengan ancaman hukuman mati. Meski dikenal tegas, Dezi menegaskan bahwa profesionalisme tetap menjadi prinsip utamanya.

“Setiap tindakan hukum tentu mengacu pada aturan dan arahan pimpinan. Untuk perkara narkotika misalnya, hukuman berat sudah diatur undang-undang. Semoga di Magetan tidak sampai muncul kasus ekstrem seperti itu,” katanya.

Belakangan, sejumlah daerah sekitar Magetan, termasuk Ponorogo, menjadi sorotan karena dugaan praktik rasuah. Menanggapi hal itu, Dezi menyatakan Kejari Magetan akan mengambil langkah hati-hati dan berdasarkan hasil kajian lapangan.

“Kami tidak ingin gegabah. Semua akan dikaji lebih dulu agar setiap tindakan hukum bisa dilakukan secara objektif dan transparan,” tegasnya.

Dezi secara resmi menggantikan Yuana Nurshiyam sebagai Kajari Magetan. Di awal masa kepemimpinannya, ia menekankan pentingnya membangun sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah untuk memperkuat penegakan hukum di Bumi Mageti.

“Konsolidasi internal menjadi pondasi awal. Setelah itu, baru kami akan memaksimalkan peran Kejari dalam menjaga marwah hukum di Magetan,” pungkasnya.

Publik kini menaruh harapan besar pada kepemimpinan Dezi Setiaperma. Sosok yang dikenal berintegritas ini diharapkan mampu membawa suasana baru dalam penegakan hukum dan mempersempit celah praktik korupsi di Magetan. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inspektorat Turun Gunung Audit Desa Dempelan Soal Pengelolaan Dana PADes

    Inspektorat Turun Gunung Audit Desa Dempelan Soal Pengelolaan Dana PADes

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Desakan warga terkait dugaan penyimpangan dana desa di Dempelan berujung pada langkah audit oleh Inspektorat Kabupaten Madiun. Tim auditor dijadwalkan turun dalam waktu dekat setelah menerima surat permohonan resmi dari Pj Kepala Desa Dempelan. Inspektur Kabupaten Madiun Joko Lelono menegaskan pihaknya telah menyiapkan surat perintah tugas. “Insyaallah Senin tim sudah […]

    Bagikan
  • Wajib Icip! Kesegaran Es Rujak Buah Legendaris Cinde Raos

    Wajib Icip! Kesegaran Es Rujak Buah Legendaris Cinde Raos

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 515
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Berkunjung ke Ponorogo tidak lengkap rasanya jika tidak mampir di warung legendaris yang satu ini. Ya, Warung Cinde Raos yang terletak di Desa Plunturang, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, selalu dipadati pengunjung. Warung legendaris ini terkenal dengan menu andalan rujak buah dan rujak es krim. Topping buah-buahan segar seperti belimbing, nanas, mentimun, […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Siapkan Rp5 Miliar untuk Perluasan Kawasan Delta di Caruban

    Pemkab Madiun Siapkan Rp5 Miliar untuk Perluasan Kawasan Delta di Caruban

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menyiapkan anggaran Rp5,035 miliar untuk membebaskan lahan seluas sekitar 7.000-8.000 meter persegi di kawasan Ibu Kota Caruban. Lahan tersebut disiapkan untuk pembangunan Delta di seberang selatan Alun-Alun Reksogati sebagai bagian dari penataan kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun. Anggaran pembebasan lahan itu dialokasikan melalui Perubahan Anggaran Keuangan […]

    Bagikan
  • Diamankan Polisi, Sejoli Pembuang Bayi Akui Menyesal

    Diamankan Polisi, Sejoli Pembuang Bayi Akui Menyesal

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Babak akhir kasus penelantaran bayi di area sawah Desa Sumbergandu Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun berujung bui. Sejoli orang tua biologis bayi yakni Yuliyanto  (27), merupakan warga Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungmangu, dan EV 18 tahun warga Desa Sarwadadi, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kepada penyidik EV mengakui penyesalannya karena setelah […]

    Bagikan
  • Capaian Investasi 2025 Tembus Rp. 1,8 Triliun, Target Akhir Tahun Masih Rp. 600 Miliar

    Capaian Investasi 2025 Tembus Rp. 1,8 Triliun, Target Akhir Tahun Masih Rp. 600 Miliar

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan capaian investasi sebesar Rp. 2,5 triliun pada tahun 2025. Hingga triwulan ketiga tahun ini, realisasi investasi telah mencapai Rp. 1,884 triliun atau sekitar 76 persen dari target tahunan. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun, Anang Sulistijono, mengatakan capaian investasi pada […]

    Bagikan
  • Libatkan Ojol, Pemkot Madiun Perkuat Pengawasan Peredaran Rokok Ilegal

    Libatkan Ojol, Pemkot Madiun Perkuat Pengawasan Peredaran Rokok Ilegal

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar sosialisasi barang kena cukai pada Selasa (18/11/2025). Kegiatan ini melibatkan para pengemudi ojek online (ojol) se-Madiun Raya sebagai langkah memperluas pemahaman tentang peredaran barang ilegal, terutama rokok tanpa cukai. Acara tersebut dihadiri Wali Kota Madiun Maidi, Wakil Wali Kota, Sekda Kota Madiun, serta narasumber dari Bea […]

    Bagikan
expand_less