Akses Jalan Terputus, Rumah Warga Retak Akibat Longsor di Banaran
- account_circle Ega Patria
- calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
- visibility 69
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Dampak longsor yang melanda Dusun Gondangsari, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo, masih dirasakan warga hingga Sabtu (22/11/2025). Material longsor yang terjadi sehari sebelumnya menutup total akses jalan utama menuju pemukiman enam kepala keluarga (KK) di lingkungan Coban, sehingga mereka terisolir.
Longsor terjadi pada Jumat (21/11) sekitar pukul 13.00 WIB. Tanah sepanjang sekitar 30 meter dengan ketinggian kurang lebih 20 meter ambles dan memutus satu-satunya jalur penghubung. Akibatnya, warga terpaksa melewati jalur perkebunan untuk keluar masuk desa.
Selain menutup jalan, satu rumah milik Sadikin (60) mengalami kerusakan cukup serius pada bagian lantai dan tembok. Ia mengaku kerusakan ini bukan kali pertama terjadi. “Ya seperti ini mas kondisinya, rumah saya rusak. Sudah setahun ini dulu juga gara-gara longsor. Terus ini juga bertambah lagi retakannya,” ungkap Sadikin.
Warga lainnya, Suprapti, mengatakan setiap kali hujan deras mereka memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman. “Ya kalau hujan, kami mengungsi di rumah tetangga yang aman,” ujarnya.
BPBD Ponorogo mengungkapkan wilayah Gondangsari merupakan salah satu titik rawan longsor yang hampir terjadi tiap tahun. Pada 2024, BPBD bersama PVMBG bahkan mengeluarkan rekomendasi agar material longsor tidak langsung dibersihkan karena kondisi tanah yang sangat labil dan rawan longsor susulan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Agung Prasetyo, meminta warga meningkatkan kewaspadaan pada puncak musim hujan. “BPBD menghimbau warga untuk waspada pada masa musim penghujan, terlebih kalau hujan berlangsung lama,” jelasnya.
Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan lanjutan, termasuk pembukaan akses jalan dan perbaikan titik rawan agar longsor tidak kembali terjadi.(Ega/Krs).
- Penulis: Ega Patria


