Berita Terkini
Trending Tags

Menunggu Lampu Hijau Pusat, Pengadaan Aparatur di Magetan Masuki Tahap Penentuan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 58
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana apel ASN di Magetan jelang pengadaan aparatur memasuki tahap akhir penentuan, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Proses pengadaan aparatur sipil negara di Kabupaten Magetan memasuki fase penting jelang akhir 2025. Ribuan peserta PPPK Paruh Waktu kini tinggal selangkah lagi menuju pengangkatan, sementara masyarakat masih bertanya-tanya soal kapan formasi CPNS 2026 akan dibuka.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, tahun anggaran 2025 memuat 1.122 formasi PPPK Paruh Waktu. Mayoritas diisi tenaga teknis, di antaranya 1.010 posisi Operator Layanan Operasional dan 74 Pengelola Umum Operasional. Selain itu, terdapat formasi guru seperti Guru Kelas SD dan Guru Agama Islam.

Kepala BKPSDM Magetan, Masruri, memastikan proses PPPK Paruh Waktu kini berada pada tahap akhir. “PPPK paruh waktu saat ini proses penerbitan SK. Prosesnya berjenjang, setelah verifikasi dokumen kemudian diusulkan ke BKN untuk penetapan nomor induk,” jelasnya.

Masruri menegaskan penerbitan SK dilakukan bertahap sesuai penyelesaian verifikasi. Ia menambahkan bahwa masih banyak formasi yang kosong, namun semuanya tengah dibahas oleh tim penilai kinerja. BKPSDM mencatat saat ini terdapat 102 jabatan kosong dari eselon II hingga IV.

“Ini sedang berproses. Kita lalui dulu ya, perlu pembahasan tim penilai kinerja, lalu dilaporkan ke Ibu Bupati, kemudian minta pertek ke BKN. Prosesnya seperti itu,” terangnya.

Terkait rotasi atau mutasi jabatan dalam waktu dekat, Masruri enggan membeberkan lebih jauh. “Nanti saja, masih proses pembahasan,” ujarnya singkat.

Sementara itu, proses seleksi CPNS 2024 telah rampung. Dari 3.204 pelamar, sebanyak 2.717 lolos administrasi dan berhak mengikuti SKD. Setelah integrasi nilai SKD–SKB, sebanyak 227 peserta resmi diangkat sebagai CPNS dan menerima SK pada April 2025. Namun untuk tahun 2026, pengisian CPNS melalui jalur PPPK, Masruri menegaskan belum ada aturan yang memperbolehkan hal itu.

“Belum ada ketentuannya,” tegasnya.

Harapan masyarakat untuk mengetahui formasi CPNS 2026 masih harus ditahan. Hingga kini, pemerintah daerah belum memperoleh petunjuk teknis dari Kementerian PAN-RB. “Formasi CPNS 2026 belum ada petunjuk teknisnya,” ujar Masruri.

Tanpa petunjuk teknis tersebut, Pemkab Magetan tidak dapat menetapkan kebutuhan ASN maupun mengajukan formasi baru. Kebutuhan ASN baru semakin mendesak mengingat jumlah pegawai yang pensiun setiap tahunnya cukup besar.

“Tahun ini sekitar empat ratusan yang pensiun. Tahun depan sekitar tiga ratus sekian. Setiap tahun kisarannya tiga ratus sampai empat ratus ASN,” ungkap Masruri.

Masruri mengingatkan masyarakat, terutama peserta PPPK dan calon pelamar CPNS, untuk menghindari informasi tidak valid. “Semua informasi akan diumumkan melalui kanal resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman,” pungkasnya.

Dengan banyaknya jabatan kosong dan tingginya kebutuhan ASN baru, semua pihak kini menunggu “lampu hijau” dari pemerintah pusat agar pengisian formasi CPNS dan PPPK di Magetan dapat berjalan optimal. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Gencarkan Deteksi Dini HIV dan TBC

    Pemkab Madiun Gencarkan Deteksi Dini HIV dan TBC

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun memperkuat langkah pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS serta Tuberkulosis (TBC) melalui program deteksi dini dan layanan kesehatan gratis. Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Remaja Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, Sabtu (04/10/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Madiun sekaligus Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD), Hari Wuryanto. Bupati Madiun […]

    Bagikan
  • Petani Lereng Gunung Lawu Merugi, Tanaman Membusuk dan Harga Anjlok

    Petani Lereng Gunung Lawu Merugi, Tanaman Membusuk dan Harga Anjlok

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Cuaca ekstrem yang terus menghantam kawasan lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, selama dua pekan terakhir berdampak serius pada sektor pertanian. Kabut tebal dan curah hujan tinggi yang turun hampir setiap hari menyebabkan kerusakan parah pada tanaman sayuran. Hal itu membuat para petani kelimpungan menghadapi gagal panen dan anjloknya […]

    Bagikan
  • Tradisi Bersih Desa dan Kirab Budaya Warnai Perayaan HUT RI ke-80 di Kelurahan Pandean

    Tradisi Bersih Desa dan Kirab Budaya Warnai Perayaan HUT RI ke-80 di Kelurahan Pandean

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Warga Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, menggelar tradisi bersih desa dan kirab budaya untuk menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (01/08/2025) ini diawali dengan doa bersama di punden atau sendang, yang kemudian dilanjutkan dengan perebutan tumpeng dan kirab budaya oleh warga dari berbagai kalangan. Ratusan […]

    Bagikan
  • 20 Saksi Dihadirkan dalam Sidang Perkara Dugaan Korupsi Dana BOS SMK PGRI 2 Ponorogo

    20 Saksi Dihadirkan dalam Sidang Perkara Dugaan Korupsi Dana BOS SMK PGRI 2 Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sidang kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK PGRI 2 Ponorogo terus bergulir di Pengadilan Tipikor Surabaya. Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, Agung Riyadi, menyatakan majelis telah menghadirkan 20 saksi untuk memberikan keterangan. “Sejauh ini sudah ada 20 saksi yang kami hadirkan di persidangan. Tahapan pemeriksaan saksi […]

    Bagikan
  • Sudah 2 Tahun Tak Punya KP3, Pengawasan Pupuk Subsidi di Madiun Terancam Kacau!

    Sudah 2 Tahun Tak Punya KP3, Pengawasan Pupuk Subsidi di Madiun Terancam Kacau!

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tercatat sudah lebih dari dua tahun tidak memiliki Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3). Padahal lembaga itu seharusnya memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran. Ketiadaan KP3 ini diakui oleh Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Bakal Jadikan PSC Kawasan Bebas Asap Rokok

    Pemkot Madiun Bakal Jadikan PSC Kawasan Bebas Asap Rokok

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun berencana menjadikan Pahlawan Street Center (PSC) sebagai kawasan tanpa asap rokok pada 2026 mendatang. Kebijakan ini digagas untuk menjaga kebersihan, kesehatan, sekaligus kenyamanan pengunjung di pusat wisata kota tersebut. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa kebebasan merokok tetap dihormati, namun harus dilakukan di lokasi khusus. “Silakan merokok, […]

    Bagikan
expand_less