Berita Terkini
Trending Tags

Menunggu Lampu Hijau Pusat, Pengadaan Aparatur di Magetan Masuki Tahap Penentuan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 305
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana apel ASN di Magetan jelang pengadaan aparatur memasuki tahap akhir penentuan, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Proses pengadaan aparatur sipil negara di Kabupaten Magetan memasuki fase penting jelang akhir 2025. Ribuan peserta PPPK Paruh Waktu kini tinggal selangkah lagi menuju pengangkatan, sementara masyarakat masih bertanya-tanya soal kapan formasi CPNS 2026 akan dibuka.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, tahun anggaran 2025 memuat 1.122 formasi PPPK Paruh Waktu. Mayoritas diisi tenaga teknis, di antaranya 1.010 posisi Operator Layanan Operasional dan 74 Pengelola Umum Operasional. Selain itu, terdapat formasi guru seperti Guru Kelas SD dan Guru Agama Islam.

Kepala BKPSDM Magetan, Masruri, memastikan proses PPPK Paruh Waktu kini berada pada tahap akhir. “PPPK paruh waktu saat ini proses penerbitan SK. Prosesnya berjenjang, setelah verifikasi dokumen kemudian diusulkan ke BKN untuk penetapan nomor induk,” jelasnya.

Masruri menegaskan penerbitan SK dilakukan bertahap sesuai penyelesaian verifikasi. Ia menambahkan bahwa masih banyak formasi yang kosong, namun semuanya tengah dibahas oleh tim penilai kinerja. BKPSDM mencatat saat ini terdapat 102 jabatan kosong dari eselon II hingga IV.

“Ini sedang berproses. Kita lalui dulu ya, perlu pembahasan tim penilai kinerja, lalu dilaporkan ke Ibu Bupati, kemudian minta pertek ke BKN. Prosesnya seperti itu,” terangnya.

Terkait rotasi atau mutasi jabatan dalam waktu dekat, Masruri enggan membeberkan lebih jauh. “Nanti saja, masih proses pembahasan,” ujarnya singkat.

Sementara itu, proses seleksi CPNS 2024 telah rampung. Dari 3.204 pelamar, sebanyak 2.717 lolos administrasi dan berhak mengikuti SKD. Setelah integrasi nilai SKD–SKB, sebanyak 227 peserta resmi diangkat sebagai CPNS dan menerima SK pada April 2025. Namun untuk tahun 2026, pengisian CPNS melalui jalur PPPK, Masruri menegaskan belum ada aturan yang memperbolehkan hal itu.

“Belum ada ketentuannya,” tegasnya.

Harapan masyarakat untuk mengetahui formasi CPNS 2026 masih harus ditahan. Hingga kini, pemerintah daerah belum memperoleh petunjuk teknis dari Kementerian PAN-RB. “Formasi CPNS 2026 belum ada petunjuk teknisnya,” ujar Masruri.

Tanpa petunjuk teknis tersebut, Pemkab Magetan tidak dapat menetapkan kebutuhan ASN maupun mengajukan formasi baru. Kebutuhan ASN baru semakin mendesak mengingat jumlah pegawai yang pensiun setiap tahunnya cukup besar.

“Tahun ini sekitar empat ratusan yang pensiun. Tahun depan sekitar tiga ratus sekian. Setiap tahun kisarannya tiga ratus sampai empat ratus ASN,” ungkap Masruri.

Masruri mengingatkan masyarakat, terutama peserta PPPK dan calon pelamar CPNS, untuk menghindari informasi tidak valid. “Semua informasi akan diumumkan melalui kanal resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman,” pungkasnya.

Dengan banyaknya jabatan kosong dan tingginya kebutuhan ASN baru, semua pihak kini menunggu “lampu hijau” dari pemerintah pusat agar pengisian formasi CPNS dan PPPK di Magetan dapat berjalan optimal. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korsleting Listrik Picu Kebakaran di SDN 01 Taman Madiun, Ruang Kelas Nyaris Hangus

    Korsleting Listrik Picu Kebakaran di SDN 01 Taman Madiun, Ruang Kelas Nyaris Hangus

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kebakaran menimpa ruang kelas 6B Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Taman Kota Madiun pada Minggu (28/12/2025). Informasi kebakaran diterima call center 112 dari Syaiful Golkariawan, penjaga sekolah sekitar pukul 12.15 WIB. Petugas Damkar dan Tim BPBD Kota Madiun turun ke lokasi kejadian dengan 1 unit mobil damkar. “Tadi pagi itu […]

    Bagikan
  • 50 Warga Kabupaten Madiun Terkena DBD, Dinkes Gencar Fogging 

    50 Warga Kabupaten Madiun Terkena DBD, Dinkes Gencar Fogging 

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Baru satu setengah bulan, penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Madiun mencapai 50 pasien. Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Kesehatan setempat melaksanakan fogging di sejumlah wilayah pada Selasa (18/2/2025). Pengasapan dilakukan secara bertahap di sekitar rumah warga yang dilaporkan terkena DBD akibat gigitan nyamuk aedes aegepty. Warga Setempat, Tutus Hermiati […]

    Bagikan
  • Resah, Seorang Kades Laporkan Oknum LSM Atas Dugaan Pemerasan Ke Polres Madiun

    Resah, Seorang Kades Laporkan Oknum LSM Atas Dugaan Pemerasan Ke Polres Madiun

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 195
    • 1Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Madiun mengaku resah dengan oknum anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), wartawan, dan Ormas. Pasalnya mereka kerap mendatangi kantor desa dengan upaya mencari cari kesalahan kinerja pemerintah di desa hingga berujung pada praktik pemerasan.  Seperti yang dialami Kepala Desa Kedungrejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun Suyadi. Karena […]

    Bagikan
  • Jumlah Rumah Retak di Madiun Bertambah, BPBD Siagakan Tim Reaksi Cepat

    Jumlah Rumah Retak di Madiun Bertambah, BPBD Siagakan Tim Reaksi Cepat

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan akibat retakan tanah di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terus bertambah. Jika sebelumnya hanya enam rumah terdampak, kini jumlahnya meningkat menjadi delapan rumah. Retakan tanah sepanjang sekitar 500 meter itu membentang di Dusun Mendak dan Morosowo membentuk pola menyerupai huruf U. […]

    Bagikan
  • Belasan Siswi Tumbang Saat Upacara Hardiknas di Madiun, Diduga Akibat Dehidrasi

    Belasan Siswi Tumbang Saat Upacara Hardiknas di Madiun, Diduga Akibat Dehidrasi

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar di Alun-Alun Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (2/5/2025), diwarnai insiden belasan siswi tumbang akibat kelelahan dan cuaca panas. Sebanyak 12 pelajar tingkat SMP dan SMA yang mengikuti upacara tersebut terlihat lemas, bahkan beberapa di antaranya mengalami kram dan pusing saat prosesi […]

    Bagikan
  • Memacu Andrenalin di Rumah Hantu Lawu Plaza, Jadi Hiburan Pilihan Akhir Tahun

    Memacu Andrenalin di Rumah Hantu Lawu Plaza, Jadi Hiburan Pilihan Akhir Tahun

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana mencekam dan pengalaman pemicu adrenalin menjadi daya tarik utama wahana rumah hantu yang hadir di Kota Madiun. Berlokasi di lantai satu Lawu Plaza, pusat perbelanjaan Jalan Pahlawan Kota Madiun, wahana bertema Rumah Tua Gunung Wilis ini langsung menarik perhatian pengunjung sejak dibuka awal Desember lalu. Patung-patung hantu yang dipajang […]

    Bagikan
expand_less