Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

72 Siswa di Mantingan Ngawi Diduga Keracunan Menu MBG, Ini Langkah Dinkes

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 301
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi bergerak cepat menyikapi dugaan keracunan makanan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi bergerak cepat menyikapi dugaan keracunan makanan yang dialami puluhan siswa di Kecamatan Mantingan pada Kamis (04/12/2025). Para siswa itu dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah mengalami gejala mual, muntah, pusing, hingga demam. Diketahui, sehari sebelumnya mereka menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Puskesmas Mantingan, Muhammad Al Riza, mengatakan jumlah siswa yang datang terus bertambah. Pasien kebanyakan mengeluhkan kondisi tubuh yang menurun dan lemas. “Menjelang siang, sudah sekitar 30 siswa yang kami tangani. Karena ruang perawatan penuh, beberapa terpaksa kami tempatkan di ruang tambahan. Mereka umumnya menunjukkan gejala yang sama seperti mual, muntah, dan demam,” jelasnya.

Data dari Dinas Kesehatan Ngawi menunjukkan total 72 siswa terdampak. Dari jumlah tersebut, 8 orang dirawat inap, 25 menjalani rawat jalan, dan 39 siswa lainnya dalam masa observasi.

Menurut Riza, gejala mulai dirasakan siswa sejak Rabu malam. Mayoritas mengalami keluhan yang serupa, namun pihaknya belum bisa memastikan sumber masalahnya.

“Memang ada dugaan terkait konsumsi menu MBG, tetapi kami tetap menunggu kepastian dari hasil pemeriksaan laboratorium,” imbuhnya.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Ngawi bergerak cepat dengan mengambil sampel makanan program MBG sisa hari Rabu, yang terdiri dari nasi, telur, tahu balado, dan pisang. Sampel muntahan para siswa juga dikumpulkan untuk analisis lebih lanjut.

Kepala Bidang SDMKF Dinkes Ngawi, Dhina Handayani, menegaskan bahwa seluruh sampel telah dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya.

“Kami ingin memastikan apakah ada kandungan pada makanan yang berpotensi menyebabkan keracunan. Saat ini kami masih menunggu hasil uji laboratorium,” tuturnya.

Hingga kini, Dinkes Ngawi masih menangani kasus tersebut dan akan memberikan pembaruan begitu hasil pemeriksaan laboratorium diterima. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Tembus 1.516 Orang, Jiwan dan Saradan Tertinggi

    Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Tembus 1.516 Orang, Jiwan dan Saradan Tertinggi

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun masih menjadi persoalan serius. Hingga November 2025, jumlah penderita tercatat mencapai 1.516 orang, terdiri dari 1.222 kasus HIV dan 294 kasus AIDS. Kasus penderita meninggal dunia sebanyak 728 orang dan penderita hidup 788 orang. Jumlah itu berdasarkan data sebaran per kecamatan yang dihimpun Dinas Kesehatan Kabupaten […]

    Bagikan
  • Teror Anjing Liar di Gontor, Tiga Ternak Warga Mati Mengenaskan

    Teror Anjing Liar di Gontor, Tiga Ternak Warga Mati Mengenaskan

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Warga Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, digemparkan oleh teror dua ekor anjing liar yang berulang kali menyerang ternak warga. Dalam tiga hari terakhir, tiga ekor kambing milik Pondok Modern Darussalam Gontor ditemukan mati dalam kondisi yang mengenaskan. Serangan pertama terjadi pada Minggu (27/04/2025) sekitar pukul 03.00 dini hari. Dua […]

    Bagikan
  • Korban Hilang di Sungai Wilangan Ponorogo Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Korban Hilang di Sungai Wilangan Ponorogo Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Kuntarto (33), warga Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat memancing di Sungai Wilangan, Desa Wilangan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Minggu (19/7/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sehingga operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi ditutup. Komandan Tim SAR Gabungan, Dian Susetio […]

    Bagikan
  • Jaga Keselamatan Kereta Api, KAI Daop 7 Madiun Rutin Tilik Lintas Pakai Lori Dresin

    Jaga Keselamatan Kereta Api, KAI Daop 7 Madiun Rutin Tilik Lintas Pakai Lori Dresin

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun (Daop 7) terus memperkuat aspek keselamatan dan keandalan operasional dengan melakukan pengecekan sarana dan prasarana secara rutin menggunakan lori dresin. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada agenda Tilik Lintas di petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga Stasiun Blitar. Pengecekan dipimpin langsung oleh Alam Prasetyo […]

    Bagikan
  • Talud Sepanjang 20 Meter Ambrol Timpa Bangunan Kandang Ternak

    Talud Sepanjang 20 Meter Ambrol Timpa Bangunan Kandang Ternak

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur kawasan lereng Gunung Lawu kembali memicu bencana tanah longsor. Sebuah talud setinggi sekitar 4 meter dengan panjang 20 meter di Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan ambruk pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Talud yang berada di bagian dapur rumah milik Sudarto, warga RT 29 RW […]

    Bagikan
  • 1.109 PPPK Paruh Waktu di Magetan Kembali Diperpanjang, Belum Beralih Jadi Penuh Waktu

    1.109 PPPK Paruh Waktu di Magetan Kembali Diperpanjang, Belum Beralih Jadi Penuh Waktu

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Harapan 1.109 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu belum terealisasi. Pemerintah Kabupaten Magetan justru kembali memperpanjang masa kerja mereka selama satu tahun. Perpanjangan kontrak tersebut dilakukan setelah masa kerja sebelumnya berakhir pada 30 September 2026. Surat Keputusan (SK) […]

    Bagikan
expand_less