Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

Kasus Landak Jawa di Madiun Terungkap dari Laporan Warga, Polres Madiun Beberkan Kronologi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • visibility 273
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agus Andi Anto, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun — Kasus kepemilikan ilegal satwa dilindungi jenis Landak Jawa yang menjerat Darwanto, warga Dusun Gemuruh, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun rupanya bermula dari laporan masyarakat setempat.

Kasatreskrim Polres Madiun AKP Agus Andi menjabarkan laporan tersebut diterima pihak kepolisian pada Desember 2024. Laporan itu diajukan oleh warga Desa Tawangrejo dan disertai dukungan 50 tanda tangan masyarakat.

“Sekira Desember 2024 kami menerima laporan dari masyarakat Desa Tawangrejo terkait kepemilikan Landak Jawa oleh saudara Darwanto. Satwa tersebut merupakan satwa yang dilindungi,” ujar Agus, Jumat (19/12/2025).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Madiun berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk melakukan pengecekan di lapangan. Dari hasil pemeriksaan, polisi memastikan Darwanto memang memiliki Landak Jawa. “Setelah koordinasi dengan BKSDA dan pengecekan di lokasi, benar yang bersangkutan memiliki Landak Jawa. Selanjutnya kami melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi,” jelasnya.

Agus mengungkapkan, dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian sempat mengupayakan penyelesaian melalui mediasi antara pelapor dan terlapor. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. “Dalam proses mediasi, saudara Darwanto tetap bersikukuh. Bahkan ia menyampaikan siap dipenjara jika perkara ini dilanjutkan. Proses mediasi itu terekam secara utuh dalam video,” katanya.

Mediasi kembali dilakukan, baik di tingkat desa maupun di Polres Madiun, namun kembali menemui jalan buntu. Hingga akhirnya, perkara tersebut dinaikkan ke tahap penyidikan. “Sampai sebelum penetapan tersangka, kami masih berupaya melakukan mediasi. Karena tidak ada titik temu, sesuai prosedur perkara kami tingkatkan ke penyidikan, menetapkan tersangka, dan melimpahkan ke kejaksaan,” ungkap Agus.

Bahkan, Darwanto mengakui perbuatannya serta memahami bahwa Landak Jawa merupakan satwa yang dilindungi undang-undang. “Yang bersangkutan mengakui dan mengetahui bahwa hewan tersebut adalah satwa dilindungi,” pungkasnya.

Diketahui, perkara tersebut kini tengah bergulir di meja hijau Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun. Sidang berikutnya akan mengagendakan pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madiun Belum Boyongan Ke Muda Graha, Kabag Umum : Mencari Hari Baik

    Bupati Madiun Belum Boyongan Ke Muda Graha, Kabag Umum : Mencari Hari Baik

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ada yang cukup aneh atau janggal terkait hingga hari ini Bupati Madiun Hari Wuryanto ternyata belum juga boyongan ke pendopo Muda Graha. Informasi yang beredar kabarnya belum ready untuk di tempati Bupati berserta keluarga. Kepala Prokopim Pemkab Madiun Toni Eko Prasetyo membenarkan jika Bupati belum stay di Muda Graha. Toni […]

    Bagikan
  • Tiga Pelaku Perampokan Sadis terhadap Nenek Suminem Ditangkap di Magelang

    Tiga Pelaku Perampokan Sadis terhadap Nenek Suminem Ditangkap di Magelang

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus perampokan dengan disertai kekerasan terhadap seorang nenek di Magetan akhirnya terungkap. Tiga pelaku sempat melarikan diri usai menganiaya korban telah ditangkap polisi. Tim Satreskrim Polres Magetan menangkap pelaku di salah satu penginapan, Wisma Wongso, Jalan Medang Kamulan, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (6/11/2025) dini hari. Ketiga pelaku diketahui berinisial AJ […]

    Bagikan
  • Pemkot-DPRD Kota Madiun Sepakati KUA-PPAS 2026, Maidi Targetkan Ekonomi dan IPM Naik

    Pemkot-DPRD Kota Madiun Sepakati KUA-PPAS 2026, Maidi Targetkan Ekonomi dan IPM Naik

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penandatanganan nota kesepakatan atas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kota Madiun Tahun Anggaran 2026. Rapat berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kota Madiun dan dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, Sutardi, Selasa (22/07/2025). Rapat diikuti […]

    Bagikan
  • Ops Zebra Semeru 2025, Polres Magetan Edukasi Pengendara Lewat Polantas Menyapa

    Ops Zebra Semeru 2025, Polres Magetan Edukasi Pengendara Lewat Polantas Menyapa

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya meningkatkan kesadaran berlalu lintas terus dilakukan Polres Magetan. Pada Sabtu (22/11/2025), Satuan Lalu Lintas menggelar Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas di depan Mapolres Magetan dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2025. Kegiatan dikemas secara humanis melalui program Polantas Menyapa Masyarakat. Pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas mendapatkan edukasi langsung mengenai […]

    Bagikan
  • Rem Motor Matic Blong, Pasutri Terjun ke Jurang di Jalur Curam Sarangan

    Rem Motor Matic Blong, Pasutri Terjun ke Jurang di Jalur Curam Sarangan

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur curam kawasan wisata Telaga Sarangan, Rabu (25/06/2025). Sepasang suami istri asal Karanganyar, Jawa Tengah, terjun ke jurang sedalam 4 meter setelah motor matic yang dikendarai mengalami rem blong saat melintasi tikungan tajam di atas Omah Jowo, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Sepeda motor Honda […]

    Bagikan
  • Tiga Sekolah di Lembeyan Belum Pernah Menerima MBG, Wali Murid Pertanyakan Pemerataan Program

    Tiga Sekolah di Lembeyan Belum Pernah Menerima MBG, Wali Murid Pertanyakan Pemerataan Program

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah bergulir hampir satu tahun di Kabupaten Magetan ternyata belum dirasakan oleh sejumlah sekolah di Kecamatan Lembeyan. Setidaknya TK Tapen, SDN 1 Tapen, dan SDN 2 Tapen masih belum pernah menerima distribusi MBG hingga akhir Januari 2026. Temuan tersebut terungkap berdasarkan pantauan lapangan dan keluhan […]

    Bagikan
expand_less