Berita Terkini
Trending Tags

Banyak Kendaraan Tak Kuat di Tanjakan Sarangan, Tim Drogba Polres Magetan Sigap Lakukan Penyelamatan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
  • visibility 151
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Arus wisatawan yang memadati kawasan Telaga Sarangan Banyak Kendaraan Tak Kuat di Tanjakan,
foto : Nan/Sinergia

Sinergia | Magetan – Arus wisatawan yang memadati kawasan Telaga Sarangan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 membuat jalur menanjak kembali menjadi titik rawan. Tidak sedikit kendaraan pribadi, roda empat maupun dua, yang tiba-tiba kehilangan tenaga di tengah tanjakan dan memicu kepanikan pengemudi dan penumpang. Di momen-momen genting itulah, personel Tim Drogba (Dorong Ganjal Ban) Polres Magetan tampil sebagai penyelamat.

Suasana mendadak menegangkan ketika sebuah mobil wisatawan asal Gresik yang dikendarai Mutakin tersendat saat melewati tanjakan pertigaan Omah Jowo. Mobil yang ditumpanginya tak kuat melaju akibat beban berat dan kapasitas mesin yang terbatas. Kendaraan sempat mundur perlahan, membuat penumpang panik dan pengguna jalan lainnya ikut waspada.

Dalam kondisi itu, beberapa personil Tim Drogba langsung berlari dan sigap menahan bagian belakang mobil sambil memasang ganjal kayu untuk mencegah kendaraan terus melorot ke bawah. Aksi tersebut berlangsung cepat, hanya dalam hitungan detik, sebelum akhirnya mobil dapat distabilkan dan didorong naik hingga mencapai jalur aman.

Image Not Found
Arus wisatawan yang memadati kawasan Telaga Sarangan Banyak Kendaraan Tak Kuat di Tanjakan,
foto : Nan/Sinergia

Mutakin, pengemudi mobil tersebut, mengaku sangat terbantu oleh aksi cepat aparat kepolisian. “Mobilnya kurang kuat, CC-nya kecil. Tadi bisa naik karena dibantu bapak-bapak polisi ini. Kami dari Sarangan mau pulang ke Gresik, dan ini pertama kali lewat sini. Mobil kecil, penumpang banyak, jadi ya kurang kuat nanjak,” ungkapnya, Minggu (28/12/2025).

Ia mengaku tidak menyangka tanjakan Sarangan seterjal itu, dan bahkan sempat khawatir mobilnya akan benar-benar mundur.

Kasat Samapta Polres Magetan, AKP Agus Wibowo, menjelaskan bahwa kejadian serupa kerap terjadi, terutama saat lonjakan wisatawan. Personelnya telah disiagakan sebagai bentuk pelayanan dan antisipasi kecelakaan.

“Kami menyiagakan personel di sejumlah tanjakan rawan, termasuk pertigaan Omah Jowo. Setiap hari ada sekitar lima belas personel yang siap membantu wisatawan yang kendaraannya tidak kuat naik, lengkap dengan ganjal kayu,” jelas AKP Agus.

Ia menambahkan bahwa Tim Drogba merupakan tim tahunan yang khusus diaktifkan saat libur akhir tahun. “Tim ini memang rutin kami terjunkan dan dikenal sebagai Tim Drogba—Dorong Ganjal Ban,” ujarnya.

Image Not Found
kendaraan bermotor tak kuat nanjak, harus di bantu Tim Drogba, Foto : Nan/Sinergia

Menurut pantauan petugas, penyebab kendaraan gagal menanjak bukan hanya soal tenaga mesin. “Banyak pengendara yang kaget dengan karakter jalan di Magetan. Ada yang lupa mematikan AC, ada yang salah memilih gigi. Kendaraan matic justru paling sering tidak kuat naik. Kalau manual umumnya lancar,” terang Agus.

Ia juga menyebutkan bahwa tanjakan paling rawan juga berada di arah barat keluar Telaga Sarangan, tepatnya di kawasan Singolangu. “Singolangu, baik jalur lama maupun jalur baru, itu tanjakan yang paling menantang,” tegasnya.

Sebagai bagian dari Operasi Lilin Semeru 2025, penjagaan ini akan berlangsung cukup panjang. “Kami siaga mulai 20 Desember sampai 2 Januari 2026,” tambahnya.

Aksi dramatis mendorong kendaraan yang mundur di tanjakan bukan hanya sekali terjadi. Beberapa kali anggota Tim Drogba harus berlari, mengganjal ban, hingga memandu pengemudi dengan instruksi khusus agar kendaraan bisa mengatasi tanjakan tanpa insiden.

Upaya ini tidak hanya mencegah kemunduran kendaraan, tetapi juga menghindari tabrakan beruntun dan kepanikan di jalur wisata yang ramai.

Dengan kesiapsiagaan ini, Polres Magetan berharap seluruh wisatawan dapat menikmati liburannya dengan rasa aman dan tenang, meski harus melintasi jalur menanjak yang cukup ekstrem. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ancaman Longsor Mengintai Ngebel, Tiga Rumah Masuk Zona Bahaya

    Ancaman Longsor Mengintai Ngebel, Tiga Rumah Masuk Zona Bahaya

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tiga rumah warga di Dukuh Sedayu, Desa Talun, Kecamatan Ngebel, masuk dalam kategori rawan bahaya akibat berada tepat di bawah titik longsoran. Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, menjelaskan bahwa kondisi tanah di wilayah tersebut didominasi material batuan besar, dengan persentase mencapai sekitar tiga puluh persen. Saat hujan deras, material dari atas […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Perketat Pengamanan Jalur PSHW-TM Saat Suran Agung 2025

    Polres Madiun Perketat Pengamanan Jalur PSHW-TM Saat Suran Agung 2025

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Perayaan Suran Agung 2025, Kepolisian Resor (Polres) Madiun memperketat pengamanan di sejumlah titik strategis yang menjadi jalur pergerakan rombongan dari Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) pada Minggu ( 6/7/2025). Kapolres Madiun, AKBP Mohammad Zainur Rofik, mengungkapkan bahwa ratusan personel disiagakan untuk mengawal dan mengamankan jalannya kegiatan, terutama menjelang puncak acara. Fokus […]

    Bagikan
  • Terekam CCTV, Tragedi di Perlintasan Bancong, Pria di Madiun Tewas Disambar KA Jayakarta

    Terekam CCTV, Tragedi di Perlintasan Bancong, Pria di Madiun Tewas Disambar KA Jayakarta

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Seorang pria tewas setelah tertabrak Kereta Api (KA) Jayakarta di perlintasan Desa Bancong, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 15.55 WIB. Insiden tragis tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan berlangsung dalam hitungan detik. Korban diketahui bernama Sugeng Hariadi (35), warga Dusun Pehrambak, Desa Bancong. Saat kejadian, KA Jayakarta melaju […]

    Bagikan
  • Harga Cabai dan Tomat Melonjak di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli

    Harga Cabai dan Tomat Melonjak di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Sayur Magetan, Jawa Timur, dalam sepekan terakhir mulai merangkak naik. Harga cabai keriting, cabai rawit, dan cabai merah besar nyaris seragam, berada di kisaran Rp40–45 ribu per kilogram. Padahal, sebelumnya masih di level Rp30–35 ribu per kilogram. “Sekarang cabai semua rata-rata Rp40 sampai Rp45 ribu […]

    Bagikan
  • 2.815 Siswa di Kabupaten Ngawi Sasaran Makan Bergizi Gratis

    2.815 Siswa di Kabupaten Ngawi Sasaran Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya dilaksanakan di wilayah Kabupaten Ngawi mulai Senin (17/2/2025). Pelaksanaan program andalan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo – Gibran ini, seperti yang terpantau di SDN 02 Ngawi Purba, Kecamatan Ngawi. Sesuai rencana, 2.815 siswa dari 28 sekolah akan menerima program MBG ini. “Insya Allah akan […]

    Bagikan
  • Pilkada Magetan Makin Memanas, Pengamat Politik Sebut Suara Paslon 2 Akan Jadi Rebutan di Empat TPS

    Pilkada Magetan Makin Memanas, Pengamat Politik Sebut Suara Paslon 2 Akan Jadi Rebutan di Empat TPS

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di empat TPS yang menjadi objek sengketa dalam Pilkada Magetan 2024. Terkait putusan tersebut, pengamat politik Nuryanto, memberikan pandangannya tentang dinamika yang akan terjadi pada tahap lanjutan pemilihan ini. “Mencermati bahwa PSU di empat TPS tersebut akan sangat mempengaruhi […]

    Bagikan
expand_less