Berita Terkini
Trending Tags

Kajari Magetan Berganti, Penanganan Kasus Strategis Masih Menggantung

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 251
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelaksana Tugas (Plt) Kajari, Farhan Zunaedi, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pergantian pucuk pimpinan Kejaksaan Negeri Magetan kembali terjadi sebelum publik benar-benar mengetahui arah penegakan hukum di daerah ini. Dezi Setiapurnama dipindah ke Kejaksaan Agung hanya dalam hitungan bulan, dan kursinya kini ditempati Pelaksana Tugas (Plt) Kajari, Farhan Zunaedi. Rotasi yang terbilang cepat ini justru menambah daftar tanya publik, terutama terkait kasus dugaan penyimpangan dana pokir DPRD yang sejak awal belum menunjukkan progres berarti.

Menanggapi pergantian mendadak tersebut, Farhan menekankan bahwa mutasi tidak perlu dibaca sebagai sinyal apa pun di luar kebutuhan organisasi.

“Perpindahan ini memang bagian dari tour of duty. Pak Dezi ditarik ke Kejaksaan Agung karena dibutuhkan di sana,” ujar Farhan, menjelaskan bahwa rotasi tersebut semata-mata urusan internal lembaga.

Ia menegaskan bahwa dirinya hanya menjalankan perintah pimpinan. Farhan sebelumnya menjabat Koordinator di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur sebelum ditugaskan mengisi sementara posisi Kajari Magetan.

“Saya ditunjuk untuk mengisi posisi Plt Kajari sebagai bagian dari kebutuhan institusi. Penugasannya juga bersifat sementara,” imbuhnya.

Meski demikian, bagi publik, alasan “kebutuhan organisasi” saja tidak cukup menjawab kegelisahan mengenai kinerja penegakan hukum di Magetan.

Di tengah pertanyaan soal nasib penyelidikan dugaan penyimpangan pokir DPRD, Farhan mengakui belum bisa memberi garis besar. Ia menyebut masih fokus melakukan pemetaan internal dan belum siap memberi pernyataan substantif.

“Saya masih mempelajari proses yang sudah berjalan di pidana khusus, intelijen, maupun bidang lainnya. Jadi saya belum bisa memberikan penjelasan detail hari ini,” ucapnya.

Keterangan itu menyiratkan bahwa publik perlu kembali menunggu. Padahal kasus pokir telah lama menjadi sorotan karena menyentuh kepentingan politik daerah.

Farhan menambahkan bahwa ia membutuhkan waktu memahami langkah-langkah sebelumnya sebelum menentukan kebijakan lanjutan.

“Harus saya lihat dulu apa saja yang sudah ditangani teman-teman. Baru setelah itu saya bisa menentukan langkah berikutnya,” jelasnya.

Walaupun belum bicara banyak soal kasus, Farhan menyampaikan komitmen mengenai profesionalitas penegakan hukum.

“Penanganan perkara di Magetan akan dilakukan seobjektif mungkin, tanpa intervensi pihak mana pun,” tegasnya.

Selain menata internal, Farhan mengaku membutuhkan dukungan masyarakat agar penegakan hukum di Magetan dapat berjalan lebih solid. Ia meminta ruang untuk memahami kondisi internal sebelum mengambil keputusan strategis. “Mohon waktu untuk saya memperkuat soliditas internal terlebih dahulu. Setelah itu tentu akan kami sampaikan arah kebijakan lebih jelas kepada masyarakat,” katanya.(Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Mbah Pamujo Tukang Servis Bedug Masjid di Ponorogo, Kebanjiran Pesanan Jelang Lebaran

    Kisah Mbah Pamujo Tukang Servis Bedug Masjid di Ponorogo, Kebanjiran Pesanan Jelang Lebaran

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, suasana masjid dan musala biasanya semakin semarak dengan tabuhan bedug yang mengiringi lantunan takbir. Agar suaranya tetap nyaring saat malam takbiran, banyak pengurus tempat ibadah memperbaiki bedug mereka jauh-jauh hari sebelum Lebaran. Di Kabupaten Ponorogo, ada sosok lansia yang justru kebanjiran pesanan servis bedug setiap memasuki […]

    Bagikan
  • Motor Tanpa Pengendara Ditemukan Ringsek di Jalur Tembus Sarangan, Warga Sempat Panik

    Motor Tanpa Pengendara Ditemukan Ringsek di Jalur Tembus Sarangan, Warga Sempat Panik

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah sepeda motor Honda bernopol AD 6778 SD ditemukan dalam kondisi ringsek di tepi Jalan Tembus Sarangan, kawasan turunan tajam Lawu Green Forest (LGF), Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Minggu (4/1/2025). Motor tersebut berada di lokasi tanpa pengendara, sehingga sempat memicu kepanikan warga dan para pengguna jalan yang melintas. Penampakan […]

    Bagikan
  • Harga Cabai Rawit di Ngawi Menembus Rp120 Ribu per Kilogram, Warga Mengeluh Beban Belanja Saat Ramadan

    Harga Cabai Rawit di Ngawi Menembus Rp120 Ribu per Kilogram, Warga Mengeluh Beban Belanja Saat Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Ngawi melonjak tajam pada awal Ramadan. Di Pasar Besar Ngawi, komoditas ini kini dijual Rp120 ribu per kilogram, naik signifikan dari harga sebelumnya Rp95 ribu. Kenaikan tersebut membuat harga cabai setara dengan harga daging sapi yang juga berada di kisaran Rp120 ribu per […]

    Bagikan
  • Warga Kota Madiun Mau Beasiswa S1, S2, dan S3 di India, Ini Syaratnya

    Warga Kota Madiun Mau Beasiswa S1, S2, dan S3 di India, Ini Syaratnya

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bekerja sama dengan Konsulat India untuk Indonesia kawasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, membuka peluang beasiswa kuliah untuk warganya. Tak tanggung-tanggung, beasiswa itu bagi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S1, S2, dan S3 di India. Tawaran beasiswa ini disampaikan langsung oleh Mr. Manoj Baj, Konsul India […]

    Bagikan
  • Kejari Kota Madiun Tetapkan Tersangka LKK Manguharjo, Kerugian Negara Senilai Rp 207 Juta

    Kejari Kota Madiun Tetapkan Tersangka LKK Manguharjo, Kerugian Negara Senilai Rp 207 Juta

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun menetapkan satu tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi Lembaga Keuangan Kelurahan (LKK) Manguharjo periode 2017–2022. Suyatno selaku Ketua LKK Manguharjo ditetapkan tersangka usai tim penyidik pidana khusus (pidsus) mengantongi alat bukti yang cukup. Penetapan tersangka tersebut dibenarkan oleh Kasi Pidsus Kejari Kota […]

    Bagikan
  • 361 Jemaah Magetan Sudah Lunasi Biaya Haji Tahap Pertama, 39 Diusulkan Pelunasan Tahap Kedua

    361 Jemaah Magetan Sudah Lunasi Biaya Haji Tahap Pertama, 39 Diusulkan Pelunasan Tahap Kedua

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pelunasan biaya haji tahap pertama untuk Kabupaten Magetan telah berakhir pada 23 Desember 2025. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, menyampaikan perkembangan terbaru terkait jumlah jemaah yang telah melunasi maupun yang belum menyelesaikan kewajibannya. Ida menjelaskan, dari 415 jemaah yang berhak melunasi, tercatat 361 jemaah telah […]

    Bagikan
expand_less