Berita Terkini
Trending Tags

Barokah Run Fest 2026 Pecah! Pelari dari Berbagai Daerah Padati Kota Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 175
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ratusan runner dari berbagai daerah meramaikan Barokah Run Fest 2026. Banjir penghargaan dan hadiah menarik. Foto : Kriswanto

Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kembali menghadirkan event lari bergengsi dalam ajang Barokah Run Fest (BRF) 2026 yang digelar pada Minggu (25/01/2026). Event lari ini diikuti peserta dari berbagai daerah dan berlangsung meriah dengan rute utama yang melintasi kawasan ikonik Pahlawan Street Center.

Sejak pagi hari, para runner tampak antusias mengikuti setiap kategori lomba. Para peserta pun mempersiapkan diri di gate Start/Finish di Jalan Rimba Kaya Kota Madiun. Selain kategori umum 5K, BRF 2026 juga menghadirkan Kid Dash 1,5 K yang diikuti anak-anak. Kategori ini sukses mencuri perhatian dan menghadirkan suasana ceria di tengah kompetisi.

Estu, salah satu peserta mengaku sangat puas dengan penyelenggaraan BRF 2026. Terlebih juga ada penghargaan untuk best costum “Acaranya seru, rutenya bagus, dan panitianya ramah. Sudah lama ditunggu juga. Kan ini yang pertama di tahun 2026 ini. Semoga tahun depan bisa lebih meriah lagi,” ujarnya.

BRF 2026 ini pun tidak hanya menarik runners dari Kota Madiun. Namun, pelari dari berbagai daerah di Jawa Timur pun turut meramaikan dan terkesan dengan suksesnya BRF 2026.

Seperti yang diungkapkan oleh David Sandi Eka Pratama, pelari asal Lumajang yang mampu menyabet podium pertama dengan durasi waktu 16 menit. Dirinya pun memberikan apresiasi terhadap event ini. Ia mengaku kerap mengikuti berbagai event lari, termasuk di Kota Madiun.

“Saya sering ikut event lari di Kota Madiun. Karena kota ini dangat syahdu dan ngangenin. Eventnya juga terlaksana dengan baik seperti BRF 2026 ini. Harapan saya buat kedepannya semoga menjadi event tahunan dan lebih meriah lagi. Juga hadiahnya bisa di up lagi biar lebih ramai,” ungkapnya usai menerima hadiah.

Hal senada juga diungkapkan oleh Esti Alivia, juara kategori putri asal Sidoarjo menyampaikan kesan mendalam terhadap Kota Madiun dan jalannya lomba. Dirinya pun melahap rute 5 Km dengan catatan waktu sekitar 20 menit.

“Keren sekali ya. Ini yang namanya olahraga untuk masyarakat. Panitianya juga berkualitas dan peka ya. Sampai goodie bag nya juga banyak sekali ini. Harapan untuk kedepannya hadiah bisa ditambah lagi, juga kuota bisa diperbanyak. Berharap BRF ini bisa diadakan tahun-tahun yang akan datang,” tuturnya.

Image Not Found
Owner Toko Barokah Kota Madiun bersama keluarga mengapresiasi partisipasi runners yang luar biasa. Foto : Istimewa

Deddy Santoso, Owner Toko Barokah selaku penyelenggara BRF 2026 menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang terlibat. Terlebih event ini dapat berjalan lancar dengan partisipasi luar biasa dari para peserta.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh runner yang telah berpartisipasi dan meramaikan Barokah Run Fest 2026. Semoga acara ini bisa memberikan pengalaman berkesan dan menjadi motivasi untuk hidup lebih sehat,” ujarnya.

Ia juga secara simbolis menyerahkan hadiah kepada para juara di setiap kategori sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para peserta.

Dengan suksesnya pelaksanaan Barokah Run Fest 2026, event ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi agenda olahraga tahunan yang dinantikan. Selain itu, sekaligus memperkenalkan Kota Madiun sebagai kota yang ramah bagi kegiatan olahraga dan wisata. (Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modus Terapi Kesehatan, Lansia di Sukorejo Ponorogo Kehilangan Uang dan 33 Gram Emas 

    Modus Terapi Kesehatan, Lansia di Sukorejo Ponorogo Kehilangan Uang dan 33 Gram Emas 

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi penipuan dengan modus menawarkan terapi kesehatan menimpa pasangan lanjut usia di Desa Kalimalang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Dalam kejadian tersebut, korban kehilangan uang tunai sekitar Rp10 juta serta perhiasan emas seberat 33 gram setelah rumahnya didatangi empat orang tak dikenal. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (5/3/2026) lalu sekitar pukul 11.30 […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Siap Jerat Pidana Tambang Bermasalah di Sayutan

    Polres Magetan Siap Jerat Pidana Tambang Bermasalah di Sayutan

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Aktivitas tambang yang dilakukan CV. Putra Anugerah di Dusun Nusupan, Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kini berada di ujung tanduk. Polres Magetan akan menempuh jalur hukum apabila terbukti ada pelanggaran izin dan aktivitas tambang dilakukan di luar wilayah yang sah. Penegasan ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres […]

    Bagikan
  • Puluhan Satwa Liar Diselamatkan, JSI Serahkan 34 Ekor ke BBKSDA Jatim

    Puluhan Satwa Liar Diselamatkan, JSI Serahkan 34 Ekor ke BBKSDA Jatim

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 34 ekor satwa liar berhasil dievakuasi dari wilayah Madiun dan sekitarnya sepanjang November 2025. Penyerahan satwa dilakukan pada Kamis (27/11/2025) oleh organisasi Jaga Satwa Indonesia (JSI) beralamat di Kelurahan Patihan, Kota Madiun, kepada Balai Besar KSDA Jawa Timur melalui Bidang KSDA Wilayah I Madiun. Dari total satwa yang dievakuasi, […]

    Bagikan
  • Sorotan Tambang Galian C di Karas Menguat, DPRD Jatim Desak Penertiban dan Jamin Perlindungan Warga

    Sorotan Tambang Galian C di Karas Menguat, DPRD Jatim Desak Penertiban dan Jamin Perlindungan Warga

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Protes warga terhadap aktivitas tambang galian C di Desa Taji, Kecamatan Karas, kembali mencuat. Keluhan yang disampaikan tak hanya soal debu yang kian pekat, tetapi juga kerusakan jalan hingga kekhawatiran hilangnya batas lahan milik warga akibat aktivitas tambang. Situasi tersebut mendorong Anggota DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, turun langsung ke lokasi […]

    Bagikan
  • Pencari Ikan Diduga Tenggelam di Waduk Bendo, Ponorogo

    Pencari Ikan Diduga Tenggelam di Waduk Bendo, Ponorogo

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang pencari ikan dilaporkan tenggelam di Waduk Bendo, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, pada Sabtu (21/12/2024) sore. Hingga kini, tim SAR gabungan bersama warga setempat masih terus berupaya melakukan pencarian korban. Korban diketahui bernama Karyono (22), warga Desa Temon, Kecamatan Sawoo. Berdasarkan video amatir, pamannya, Parni (50), meminta tolong karena […]

    Bagikan
  • Ayah Korban Penganiayaan Takut Melapor, Ini Kata Praktisi Hukum

    Ayah Korban Penganiayaan Takut Melapor, Ini Kata Praktisi Hukum

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus penganiayaan terhadap BA (14), pelajar SMP di Magetan, memasuki fase baru. Hal itu setelah muncul kabar bahwa ayah korban, Sutrisno (40), merasa takut untuk membuat laporan resmi ke polisi. Padahal, video penganiayaan yang dialami anaknya telah beredar luas di media sosial dan memicu gelombang kemarahan warganet. Korban dipukuli, diikat, hingga […]

    Bagikan
expand_less