Berita Terkini
Trending Tags

Rumah ASN Pemkot Madiun Digeledah, Sita Diduga Dokumen-Dokumen Penting

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 299
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rumah Salah Satu ASN Pemkot Madiun Digeledah Oleh KPK. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Madiun menjadi sasaran penggeledahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (28/01/2026). Tidak hanya itu, KPK juga mendatangi rumah salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Madiun berinisial MKP di Jalan Poncowolo Kota Madiun.

Tim penyidik KPK melakukan penggeledahan guna mencari bukti-bukti pendukung terkait kasus dugaan korupsi dengan modus fee proyek dan CSR di Kota Pecel. Dari pantauan di lokasi, nampak beberapa orang diduga staf atau pegawai turut dipanggil ke rumah tersebut.

Usai penggeledahan, tim penyidik KPK meninggalkan rumah MKP dengan membawa barang bukti diduga dokumen-dokumen penting yang dimasukan ke dalam koper besar. 

Image Not Found
Kantor Dindik dan DLH Kota Madiun Turut Digeledah oleh KPK. Kris-Sinergia

Sementara itu, dua kantor OPD yang digeledah kali ini yakni Dinas Pendidikan Kota Madiun, Jalan Raya Mastrip Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman, dan Dinas Lingkungan Hidup, Jalan Salak Kelurahan/Kecamatan Taman.

Namun, pantauan awak media di kantor Dinas Pendidikan Kota Madiun, tidak terlihat ada aktivitas penggeledahan dari luar. Tampak mobil Toyota Innova warna hitam keluar masuk selang beberapa jam. Akses masuk ke kantor Dindik pun dibatasi dan dijaga oleh petugas.

Sedangkan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Madiun,terlihat satu mobil Toyota Innova hitam terparkir. Beberapa penyidik berlalu lalang sambil mengenakan masker. Tidak jauh dari sana, sejumlah ASN duduk duduk diluar kantor.

Diketahui, kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) itu menjerat Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi, Kepala Dinas PUPR Thariq Megah, dan Pihak Swasta sekaligus Orang Kepercayaan Maidi, Rochim Ruhdiyanto.

KPK belum mengungkap detail hasil penggeledahan yang dilakukan di Kota Madiun sejak pekan lalu. Termasuk barang bukti dokumen maupun uang tunai yang turut diamankan selama proses penggeledahan juga belum dijabarkan.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Berulang di Magetan Tuai Kritik, Aktivis Desak Evaluasi Kinerja OPD

    Banjir Berulang di Magetan Tuai Kritik, Aktivis Desak Evaluasi Kinerja OPD

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Magetan menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Dalam satu tahun terakhir, sejak awal kepemimpinan Bupati Nanik Sumantri bersama Wakil Bupati Suyatni Prihasmoro, kejadian serupa tercatat telah terjadi dua kali. Aktivis LSM Magetan Center, Beni Ardi, menilai kondisi ini tidak bisa lagi dianggap sebagai […]

    Bagikan
  • DPRD Madiun Soroti Potensi Pariwisata Belum Tergarap, Dinilai Bisa Dongkrak PAD

    DPRD Madiun Soroti Potensi Pariwisata Belum Tergarap, Dinilai Bisa Dongkrak PAD

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menilai masih banyak potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum dimaksimalkan oleh Pemerintah Kabupaten Madiun. Salah satu sektor yang dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan pendapatan daerah adalah pariwisata. Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun, Purwadi, mengatakan Kabupaten Madiun memiliki modal yang kuat untuk mengembangkan sektor wisata. Selain […]

    Bagikan
  • Ops Zebra Semeru 2025, Polres Magetan Fokus Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan

    Ops Zebra Semeru 2025, Polres Magetan Fokus Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2025 di halaman Mapolres Magetan, Senin (17/11/2025). Agenda tahunan ini menjadi penanda dimulainya operasi keselamatan berlalu lintas yang akan berlangsung selama dua pekan, hingga 30 November 2025. Apel dipimpin Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, dan dihadiri pasukan gabungan dari TNI, Polri, Satpol […]

    Bagikan
  • Jubir PN Madiun: Dugaan Motif Balas Dendam Tak Relevan Jika Tak Terbukti di Persidangan

    Jubir PN Madiun: Dugaan Motif Balas Dendam Tak Relevan Jika Tak Terbukti di Persidangan

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dugaan adanya motif balas dendam yang mencuat dalam sidang perkara kepemilikan satwa dilindungi landak jawa dengan terdakwa Darwanto tidak otomatis memiliki nilai hukum. Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Madiun menyatakan hanya akan mempertimbangkan fakta yang terbukti di persidangan, bukan narasi di luar dakwaan. Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara PN Kabupaten Madiun, Agung […]

    Bagikan
  • Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Rutin Ikuti Kajian Ba’dha Sholat Fardhu

    Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Rutin Ikuti Kajian Ba’dha Sholat Fardhu

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Makkah – Tidak ada waktu luang yang disia-siakan Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata selama di Tanah Suci Makkah. Berbagai kegiatan pun diikuti guna mengisi waktu seperti menyimak kajian di Mushola hotel. Kajian ini rutin dilaksanakan usai waktu sholat Fardhu. Kajian ini tidak hanya diikuti jemaah Sindo Wisata, namun juga jemaah haji dari travel […]

    Bagikan
  • Sering Mengamuk, Keluarga Terpaksa Mengurung Suhananto Sejak 2014

    Sering Mengamuk, Keluarga Terpaksa Mengurung Suhananto Sejak 2014

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Keputusan keluarga mengurung Suhananto, 45 tahun, warga Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, di dalam kandang besi bukan tanpa alasan. Selama lebih dari 25 tahun, keluarga hidup dalam bayang-bayang gangguan jiwa yang dialami Suhananto. Nanto merupakan anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Buki dan Damitun. Gangguan kejiwaan yang dialaminya bermula setelah […]

    Bagikan
expand_less