Berita Terkini
Trending Tags

Dikenal Pendiam, Keluarga Ungkap Sifat Terduga Pelaku Pembunuhan Nur Aini

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 316
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rumah Nur Aini Korban Pembunuhan Masih terpasang Garis Polisi. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Penyelidikan kasus pembunuhan seorang ibu rumah tangga di Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, terus berkembang. Polisi menetapkan Aji Saputra (30), anak kandung korban, sebagai terduga kuat pelaku tunggal dalam kasus pembunuhan tersebut. Hingga kini, keberadaan terduga pelaku masih dalam pencarian aparat kepolisian.

Kasus yang menewaskan Nur Aini ini masih menyisakan banyak pertanyaan. Terlebih, polisi belum berhasil menemukan keberadaan Aji Saputra yang diduga melarikan diri usai kejadian. Informasi terakhir yang dihimpun, terduga pelaku diduga berada di wilayah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Adik terduga pelaku, Muhammad Gilang, mengungkapkan kepribadian kakak tirinya tersebut dikenal sebagai sosok yang pendiam di lingkungan keluarga. “Orangnya memang pendiam, jarang cerita banyak, tapi kami cukup dekat dan masih sering komunikasi,” ujar Gilang.

Gilang mengaku sangat terkejut saat menerima kabar ibunya meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan di dalam rumah. Ia mengaku tidak pernah menyangka kakak kandungnya sendiri kini diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Menurut Gilang, pertemuan terakhirnya dengan Aji Saputra terjadi sekitar empat hingga lima hari sebelum peristiwa pembunuhan. Dalam pertemuan itu, Aji sempat mencurahkan perasaan dan menunjukkan emosi yang terpendam terkait masa lalunya.

“Dia sempat curhat soal masa lalu, kelihatan ada emosi yang dipendam, tapi tidak pernah marah atau mengamuk,” kata Gilang.

Aji Saputra diketahui sempat bolak-balik bekerja di Bali. Terakhir kali, ia pulang ke Ponorogo sekitar tiga bulan lalu. Selama berada di Ponorogo, Gilang mengaku masih beberapa kali bertemu dengan kakaknya tersebut. Terkait temuan sepeda motor dan tas yang sempat viral di media sosial, Gilang membenarkan bahwa barang-barang tersebut merupakan milik Aji Saputra.

“Motor dan tas itu memang milik kakak saya,” ujarnya. Ia juga memastikan akun media sosial yang berisi curhatan dan beredar luas di masyarakat memang milik terduga pelaku. “Akun itu benar miliknya, bukan hoaks,” tegas Gilang.

Pihak keluarga berharap terduga pelaku dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat, sehingga proses hukum dapat berjalan dengan baik dan kasus ini dapat terungkap secara terang benderang. Sementara itu, kepolisian terus melakukan upaya pencarian dan pengembangan penyelidikan guna mengungkap secara tuntas kasus pembunuhan tersebut.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harganas 2026, Bupati Madiun Tekankan Peran Ayah dan Keluarga dalam Menyiapkan Generasi Unggul

    Harganas 2026, Bupati Madiun Tekankan Peran Ayah dan Keluarga dalam Menyiapkan Generasi Unggul

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Kabupaten Madiun menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB PPPA) Kabupaten Madiun menggelar upacara di halaman kantor dinas, Senin (29/6/2026). […]

    Bagikan
  • Gugat BRI Rp. 50 Miliar, Samsuri Tunjuk Haris Azhar Jadi Kuasa Hukum

    Gugat BRI Rp. 50 Miliar, Samsuri Tunjuk Haris Azhar Jadi Kuasa Hukum

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sempat viral karena rumahnya ditempeli stiker penunggak utang, Samsuri, warga Kelurahan Patihan Wetan, Babadan, Ponorogo, memilih melawan. Tak tanggung-tanggung, ia menggugat PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Pasar Pon ke Pengadilan Negeri (PN) Ponorogo. Nilai gugatannya fantastis: Rp 50 miliar. Samsuri menunjuk aktivis hak asasi manusia (HAM) ternama Haris Azhar […]

    Bagikan
  • R. Moerdjoko, Ketum PSHT Pusat Madiun Terima Penghargaan CNN Indonesia Awards 2025

    R. Moerdjoko, Ketum PSHT Pusat Madiun Terima Penghargaan CNN Indonesia Awards 2025

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Dikutip dari shterate.or.id, Kangmas R. Moerdjoko H.W selaku Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun menerima penghargaan dalam CNN Indonesia Awards 2025 pada Jum’at (31/10/2025). Penghargaan kategori Excellence Culture  Leadership and Community Empowerment diserahkan oleh Titin Rosmasari, Direktur CNN Indonesia. Penghargaan ini atas dedikasi dan kiprahnya dalam mengembangkan SH Terate […]

    Bagikan
  • Nurisha Kitana Tepati Janji Pulang Kampung, Siap Bangun Magetan Lewat Pendidikan dan Gerakan Sosial

    Nurisha Kitana Tepati Janji Pulang Kampung, Siap Bangun Magetan Lewat Pendidikan dan Gerakan Sosial

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Nama Nurisha “Risha” Kitana, mahasiswi Universitas Indonesia (UI) sekaligus aktivis muda asal Magetan, kembali menjadi sorotan publik. Kehadirannya di Magetan Campus Expo 2026 di GOR Ki Magetan, Sabtu (24/1/2026), menjadi bukti bahwa ia tak pernah lupa janji untuk kembali dan berkontribusi bagi daerah kelahirannya. Risha, putri asli Maospati, datang bukan sekadar […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Percepat Pembentukan Koperasi Merah Putih di 206 Desa dan Kelurahan

    Pemkab Madiun Percepat Pembentukan Koperasi Merah Putih di 206 Desa dan Kelurahan

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus mempercepat proses pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan sebagai upaya penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa. Langkah ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop UM). Sekretaris Disperdagkop UM Kabupaten Madiun, Agus Sujudi, […]

    Bagikan
  • Waduk Bendo Surut, Warga Ngadirojo Manfaatkan Lahan Jadi Area Pertanian musiman

    Waduk Bendo Surut, Warga Ngadirojo Manfaatkan Lahan Jadi Area Pertanian musiman

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Surutnya air Waduk Bendo di Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dimanfaatkan warga untuk mengolah lahan menjadi area pertanian musiman. Lahan yang sebelumnya terendam air kini ditanami sejumlah komoditas, terutama jagung dan kacang tanah. Pantauan pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, kawasan hulu Waduk Bendo tampak mengalami penyusutan […]

    Bagikan
expand_less