Berita Terkini
Trending Tags

Dikenal Pendiam, Keluarga Ungkap Sifat Terduga Pelaku Pembunuhan Nur Aini

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 276
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rumah Nur Aini Korban Pembunuhan Masih terpasang Garis Polisi. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Penyelidikan kasus pembunuhan seorang ibu rumah tangga di Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, terus berkembang. Polisi menetapkan Aji Saputra (30), anak kandung korban, sebagai terduga kuat pelaku tunggal dalam kasus pembunuhan tersebut. Hingga kini, keberadaan terduga pelaku masih dalam pencarian aparat kepolisian.

Kasus yang menewaskan Nur Aini ini masih menyisakan banyak pertanyaan. Terlebih, polisi belum berhasil menemukan keberadaan Aji Saputra yang diduga melarikan diri usai kejadian. Informasi terakhir yang dihimpun, terduga pelaku diduga berada di wilayah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Adik terduga pelaku, Muhammad Gilang, mengungkapkan kepribadian kakak tirinya tersebut dikenal sebagai sosok yang pendiam di lingkungan keluarga. “Orangnya memang pendiam, jarang cerita banyak, tapi kami cukup dekat dan masih sering komunikasi,” ujar Gilang.

Gilang mengaku sangat terkejut saat menerima kabar ibunya meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan di dalam rumah. Ia mengaku tidak pernah menyangka kakak kandungnya sendiri kini diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Menurut Gilang, pertemuan terakhirnya dengan Aji Saputra terjadi sekitar empat hingga lima hari sebelum peristiwa pembunuhan. Dalam pertemuan itu, Aji sempat mencurahkan perasaan dan menunjukkan emosi yang terpendam terkait masa lalunya.

“Dia sempat curhat soal masa lalu, kelihatan ada emosi yang dipendam, tapi tidak pernah marah atau mengamuk,” kata Gilang.

Aji Saputra diketahui sempat bolak-balik bekerja di Bali. Terakhir kali, ia pulang ke Ponorogo sekitar tiga bulan lalu. Selama berada di Ponorogo, Gilang mengaku masih beberapa kali bertemu dengan kakaknya tersebut. Terkait temuan sepeda motor dan tas yang sempat viral di media sosial, Gilang membenarkan bahwa barang-barang tersebut merupakan milik Aji Saputra.

“Motor dan tas itu memang milik kakak saya,” ujarnya. Ia juga memastikan akun media sosial yang berisi curhatan dan beredar luas di masyarakat memang milik terduga pelaku. “Akun itu benar miliknya, bukan hoaks,” tegas Gilang.

Pihak keluarga berharap terduga pelaku dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat, sehingga proses hukum dapat berjalan dengan baik dan kasus ini dapat terungkap secara terang benderang. Sementara itu, kepolisian terus melakukan upaya pencarian dan pengembangan penyelidikan guna mengungkap secara tuntas kasus pembunuhan tersebut.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hardiknas 2026 Magetan, Aspirasi Siswa Minta Sekolah Ramah Anak hingga Fasilitas Digital

    Hardiknas 2026 Magetan, Aspirasi Siswa Minta Sekolah Ramah Anak hingga Fasilitas Digital

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Magetan tidak hanya diwarnai tari massal ribuan guru dan pelajar. Momentum tersebut juga menjadi panggung bagi para siswa untuk menyampaikan aspirasi terkait masa depan pendidikan kepada Pemerintah Kabupaten Magetan. Dalam kegiatan yang digelar di Alun-Alun Magetan, Senin sore (25/5/2026), sejumlah perwakilan siswa dari […]

    Bagikan
  • Puluhan Dosen Poltek Negeri Madiun Tuntut Tunjangan Kinerja ke Kemendiktisaintek

    Puluhan Dosen Poltek Negeri Madiun Tuntut Tunjangan Kinerja ke Kemendiktisaintek

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan dosen dari Politeknik Negeri Madiun (Poltek Negeri Madiun) mengajukan tuntutan terkait tunjangan kinerja (TUKIN) yang belum diterima, Kamis (23/1/2025) kepada pihak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) Para dosen tersebut meminta agar hak mereka segera dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena selama 4 tahun terakhir para […]

    Bagikan
  • Pedagang Kuliner Keluhkan Kenaikan HET LPG 3 Kg

    Pedagang Kuliner Keluhkan Kenaikan HET LPG 3 Kg

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo| Kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kilogram mulai dirasakan pedagang kuliner di Kabupaten Ponorogo. Mereka mengaku keberatan karena kenaikan ini membuat keuntungan semakin menipis. Siti Murbiah, pedagang gorengan di Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Kota, Ponorogo, menyebutkan harga LPG di tingkat pengecer kini mencapai Rp20 ribu per tabung.  “Keuntungan jadi berkurang. Kalau […]

    Bagikan
  • BEM Madiun Tolak Pengesahan UU KUHAP, Nilai Banyak Pasal Multitafsir

    BEM Madiun Tolak Pengesahan UU KUHAP, Nilai Banyak Pasal Multitafsir

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aliansi Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Madiun menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Alun-Alun Kota Madiun pada Rabu (26/11/2025). Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan atas disahkannya Undang-Undang Kitab Hukum Acara Pidana (UU KUHAP) oleh DPR RI beberapa waktu lalu. Koordinator lapangan aksi, Maikel Jeksen, menyampaikan bahwa demonstrasi ini merupakan hasil […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Gandeng Investor, Dumilah Park Siap Direvitalisasi dengan Nilai Investasi hingga Rp. 100 Miliar

    Pemkot Madiun Gandeng Investor, Dumilah Park Siap Direvitalisasi dengan Nilai Investasi hingga Rp. 100 Miliar

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Taman Hiburan Rakyat (THR) atau Dumilah Park di Jalan Slamet Riyadi Madiun segera direvitalisasi. Pemerintah Kota Madiun bersama PT. Surya telah mencapai kesepakatan awal dengan investor terkait rencana pembangunan ulang kawasan wisata tersebut. Audiensi lanjutan antara Wali Kota Madiun Maidi dan pihak investor digelar pada Rabu (05/11/2025) lalu. Wali Kota […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Gelar Pasar Murah Ramadan, Harga Sembako Turun Hingga Rp10 Ribu

    Pemkab Magetan Gelar Pasar Murah Ramadan, Harga Sembako Turun Hingga Rp10 Ribu

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Magetan kembali menggelar pasar murah guna meringankan beban kebutuhan masyarakat. Kegiatan yang digelar untuk kedua kalinya selama Ramadan ini berlangsung di Lapangan Desa Karangrejo, Kecamatan Kawedanan, pada Rabu (11/4/2026). Antusiasme warga terlihat tinggi, ditandai dengan antrean panjang di setiap stan penyedia bahan pokok […]

    Bagikan
expand_less