Berita Terkini
Trending Tags

Terpaut 28 Tahun, Kisah Cinta Sisri dan Ahmad Viral di Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 709
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
pasangan suami istri Ahmad Suryatna dengan Sisri. Foto : Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Kisah cinta pasangan suami istri asal Kabupaten Ponorogo, Sisri (58) dan Ahmad Suryatna (30), menjadi perbincangan warganet. Pernikahan keduanya viral di media sosial lantaran perbedaan usia yang terpaut hingga 28 tahun.

Video prosesi ijab kabul pasangan ini beredar luas setelah Sisri dan Ahmad meresmikan pernikahan secara negara di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jenangan, Ponorogo, Rabu (28/1/2026) lalu. Dalam prosesi tersebut, keduanya tampak khidmat mengucapkan janji pernikahan di hadapan penghulu.

Sisri diketahui lahir pada tahun 1968, sementara Ahmad Suryatna lahir pada tahun 1996. Jauh sebelum menikah secara resmi, pasangan ini telah lebih dulu menikah secara siri pada tahun 2021.

Sisri mengaku sempat terkejut saat Ahmad menyatakan keseriusannya melamar dengan membawa orang tuanya. Namun seiring waktu, keyakinan itu tumbuh.

“Awalnya saya kaget karena dia melamar saya dengan membawa orang tuanya. Setelah empat tahun menikah siri, saya akhirnya mantap untuk dinikahi secara resmi oleh Mas Ahmad,” ujar Sisri.

Awal pertemuan keduanya bermula dari hubungan kerja. Ahmad merupakan sopir truk angkut barang yang bekerja kepada Sisri sejak tahun 2018. Hubungan yang semula bersifat profesional itu perlahan berkembang menjadi kedekatan emosional.

Ahmad mengungkapkan, perasaannya tumbuh karena kebersamaan dan kepedulian.

“Sebelumnya saya bekerja dengan istri saya sekitar tiga tahun. Karena kasihan beliau hidup sendiri, akhirnya saya menikahinya. Orangnya baik dan cantik,” kata Ahmad.

Perbedaan usia yang cukup jauh sempat menjadi keraguan bagi Sisri. Namun keteguhan Ahmad membuatnya yakin melangkah ke jenjang pernikahan. Selama empat tahun menjalani kehidupan rumah tangga, keduanya mengaku hidup harmonis meski kerap mendapat pandangan miring dari sebagian lingkungan sekitar.

Sebelum menikah dengan Ahmad, Sisri diketahui pernah menikah dan dikaruniai dua orang anak laki-laki. Dari pernikahan sebelumnya tersebut, Sisri kini juga telah memiliki dua orang cucu.

Pernikahan Sisri dan Ahmad menuai beragam tanggapan dari warganet. Meski demikian, pasangan ini tampak bahagia dan mantap menjalani kehidupan rumah tangga mereka. Kisah keduanya menjadi bukti bahwa cinta tak selalu memandang usia.(Ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luncurkan Selamat Asri, Pemkab Madiun Sinkronkan Program Kebersihan dengan Instruksi Presiden Prabowo

    Luncurkan Selamat Asri, Pemkab Madiun Sinkronkan Program Kebersihan dengan Instruksi Presiden Prabowo

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 646
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai mengakselerasi gerakan lingkungan bersih, sehat, dan rapi melalui program Selamat Asri (Selasa Jumat Aman Sehat Resik Indah). Program ini menjadi tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong terciptanya budaya hidup bersih secara serentak di seluruh Indonesia. Langkah tersebut juga diselaraskan dengan visi daerah “MADIUN […]

    Bagikan
  • Ibu di Madiun Meninggal Mendadak saat Cari Kayu Bakar, Diduga Alami Sakit Jantung

    Ibu di Madiun Meninggal Mendadak saat Cari Kayu Bakar, Diduga Alami Sakit Jantung

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Warga Desa Sirapan, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, digemparkan oleh penemuan jasad seorang perempuan di kawasan hutan milik Perhutani, tepatnya di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bulu, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngadirejo, pada Kamis (29/05/2025) siang. Peristiwa tersebut diketahui setelah seorang anak kecil berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. […]

    Bagikan
  • Lapas Kelas I Madiun Jalankan Program Swasembada Pangan, Libatkan Warga Binaan

    Lapas Kelas I Madiun Jalankan Program Swasembada Pangan, Libatkan Warga Binaan

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun terus berinovasi dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui program swasembada pangan yang melibatkan para warga binaan. Program ini mencakup sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Hal itu bertujuan untuk memberikan keterampilan produktif bagi warga binaan selama menjalani masa pidana. Kepala Lapas Kelas I Madiun, Andi […]

    Bagikan
  • Harga Pangan di Magetan Stabil Selama Ramadan, Cabai Rawit Masih Tertinggi photo_camera 4

    Harga Pangan di Magetan Stabil Selama Ramadan, Cabai Rawit Masih Tertinggi

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Tim Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan (Saber Pangan) Jawa Timur melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pangan pokok di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Magetan. Kegiatan ini merupakan rangkaian pemantauan di sejumlah wilayah seperti Madiun, Lamongan, Tulungagung, Blitar, Pacitan, Ponorogo, Ngawi, dan Nganjuk. Di Magetan, pemeriksaan difokuskan di Pasar […]

    Bagikan
  • Pohon Pasang Tumbang Tutup Total Jalan Sarangan–Cemorosewu, Akses Sempat Lumpuh

    Pohon Pasang Tumbang Tutup Total Jalan Sarangan–Cemorosewu, Akses Sempat Lumpuh

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah pohon pasang berdiameter sekitar 90 sentimeter tumbang dan menutup total akses Jalan Raya Sarangan–Cemorosewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, pada Sabtu (15/11/2025) sekitar pukul 06.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Magetan, Eka Wahyudi, menjelaskan bahwa hujan berintensitas ringan yang mengguyur wilayah Plaosan […]

    Bagikan
  • Bawaslu Magetan Intensifkan Uji Petik Pemilih Baru, Soroti Akurasi Data dan Potensi Kerentanan DPT

    Bawaslu Magetan Intensifkan Uji Petik Pemilih Baru, Soroti Akurasi Data dan Potensi Kerentanan DPT

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Meski masa pemilu belum berjalan, pengawasan data pemilih di Kabupaten Magetan tetap diperketat. Bawaslu Magetan kembali melakukan uji petik sebagai bagian dari pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) 2025 yang dinilai penting untuk mencegah kekeliruan data sejak dini. Kegiatan terbaru berlangsung di Desa Joketro, Kecamatan Parang oleh Kordiv Pencegahan, Parmas dan […]

    Bagikan
expand_less