Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Berulang Kali Mangsa Ternak, Damkar Kabupaten Madiun Evakuasi Ular Piton 3 Meter

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 438
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seekor ular piton berhasil dievakuasi oleh tim Damkar Kab Madiun dari kandang milik warga Munggut Kecamatan Wungu Usai melilit seekor ayam. Foto : Tov-Sinergia

Sinergia | Madiun — Seekor ular piton sepanjang kurang lebih tiga meter dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun setelah berulang kali memangsa hewan ternak warga di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Sabtu (14/2/2026) pagi.

Kemunculan ular tersebut membuat warga sekitar resah. Hewan melata itu ditemukan berada di dalam kandang ayam milik warga dan diketahui telah memangsa satu ekor ayam.

Petugas Damkar Kabupaten Madiun, Gatot Suwarno, mengatakan laporan diterima sekitar pukul 07.00 WIB. Satu armada beserta personel langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

“Jenis ular yang berhasil kami evakuasi yakni ular piton dengan perkiraan panjang sekitar tiga meter. Kondisi perutnya terlihat membesar karena telah memangsa hewan ternak warga,” ujar Gatot saat dikonfirmasi.

Selain satu ayam yang sudah dimakan, petugas juga mendapati dua ekor ayam kampung lainnya dalam kondisi mati setelah dililit ular dalam waktu cukup lama.

Menurut Gatot, proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit. Ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa.

Berdasarkan keterangan warga, kemunculan ular tersebut bukan kali pertama terjadi. Hewan itu diduga sudah beberapa kali memangsa ternak dan meresahkan warga sekitar.

“Informasi dari warga, ular ini sudah cukup lama meneror hewan ternak. Bukan hanya sekali kejadian,” katanya.

Damkar Kabupaten Madiun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim penghujan. Pada periode ini, ular kerap keluar dari habitatnya dan berpotensi masuk ke permukiman, dapur, maupun kandang ternak.

Warga diminta segera melapor ke Damkar apabila menemukan ular atau satwa liar berbahaya di sekitar rumah.

“Jika menemukan ular, segera lapor ke Damkar Kabupaten Madiun dan jangan mencoba menangani sendiri,” tegas Gatot.(Tova).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Buyung/Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Ada Lagi SD Negeri Tanpa Murid Baru, Sejumlah Sekolah Masih Belum Penuhi Kuota SPMB 2026

    Tak Ada Lagi SD Negeri Tanpa Murid Baru, Sejumlah Sekolah Masih Belum Penuhi Kuota SPMB 2026

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Magetan menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Magetan memastikan seluruh sekolah dasar negeri (SDN) telah memperoleh peserta didik baru. Meski demikian, sebagian besar sekolah masih belum mampu memenuhi kuota penerimaan yang telah ditetapkan. Kepala […]

    Bagikan
  • Dua Menu MBG Terbukti Terkontaminasi Bakteri Nitrit, Pemkab Ngawi Hentikan Distribusi

    Dua Menu MBG Terbukti Terkontaminasi Bakteri Nitrit, Pemkab Ngawi Hentikan Distribusi

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, akhirnya menemukan titik terang. Hasil pemeriksaan laboratorium memastikan adanya kontaminasi bakteri nitrit pada dua menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi siswa pada 26 November 2025 lalu. Temuan tersebut disampaikan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya dan […]

    Bagikan
  • Kebakaran Lereng Lawu di Perbatasan Magetan-Ngawi Sebagian Padam, Petugas Tetap Siaga

    Kebakaran Lereng Lawu di Perbatasan Magetan-Ngawi Sebagian Padam, Petugas Tetap Siaga

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu, kawasan perbatasan Kabupaten Magetan dan Ngawi, mulai terkendali setelah petugas gabungan melakukan penanganan sejak Senin (14/9/2026). Hingga Selasa (15/9/2026), titik api yang berada di wilayah administratif Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, sebagian telah dinyatakan padam. Meski demikian, penanganan belum sepenuhnya dihentikan. Petugas masih melakukan […]

    Bagikan
  • 2 Kepala Dinas di Kota Madiun Diisi Plt, 2 Eselon II Tahun ini Menyusul Pensiun

    2 Kepala Dinas di Kota Madiun Diisi Plt, 2 Eselon II Tahun ini Menyusul Pensiun

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun hingga kini belum ada tanda-tanda melakukan mutasi jabatan di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dikonfirmasi usai pembekalan persiapan purna pegawai negeri sipil (PNS), Pj Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto mengungkapkan hal itu terus dikoordinasikan dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) maupun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi ( Kemenpan-RB). […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Andalkan Ribuan Rumah Burung Hantu untuk Atasi Hama Tikus

    Pemkab Magetan Andalkan Ribuan Rumah Burung Hantu untuk Atasi Hama Tikus

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mengandalkan metode pengendalian hama tikus yang ramah lingkungan melalui pemasangan Rumah Burung Hantu (RBH) di berbagai sentra pertanian. Tercatat tahun 2025, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan telah membangun sebanyak 941 unit RBH yang tersebar di sejumlah wilayah rawan serangan tikus. Kepala Bidang Tanaman Pangan […]

    Bagikan
  • Soal Pengunduran Diri Kades Taji, Camat Karas Klarifikasi Perangkat dan BPD

    Soal Pengunduran Diri Kades Taji, Camat Karas Klarifikasi Perangkat dan BPD

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keputusan mendadak Kepala Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Sigit Supriyadi, untuk mengundurkan diri dari jabatannya memicu kehebohan publik. Surat pengunduran diri tertanggal 19 Desember 2025 itu beredar luas di media sosial, membuat warganet mempertanyakan alasan di balik langkah tersebut. Padahal, masa jabatan Sigit masih tersisa dua tahun lagi hingga 2027. […]

    Bagikan
expand_less