Berita Terkini
Trending Tags

Ironis, Pekerja Proyek KDKMP di Magetan Alami Kecelakaan Kerja, Tidak Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 536
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyerahkan santunan berupa paket sembako, makanan siap saji, dan family kit dari Dinas Sosial serta BPBD. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan. Seorang pekerja proyek mengalami kecelakaan kerja yang menyebabkan jari manis tangan kirinya remuk dan harus menjalani perawatan intensif.

Mendapat laporan tersebut, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti bersama sejumlah perangkat daerah mendatangi kediaman korban, Suratni (39), di Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo. Pada kesempatan itu, pemerintah daerah menyerahkan santunan berupa paket sembako, makanan siap saji, dan family kit dari Dinas Sosial serta BPBD.

Namun, kunjungan tersebut sekaligus membuka fakta lain, korban ternyata tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, meski bekerja pada proyek strategis nasional.

Dalam keterangannya usai menyerahkan santunan, Bupati Nanik menegaskan bahwa seluruh pekerja proyek KDKMP harus mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kami datang untuk melihat langsung kondisi pekerja yang mengalami musibah. Setelah kami cek, pekerja ini ternyata belum terdaftar BPJS Ketenagakerjaan. Saya meminta pelaksana proyek untuk memastikan semua tenaga kerja terdaftar, dan saya menegaskan agar pendaftaran ini menjadi kewajiban,” ujar Bupati.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Magetan, Arief Ridwan, membenarkan bahwa pekerja KDKMP sejauh ini belum terdata sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, pihaknya akan segera menelusuri pihak pemberi kerja sekaligus berkoordinasi dengan Kodim, mengingat pembangunan KDKMP banyak melibatkan jajaran TNI dalam pengawalan program.

“Untuk beberapa proyek lain seperti SPPG sudah didaftarkan BPJS. Namun untuk KDKMP ini belum, dan kami akan berkoordinasi dengan Kodim karena program ini diarahkan dari pusat. Kami perlu memastikan siapa pemberi kerjanya agar pekerja konstruksi dapat segera didaftarkan minimal pada dua program: Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian,” jelas Arief.

Image Not Found
Suratni (39) Seorang pekerja proyek yang mengalami kecelakaan kerja. Foto : Kusnanto-Sinergia

Terkait besaran manfaat BPJS Ketenagakerjaan, Arief menyampaikan bahwa korban kecelakaan kerja akan mendapat penjaminan biaya pengobatan hingga sembuh. Sementara untuk kasus kematian, BPJS memberikan santunan sekitar Rp45 juta dan beasiswa untuk dua anak hingga perguruan tinggi.

Suratni, korban kecelakaan kerja, menceritakan kembali insiden yang dialaminya pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu ia sedang mengoperasikan mesin molen untuk mengaduk adonan cor pondasi bangunan.

Namun karena kurang berhati-hati, jari manis tangan kirinya terpeleset dan terjepit baut mesin.

“Kejadiannya sekitar jam sepuluh. Saat mengoperasikan molen, jari saya tidak sengaja kena bautnya. Jari saya patah dan langsung dibawa ke RSUD dr. Sayidiman,” tutur Suratni.

Yang mengejutkan, Suratni mengaku baru bekerja satu hari sebelum kecelakaan terjadi.

Ia dibawa ke rumah sakit oleh pengawas proyek dan keluarganya. Pengobatan sementara ditanggung oleh pihak rekanan proyek.

Saat dikunjungi Bupati, Suratni mengaku terharu dan berharap ada bantuan lanjutan untuk perawatan medisnya.

“Saya senang sekali dikunjungi Ibu Bupati. Harapan saya bisa dibantu untuk proses pengobatan sampai sembuh,” ujarnya singkat.

Pemerintah Kabupaten Magetan menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan KDKMP agar setiap pekerja memperoleh hak perlindungan keselamatan kerja sesuai regulasi.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga SPPG Ngawi Stop Operasional, Satgas MBG Beberkan Alasan

    Tiga SPPG Ngawi Stop Operasional, Satgas MBG Beberkan Alasan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Operasional tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ngawi resmi terhenti sementara. Satgas MBG kabupaten menyebut penghentian distribusi menu terjadi akibat dana dari pemerintah pusat tak kunjung tersalurkan. Keputusan ini menambah daftar SPPG yang berhenti beroperasi di Ngawi. Hingga saat ini, total ada enam […]

    Bagikan
  • Masa Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 7 Madiun Layani 176.897 Penumpang

    Masa Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 7 Madiun Layani 176.897 Penumpang

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan ribu penumpang memanfaatkan moda transportasi kereta api di wilayah KAI Daop 7 Madiun pada Masa Angkutan Nataru 2025/2026. Sejak 18-26 Desember 2025, jumlah penumpang yang terlayani mencapai 176.897 orang. Sebagai rincian, 83.048 penumpang naik dan 93.849 penumpang turun. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan puncak penumpang tercatat […]

    Bagikan
  • Satpol PP-Damkar Kota Madiun Tertibkan Pedagang Ayam Potong di Fasilitas Umum

    Satpol PP-Damkar Kota Madiun Tertibkan Pedagang Ayam Potong di Fasilitas Umum

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Madiun melaksanakan penertiban terhadap pedagang ayam potong yang menempati fasilitas umum di wilayah Kota Madiun. Kegiatan ini dilakukan 7-8 Mei 2025. Penataan tersebut dilakukan di tiga kecamatan, yakni Kartoharjo, Manguharjo, dan Taman. Selama 2 hari penertiban, Satpol PP dan Damkar telah menindak […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Serahkan LHP Pengelolaan Keuangan ke 15 Desa

    Pemkab Madiun Serahkan LHP Pengelolaan Keuangan ke 15 Desa

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun  – Pemerintah Kabupaten Madiun menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Pengelolaan Keuangan Desa kepada 15 pemerintah desa di wilayah setempat. Penyerahan berlangsung di Ruang IT Pusat Pemerintahan Caruban, Senin (26/05/2025), sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola keuangan desa yang transparan dan akuntabel. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan bahwa dalam pemeriksaan […]

    Bagikan
  • 427 Hektar Lahan Pertanian Terendam Banjir, Petani Terpaksa Tanam Ulang

    427 Hektar Lahan Pertanian Terendam Banjir, Petani Terpaksa Tanam Ulang

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Dampak banjir beberapa waktu lalu sejumlah tanaman padi yang baru berusia 7-21 hari terancam gagal tanam. Genangan air yang masih ada mengancam kondisi tanaman padi. Data menyebut sekitar 427 hektar lahan tanaman padi terendam banjir. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ngawi Supardi menjelaskan, dampak hujan deras di wilayah […]

    Bagikan
  • Akhirnya, Jembatan Mojopurno Kini Bisa Kembali Dilewati

    Akhirnya, Jembatan Mojopurno Kini Bisa Kembali Dilewati

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jembatan Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun yang telah lama dinantikan akhirnya dibuka. Pembangunan jembatan yang memakan waktu sekitar dua setengah bulan ini sudah dapat dilalui oleh kendaraan. Hal ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi warga dan kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut. Kepala Desa Mojopurno, Agus Susanto, […]

    Bagikan
expand_less