Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Ironis, Pekerja Proyek KDKMP di Magetan Alami Kecelakaan Kerja, Tidak Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 677
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyerahkan santunan berupa paket sembako, makanan siap saji, dan family kit dari Dinas Sosial serta BPBD. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan. Seorang pekerja proyek mengalami kecelakaan kerja yang menyebabkan jari manis tangan kirinya remuk dan harus menjalani perawatan intensif.

Mendapat laporan tersebut, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti bersama sejumlah perangkat daerah mendatangi kediaman korban, Suratni (39), di Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo. Pada kesempatan itu, pemerintah daerah menyerahkan santunan berupa paket sembako, makanan siap saji, dan family kit dari Dinas Sosial serta BPBD.

Namun, kunjungan tersebut sekaligus membuka fakta lain, korban ternyata tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, meski bekerja pada proyek strategis nasional.

Dalam keterangannya usai menyerahkan santunan, Bupati Nanik menegaskan bahwa seluruh pekerja proyek KDKMP harus mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kami datang untuk melihat langsung kondisi pekerja yang mengalami musibah. Setelah kami cek, pekerja ini ternyata belum terdaftar BPJS Ketenagakerjaan. Saya meminta pelaksana proyek untuk memastikan semua tenaga kerja terdaftar, dan saya menegaskan agar pendaftaran ini menjadi kewajiban,” ujar Bupati.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Magetan, Arief Ridwan, membenarkan bahwa pekerja KDKMP sejauh ini belum terdata sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, pihaknya akan segera menelusuri pihak pemberi kerja sekaligus berkoordinasi dengan Kodim, mengingat pembangunan KDKMP banyak melibatkan jajaran TNI dalam pengawalan program.

“Untuk beberapa proyek lain seperti SPPG sudah didaftarkan BPJS. Namun untuk KDKMP ini belum, dan kami akan berkoordinasi dengan Kodim karena program ini diarahkan dari pusat. Kami perlu memastikan siapa pemberi kerjanya agar pekerja konstruksi dapat segera didaftarkan minimal pada dua program: Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian,” jelas Arief.

Image Not Found
Suratni (39) Seorang pekerja proyek yang mengalami kecelakaan kerja. Foto : Kusnanto-Sinergia

Terkait besaran manfaat BPJS Ketenagakerjaan, Arief menyampaikan bahwa korban kecelakaan kerja akan mendapat penjaminan biaya pengobatan hingga sembuh. Sementara untuk kasus kematian, BPJS memberikan santunan sekitar Rp45 juta dan beasiswa untuk dua anak hingga perguruan tinggi.

Suratni, korban kecelakaan kerja, menceritakan kembali insiden yang dialaminya pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu ia sedang mengoperasikan mesin molen untuk mengaduk adonan cor pondasi bangunan.

Namun karena kurang berhati-hati, jari manis tangan kirinya terpeleset dan terjepit baut mesin.

“Kejadiannya sekitar jam sepuluh. Saat mengoperasikan molen, jari saya tidak sengaja kena bautnya. Jari saya patah dan langsung dibawa ke RSUD dr. Sayidiman,” tutur Suratni.

Yang mengejutkan, Suratni mengaku baru bekerja satu hari sebelum kecelakaan terjadi.

Ia dibawa ke rumah sakit oleh pengawas proyek dan keluarganya. Pengobatan sementara ditanggung oleh pihak rekanan proyek.

Saat dikunjungi Bupati, Suratni mengaku terharu dan berharap ada bantuan lanjutan untuk perawatan medisnya.

“Saya senang sekali dikunjungi Ibu Bupati. Harapan saya bisa dibantu untuk proses pengobatan sampai sembuh,” ujarnya singkat.

Pemerintah Kabupaten Magetan menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan KDKMP agar setiap pekerja memperoleh hak perlindungan keselamatan kerja sesuai regulasi.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Ajukan Perubahan APBD 2026, DPRD Dorong Anggaran Perbaikan Jalan Ditingkatkan

    Pemkab Madiun Ajukan Perubahan APBD 2026, DPRD Dorong Anggaran Perbaikan Jalan Ditingkatkan

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar rapat paripurna Senin (24/8/2026). Dalam rapat tersebut Pemkab Madiun mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai pendapatan daerah turun Rp51,83 miliar. Penurunan itu terutama dipicu berkurangnya pendapatan transfer dari pemerintah pusat hingga Rp97,18 miliar. Bupati […]

    Bagikan
  • Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Ponorogo Kecilkan Ukuran

    Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Ponorogo Kecilkan Ukuran

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kenaikan harga kedelai impor di pasaran memaksa sejumlah perajin tempe di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengurangi ukuran produk mereka. Langkah ini diambil karena para perajin tidak berani menaikkan harga jual di tengah tuntutan pasar dan daya beli masyarakat yang terbatas. Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh Hadi Prayitno, perajin tempe asal Desa […]

    Bagikan
  • Patroli Rutin Dishub Kota Madiun, Tindak Kendaraan Parkir Sembarangan

    Patroli Rutin Dishub Kota Madiun, Tindak Kendaraan Parkir Sembarangan

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun secara rutin melakukan patrol di sejumlah ruas jalan di Kota Madiun. Petugas pun tak segan untuk memberikan teguran bagi kendaraan baik roda 2, roda 4 atau lebih yang parkir sembarang. Pengendara yang memarkir kendaraan secara sembarangan dinilai dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Kepala Dinas […]

    Bagikan
  • Jatuh di Area Persawahan, Petani di Tawanganom Magetan Meninggal Dunia

    Jatuh di Area Persawahan, Petani di Tawanganom Magetan Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang petani, Sugiono, warga Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, ditemukan meninggal dunia di area persawahan Blok Sekaruk, Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Pria berusia 68 tahun tersebut diduga meninggal setelah terjatuh ke area persawahan yang berada di sekitar tanaman tebu. Berdasarkan pemeriksaan petugas kesehatan dan tim Inafis kepolisian, tidak […]

    Bagikan
  • Tiga SD di Magetan Tanpa Siswa Baru, Satu Terancam Ditutup

    Tiga SD di Magetan Tanpa Siswa Baru, Satu Terancam Ditutup

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Krisis kekurangan murid baru menghantui sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Magetan. Data dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) mencatat, hingga penutupan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 23 Juni 2025, tiga SDN tercatat nihil pendaftar. Ketiga sekolah itu adalah SDN Bangsri 1 (Kecamatan Ngariboyo), SDN Mojorejo 2 […]

    Bagikan
  • Karang Taruna Karya Remaja Desa Wotan Gelar Bagi-Bagi Takjil

    Karang Taruna Karya Remaja Desa Wotan Gelar Bagi-Bagi Takjil

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Karang Taruna Karya Remaja Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, mengadakan kegiatan bagi-bagi takjil sebagai salah satu kegiatan sosial di bulan Ramadhan. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (9/3/2025) yang melibatkan sekitar 40 anggota, mayoritas masih berstatus pelajar SMP dan SMA. Para anggota karang taruna terlihat antusias membagikan takjil kepada para […]

    Bagikan
expand_less