Kecelakaan Maut Dua Truk di Jalur Ngawi–Mantingan, 5 Orang Luka dan 4 Sempat Terjepit di Kabin
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 64
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk terjadi di Jalan Raya Ngawi–Mantingan, tepatnya di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 10.15 WIB. Insiden ini menyebabkan lima orang mengalami luka-luka, dengan empat di antaranya sempat terjepit di dalam kabin kendaraan.
Petugas bersama warga berjibaku mengevakuasi para korban dari truk pengangkut telur yang terguling. Tiga orang di dalam truk tersebut, sopir dan dua penumpang mengalami luka pada kaki dan tangan. Seluruhnya langsung dilarikan ke RSI At-Tin Husada Ngawi untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, kenek dump truk bermuatan tanah juga sempat terjepit sebelum akhirnya berhasil dikeluarkan lebih dahulu oleh petugas.
Upaya evakuasi tidak mudah. Petugas membutuhkan waktu sekitar 30 menit karena kedua truk sama-sama sarat muatan, sehingga proses pemindahan dan pemotongan bagian kabin harus dilakukan ekstra hati-hati.
Kasatlantas Polres Ngawi AKP Yuliana Plantika menyampaikan bahwa kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi Canter bernopol R 8717 ET, dikemudikan Dimas Axlino Diziana (22) warga Kelurahan Demangan, Kota Madiun, melaju dari arah Ngawi menuju Solo. Truk tersebut membawa muatan telur dan berusaha mendahului sejumlah kendaraan di depannya.
Di depan truk telur, melaju dump truk Hino bernopol N 8321 VW yang dikemudikan Joko Nur Cahyono (35), warga Desa Karangmalang, Ngawi, bersama seorang kenek.
“Menurut keterangan saksi, dump truk bermaksud belok ke kanan menuju jalan desa. Pada saat bersamaan, truk Canter berupaya mendahului. Karena jarak sangat dekat dan kurang kehati-hatian kedua pengemudi, tabrakan pun tidak terhindarkan,” jelas AKP Yuliana.
Benturan keras mengenai bagian depan kiri truk Canter dan sisi kanan depan dump truk. Keduanya mengalami kerusakan berat di bagian kabin.
Kasatlantas menambahkan, total lima orang terluka dalam kejadian ini. Yakni sopir dengan dua penumpang truk pengangkut telur, serta sopir dan kenek dump truk tanah.
“Seluruh korban telah dibawa ke RSI At-Tin Husada untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” ujarnya.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memintai keterangan saksi, serta mengevakuasi kendaraan dari badan jalan.
Seorang warga, Bambang Sulistyo, yang berada di sekitar lokasi mengatakan,
“Saya tidak melihat kejadiannya secara langsung, tapi terdengar benturan sangat keras. Tahu-tahu sudah banyak warga berkumpul dan katanya ada empat orang terjepit di dalam truk.”
Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan kepolisian untuk memastikan penyebab pasti dan menilai unsur kelalaian masing-masing pengemudi. (Kus)




- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez


