Berita Terkini
Trending Tags

Teriak “Saya Korban Bupati”, Kades Jenangan Digiring Kejari Ponorogo Karena Tambang Ilegal 

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 728
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tony Ahmadi, Kades Jenangan saat digiring ke mobil tahanan, Foto: Ega

Sinergia | Ponorogo – Kepala Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Tony Ahmadi, resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo pada Kamis malam (12/3/2026). Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penambangan ilegal tanah dan pasir yang diduga merugikan negara hingga ratusan juta rupiah.

Penetapan tersangka dilakukan sekitar pukul 21.30 WIB setelah penyidik mengantongi minimal dua alat bukti. Usai penetapan tersebut, Tony langsung digiring menuju mobil tahanan untuk dititipkan di Rumah Tahanan Lapas Kelas IIB Ponorogo selama 20 hari ke depan guna kepentingan penyidikan.

Saat digiring petugas menuju mobil tahanan, Tony sempat melontarkan pernyataan singkat kepada wartawan. Ia juga mempertanyakan tambang tahun 2015, kenapa baru diusut sekarang.

“Saya korban bupati,” ujar Tony.

Kepala Kejaksaan Negeri Ponorogo, Zulmar Adhi Surya, menjelaskan perkara tersebut berkaitan dengan kegiatan pertambangan tanpa izin yang diduga dilakukan tersangka sejak tahun 2015 di wilayah Desa Jenangan.

Menurut Zulmar, tersangka melakukan pengerukan tanah dan pasir di sebuah bukit yang merupakan aset desa. Material hasil pengerukan tersebut kemudian dijual.

“Dari hasil penyidikan, kegiatan tersebut merupakan pertambangan tanpa izin dalam pengelolaan sumber daya alam berupa tanah dan pasir,” jelasnya.

Berdasarkan hasil audit Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran bersama Inspektorat, aktivitas tersebut menimbulkan kerugian negara sementara sekitar Rp400 juta dari penjualan hasil pengerukan tanah dan pasir.

Zulmar menegaskan perkara ini tidak berkaitan dengan pengelolaan dana desa maupun alokasi dana desa. Kasus yang ditangani murni terkait kegiatan pertambangan tanpa izin.

Selain merugikan negara, aktivitas pengerukan bukit tersebut juga menimbulkan kerusakan lingkungan. Lokasi penambangan yang berbatasan langsung dengan sungai kini mengalami abrasi dan berpotensi membahayakan kondisi lahan di sekitarnya.

“Lokasi tersebut mengalami kerusakan karena berbatasan langsung dengan sungai sehingga menimbulkan abrasi yang cukup berbahaya,” tambahnya.

Dalam perkara ini, tersangka dijerat Pasal 603 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. Ancaman hukuman maksimal mencapai 20 tahun penjara.

Kejaksaan Negeri Ponorogo masih mendalami perkara tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam aktivitas penambangan ilegal tersebut. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Tembakau Anjlok, Petani Magetan Merana Akibat Cuaca Tak Menentu

    Harga Tembakau Anjlok, Petani Magetan Merana Akibat Cuaca Tak Menentu

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim tanam tembakau tahun ini menjadi cobaan berat bagi petani di Desa Getas Anyar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Cuaca yang tak menentu, serangan hama, hingga persoalan pupuk membuat hasil panen jauh dari harapan. Alih-alih bisa menopang ekonomi keluarga, harga jual tembakau justru anjlok di pasaran. Biasanya, daun tembakau basah dari kebun […]

    Bagikan
  • Dindikbud Madiun Pantau Proses SPMB 2026 Tingkat SD, Optimalkan Peran Pengawas

    Dindikbud Madiun Pantau Proses SPMB 2026 Tingkat SD, Optimalkan Peran Pengawas

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Madiun berjalan sejak tanggal 2 Juni lalu. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Madiun memastikan selama proses SPMB sesuai aturan.  Pengawasan dilakukan melalui pengawas sekolah yang ditugaskan memantau seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Bakal Kawal Ketat Efisiensi Anggaran Pemkab Ponorogo

    DPRD Ponorogo Bakal Kawal Ketat Efisiensi Anggaran Pemkab Ponorogo

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mendapat pengawalan ketat dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ponorogo. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno menegaskan pada tahap awal, Pemkab berhasil menghemat anggaran hingga Rp 21 miliar. Efisiensi ini dilakukan sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 dan Surat Edaran […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun : Presiden Tidak Mau Kemiskinan Terus Naik Meski Pertumbuhan Ekonomi Cukup Bagus

    Bupati Madiun : Presiden Tidak Mau Kemiskinan Terus Naik Meski Pertumbuhan Ekonomi Cukup Bagus

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun, Hari Wuryanto membeberkan pengalaman paling menarik dan berkesan saat menjalani retret. Salah satu hal pokok adalah Presiden RI tidak ingin kemiskinan terus naik meskipun angka pertumbuhan ekonomi cukup bagus. Sepekan di Magelang, pertemuan dengan sejumlah kepala daerah membuat Bupati Madiun Hari Wuyanto mendapatkan suatu pelajaran untuk kemajuan di […]

    Bagikan
  • Gadis 22 Tahun di Magetan Melahirkan di Kamar Mandi, Bayi Meninggal Dunia

    Gadis 22 Tahun di Magetan Melahirkan di Kamar Mandi, Bayi Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Desa Tulung Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan mendadak ramai pada Sabtu (26/04/2025). Seorang gadis berinisial LDP diketahui oleh keluarganya melahirkan di dalam kamar mandi. Ironisnya, bayi laki-laki yang dilahirkan tersebut dalam kondisi meninggal dunia. Kapolsek Kawedanan, AKP Suparminto mengatakan pihaknya segera melakukan olah TKP di lokasi usai menerima laporan dari warga. […]

    Bagikan
  • Perkara Dugaan Penyelewengan Dana LKK Rp. 9,7 Miliar Segera Naik ke Penyidikan

    Perkara Dugaan Penyelewengan Dana LKK Rp. 9,7 Miliar Segera Naik ke Penyidikan

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun terus menelisik kasus dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana Lembaga Keuangan Kelurahan (LKK). Dugaan penyelewengan tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara yang ditafsir senilai Rp. 9,7 miliar. Kejari Kota Madiun mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat status perkara ini akan ditingkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan. “Dalam waktu […]

    Bagikan
expand_less