Berita Terkini
Trending Tags

Kelangkaan Elpiji 3 Kilogram di Ngawi Jelang Lebaran, Harga Tembus Rp40 Ribu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 192
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga terpaksa berkeliling dari satu tempat ke tempat lain demi mendapatkan gas LPG 3kg, (16/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Menjelang Lebaran Idulfitri 2026, warga di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, semakin kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kilogram. Sejumlah pangkalan maupun pengecer di Kecamatan Widodaren melaporkan stok kosong sejak beberapa hari terakhir, membuat warga terpaksa berkeliling dari satu tempat ke tempat lain demi mendapatkan kebutuhan memasak tersebut.

Kondisi ini terlihat jelas di Desa Gendingan. Warga yang datang ke pangkalan harus pulang membawa tabung kosong karena pasokan belum tiba. Situasi serupa juga terjadi di Desa Karangbanyu, di mana warung dan toko pengecer tidak lagi menerima suplai elpiji seperti biasanya.

Sejumlah pengecer mengaku jatah distribusi mereka dipangkas cukup drastis. Dari yang semula menerima 70 tabung per pengiriman, kini hanya memperoleh sekitar 20 tabung. 

Kondisi itu membuat warga semakin sulit, bahkan memicu lonjakan harga di tingkat pengecer. Jika biasanya elpiji dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), kini harganya melonjak hingga Rp35 ribu–Rp40 ribu per tabung.

Sukiran, salah satu warga, mengaku sudah berkeliling ke tiga tempat namun tidak mendapatkan gas. 

“Kalau tidak ada gas saat puasa begini, bagaimana? Terpaksa nanti pakai kayu bakar. Kalau pun ada harganya sampai Rp40 ribu,” keluhnya.

Image Not Found
Warga Ngawi makin kesulitan mendapatkan LPG 3kg, (16/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Hal senada diungkapkan Yanto, pengecer elpiji di Widodaren. Ia menyebut pasokan yang seret membuat pelanggan terpaksa menunggu lebih lama. 

“Nyari ke mana-mana jauh dari rumah. Kalau pun ada, harganya sampai Rp40 ribu,” ujarnya.

Pengecer lain, Budi Santoso, menyebut pengurangan jatah membuat warga makin kesulitan. 

“Kasihan warga, nyari tidak ada. Jatah kita dikurangi menjadi 20 dari sebelumnya 70 tabung. Harga tadi sudah tembus Rp40 ribu,” tuturnya.

Warga berharap pemerintah daerah dapat turun langsung untuk meninjau kondisi lapangan dan memastikan pasokan elpiji kembali stabil. Meski begitu, pihak PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa ketersediaan elpiji 3 kilogram di Ngawi sebenarnya aman menghadapi Lebaran.

Gatot Subroto, Sales Branch Manager Kediri VI Gas PT Pertamina Patra Niaga, meminta warga segera melapor jika menemukan indikasi kelangkaan. 

“Kalau ada kelangkaan, laporkan. Nanti kita cek. Jangan sampai itu hanya isu. Yang jelas, ketersediaan gas aman untuk Idulfitri ini,” ujarnya.

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan memastikan distribusi akan terus dimaksimalkan guna memenuhi kebutuhan menjelang hari raya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Geledah Rumah Kerabat Bupati Ponorogo, Sita Buku Tabungan dan Bukti Transfer

    KPK Geledah Rumah Kerabat Bupati Ponorogo, Sita Buku Tabungan dan Bukti Transfer

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di wilayah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Setelah sebelumnya memeriksa sejumlah ruangan di Kantor Bupati, kali ini tim penyidik menyasar rumah milik kerabat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, di Desa Ngunut, Kecamatan Babadan. Dari informasi yang dihimpun, rumah tersebut diketahui milik Dicky, warga asal Malang, yang […]

    Bagikan
  • Marak Virus Super Flu, Dinkes Madiun Pastikan Belum Ada Temuan Kasus

    Marak Virus Super Flu, Dinkes Madiun Pastikan Belum Ada Temuan Kasus

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun memastikan hingga awal Januari 2026 belum ditemukan kasus super flu atau Influenza A H3N2 di wilayahnya. Otoritas kesehatan menilai situasi masih aman dan terkendali. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana, mengatakan pihaknya belum menerima laporan adanya kasus super flu di masyarakat. “Sampai saat […]

    Bagikan
  • Satpol PP Lakukan Penertiban Spanduk Liar, Dipasang Secara Tidak Beraturan

    Satpol PP Lakukan Penertiban Spanduk Liar, Dipasang Secara Tidak Beraturan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Magetan turun ke lapangan menertibkan berbagai banner dan spanduk liar yang terpasang sembarangan di sepanjang jalur Kawedanan–Parang. Razia ini dilakukan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus memperbaiki estetika wilayah yang selama ini dipenuhi promosi tanpa izin. Dalam operasi tersebut, Selasa (09/12/2025) petugas menyisir sejumlah titik […]

    Bagikan
  • Target PAD Pariwisata Magetan 2025 Tak Tercapai, 2026 Malah Naik

    Target PAD Pariwisata Magetan 2025 Tak Tercapai, 2026 Malah Naik

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jumlah wisatawan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur diklaim mengalami peningkatan pada 2025. Namun, hal itu tidak berdampak capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata yang tidak mampu memenuhi target yang ditetapkan. PAD sektor pariwisata di Magetan pada 2025 ini mencapai Rp. 20,2 miliar dari target Rp. 21,2 miliar. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Waduh ! Kasus HIV pada Calon Pengantin dan Ibu Hamil di Magetan Meningkat

    Waduh ! Kasus HIV pada Calon Pengantin dan Ibu Hamil di Magetan Meningkat

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sepanjang tahun 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan mencatat temuan kasus HIV/AIDS pada kelompok calon pengantin (Catin) dan ibu hamil. Data tersebut menunjukkan perlunya kewaspadaan dan pemeriksaan kesehatan sejak sebelum menikah. Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Magetan, Agus Yudi Purnomo, mengungkapkan bahwa terdapat 18 calon pengantin yang […]

    Bagikan
  • Bus Restu Panda Nyaris Terbakar di Exit Tol Dumpil Madiun, Diduga Akibat Rem Panas

    Bus Restu Panda Nyaris Terbakar di Exit Tol Dumpil Madiun, Diduga Akibat Rem Panas

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sebuah bus antarkota jurusan Surabaya–Ponorogo mengalami kebakaran pada bagian Ban di Exit Tol Dumpil, Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Minggu (21/12/2025) petang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bus tidak dapat melanjutkan perjalanan akibat kerusakan pada bagian roda belakang. Kebakaran ban belakang itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.00 […]

    Bagikan
expand_less