Berita Terkini
Trending Tags

Disdag dan Satgas Pangan Sidak Ritel Modern, Harga Bahan Pokok di Kota Madiun Di Bawah HAP

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 191
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Perdagangan dan Satgas Pangan Kota Madiun melakukan sidak di ritel modern, (16/3/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perdagangan Kota Madiun bersama Satgas Pangan Polres Madiun Kota, Satpol PP dan Damkar Kota Madiun melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah lokasi, Senin (16/3/2026). Hasil pemantauan menunjukkan harga sejumlah komoditas masih relatif stabil, bahkan beberapa masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) nasional. Sidak dilakukan di beberapa titik, mulai dari pasar tradisional, penggilingan padi, hingga ritel modern

Analis Perdagangan Ahli Muda Dinas Perdagangan Kota Madiun, Tri Prasetyaningrum, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan pemantauan rutin menjelang Hari Raya Idulfitri guna memastikan harga dan stok kebutuhan pokok tetap terkendali.

“Menjelang H-5 Lebaran, kami rutin melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok dan penting di wilayah Kota Madiun. Sasaran kami mulai dari pasar tradisional, ritel modern, hingga penggilingan padi,” ujarnya.

Ia mengatakan secara umum kondisi harga bahan pokok di Kota Madiun masih aman. Beberapa komoditas bahkan mulai mengalami penurunan harga setelah sempat mengalami kenaikan sebelumnya.

“Bawang merah yang sebelumnya naik sekarang sudah turun. Cabai rawit masih stagnan di kisaran Rp85.000 per kilogram. Untuk beras medium lokal juga masih di kisaran Rp12.500 sampai Rp13.500 sesuai HET,” jelasnya.

Sementara itu, harga daging sapi saat ini berada di kisaran Rp120.000 hingga Rp130.000 per kilogram. Meski mengalami kenaikan dari harga normal Rp110.000, angka tersebut masih berada di bawah HAP nasional yang ditetapkan sebesar Rp150.000 per kilogram.

“Artinya masih di bawah HAP, sehingga masih aman untuk Kota Madiun. Kami juga menghimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying karena harga masih terkendali,” tambahnya.

Untuk komoditas lain yang sempat memicu inflasi pada Februari 2026 seperti cabai, daging ayam, dan telur, Disdag Kota Madiun juga melakukan sejumlah langkah pengendalian harga.

“Untuk cabai memang sangat dipengaruhi faktor cuaca, sementara permintaannya tinggi. Karena itu kami sempat melakukan subsidi harga cabai di pasar tradisional sebagai langkah jangka pendek untuk membantu masyarakat,” terang Tri.

Saat ini harga daging ayam berada di kisaran Rp40.000 per kilogram, sedangkan telur ayam berada di kisaran Rp27.000 hingga Rp29.000 per kilogram. Angka tersebut masih berada di bawah HAP telur yang ditetapkan sebesar Rp30.000 per kilogram.

Selain harga, ketersediaan stok bahan pokok juga dipastikan aman. Tri menyebut pasokan beras program SPHP serta Minyakita yang dijual sesuai HET masih tersedia cukup di pasar maupun ritel modern.

Image Not Found
Stok beras SPHP masih tersedia di pasar maupun ritel modern, (16/3/2026), Foto : Kris-Sinergia

“Stok di ritel modern maupun pasar tradisional insya allah aman. SPHP tersedia cukup, Minyakita juga masih banyak, dan minggu ini kemungkinan masih ada dropping dari BUMN,” katanya.

Sementara itu, Store Manager Hypermart Kota Madiun, Rinawati, memastikan pihaknya telah menyiapkan stok bahan pokok untuk menghadapi peningkatan permintaan masyarakat menjelang Lebaran.

“Untuk beras, gula, dan bahan pokok lainnya kami sudah menyesuaikan dengan harga yang ditetapkan pemerintah. Mudah-mudahan apa yang kami sediakan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Madiun selama Ramadan dan Lebaran,” ujarnya.

“Kalau weekday biasanya sekitar 900 transaksi per hari, tapi di masa festive seperti sekarang bisa mencapai 2.000 transaksi,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga terus memaksimalkan pasokan barang dari Distribution Center di Surabaya serta dari sejumlah pemasok lokal untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.

Menurut Rinawati, peningkatan aktivitas belanja masyarakat sudah mulai terlihat dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan secara penjualan, Hypermart mencatat kenaikan hingga 25 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Adapun produk yang paling banyak diburu masyarakat saat ini adalah biskuit dan sirup, yang umumnya menjadi kebutuhan khas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun menjelang Lebaran nanti, permintaan diperkirakan akan bergeser ke bahan pokok seperti beras hingga daging.

Dinas Perdagangan Kota Madiun menghimbau kepada masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja kebutuhan lebaran. Sesuaikan dengan kebutuhan dan jangan berbelanja berlebihan. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Emil Minta Bulog Serap Hasil Panen Petani Secara Cepat 

    Wagub Emil Minta Bulog Serap Hasil Panen Petani Secara Cepat 

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melakukan tanam dan panen raya padi di area persawahan Desa Purwosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Rabu (23/4/2025). Dalam kegiatan ini, Emil mengapresiasi capaian produktivitas pertanian Ponorogo yang disebutnya melampaui rata-rata Jawa Timur. Menurut Emil, rata-rata produktivitas padi di Jawa Timur saat ini berada di […]

    Bagikan
  • Laskar Ronggo Djoemeno Bagikan 1.200 Takjil, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

    Laskar Ronggo Djoemeno Bagikan 1.200 Takjil, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Aksi berbagi di bulan suci Ramadan dilakukan oleh Laskar Ronggo Djoemeno dengan membagikan sekitar 1.200 paket takjil kepada pengguna jalan. Kegiatan tersebut digelar di Simpang Tiga Buduran, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Minggu (15/3/2026) sore. Puluhan anggota Laskar Ronggo Djoemeno tampak turun langsung ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada pengendara yang […]

    Bagikan
  • Apel Perdana Usai Lebaran: ASN Terlambat, Ada yang ‘Adu Cepat’ Lewat Pagar

    Apel Perdana Usai Lebaran: ASN Terlambat, Ada yang ‘Adu Cepat’ Lewat Pagar

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Suasana apel perdana pasca libur Idul Fitri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Rabu (25/3/2026) pagi, diwarnai pemandangan tak biasa. Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) terpantau datang terlambat, bahkan ada yang nekat mencari jalan alternatif hingga melompati pagar demi menghindari keterlambatan. Berdasarkan pantauan di lapangan, setidaknya belasan ASN terlihat tidak hadir tepat […]

    Bagikan
  • Gempa Pacitan M 5,5, PT KAI Hentikan Sementara 11 Perjalanan Kereta di Daop 7 Madiun

    Gempa Pacitan M 5,5, PT KAI Hentikan Sementara 11 Perjalanan Kereta di Daop 7 Madiun

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 yang berpusat di wilayah timur laut Pacitan, Jawa Timur, Selasa (27/1/2026) pagi, berdampak pada operasional perjalanan kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghentikan sementara 11 perjalanan kereta api sebagai langkah antisipasi keselamatan. Gempa terjadi sekitar pukul 08.21 […]

    Bagikan
  • Diduga Korsleting Listrik, Minibus Terbakar di Tol Ngawi-Kertosono

    Diduga Korsleting Listrik, Minibus Terbakar di Tol Ngawi-Kertosono

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah insiden kebakaran minibus terjadi di KM 613 + 700 A arah Surabaya Ruas Jalan Tol Ngawi – Kertosono, tepatnya masuk Desa Kedungrejo Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun pada hari Senin (31/03/2025) pukul 15.37 WIB. Mobil Isuzu Elf dengan nomor polisi B 7011 IT yang dikemudikan oleh Agus Suwarno dari Ponorogo […]

    Bagikan
  • Ribuan Penjual Sayur Geruduk Pengadilan Negeri Magetan, Buntut Gugatan Salah Satu Warga Desa Pesu

    Ribuan Penjual Sayur Geruduk Pengadilan Negeri Magetan, Buntut Gugatan Salah Satu Warga Desa Pesu

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Ribuan pedagang sayur keliling menggeruduk Kantor Pengadilan Negeri Magetan, Rabu (5/2/2025) sejak pukul 09.00 WIB. Mereka mengendarai motor atau pick up yang biasa dipakai berjualan sehari-hari lengkap beserta gerobak kayu berisi sayur mayur, sampai dengan aneka bumbu. Aksi ini buntut dari gugatan di Pengadilan Negeri Magetan yang dilayangkan oleh Bitner […]

    Bagikan
expand_less