Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

Disdag dan Satgas Pangan Sidak Ritel Modern, Harga Bahan Pokok di Kota Madiun Di Bawah HAP

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 324
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Perdagangan dan Satgas Pangan Kota Madiun melakukan sidak di ritel modern, (16/3/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perdagangan Kota Madiun bersama Satgas Pangan Polres Madiun Kota, Satpol PP dan Damkar Kota Madiun melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah lokasi, Senin (16/3/2026). Hasil pemantauan menunjukkan harga sejumlah komoditas masih relatif stabil, bahkan beberapa masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) nasional. Sidak dilakukan di beberapa titik, mulai dari pasar tradisional, penggilingan padi, hingga ritel modern

Analis Perdagangan Ahli Muda Dinas Perdagangan Kota Madiun, Tri Prasetyaningrum, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan pemantauan rutin menjelang Hari Raya Idulfitri guna memastikan harga dan stok kebutuhan pokok tetap terkendali.

“Menjelang H-5 Lebaran, kami rutin melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok dan penting di wilayah Kota Madiun. Sasaran kami mulai dari pasar tradisional, ritel modern, hingga penggilingan padi,” ujarnya.

Ia mengatakan secara umum kondisi harga bahan pokok di Kota Madiun masih aman. Beberapa komoditas bahkan mulai mengalami penurunan harga setelah sempat mengalami kenaikan sebelumnya.

“Bawang merah yang sebelumnya naik sekarang sudah turun. Cabai rawit masih stagnan di kisaran Rp85.000 per kilogram. Untuk beras medium lokal juga masih di kisaran Rp12.500 sampai Rp13.500 sesuai HET,” jelasnya.

Sementara itu, harga daging sapi saat ini berada di kisaran Rp120.000 hingga Rp130.000 per kilogram. Meski mengalami kenaikan dari harga normal Rp110.000, angka tersebut masih berada di bawah HAP nasional yang ditetapkan sebesar Rp150.000 per kilogram.

“Artinya masih di bawah HAP, sehingga masih aman untuk Kota Madiun. Kami juga menghimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying karena harga masih terkendali,” tambahnya.

Untuk komoditas lain yang sempat memicu inflasi pada Februari 2026 seperti cabai, daging ayam, dan telur, Disdag Kota Madiun juga melakukan sejumlah langkah pengendalian harga.

“Untuk cabai memang sangat dipengaruhi faktor cuaca, sementara permintaannya tinggi. Karena itu kami sempat melakukan subsidi harga cabai di pasar tradisional sebagai langkah jangka pendek untuk membantu masyarakat,” terang Tri.

Saat ini harga daging ayam berada di kisaran Rp40.000 per kilogram, sedangkan telur ayam berada di kisaran Rp27.000 hingga Rp29.000 per kilogram. Angka tersebut masih berada di bawah HAP telur yang ditetapkan sebesar Rp30.000 per kilogram.

Selain harga, ketersediaan stok bahan pokok juga dipastikan aman. Tri menyebut pasokan beras program SPHP serta Minyakita yang dijual sesuai HET masih tersedia cukup di pasar maupun ritel modern.

Image Not Found
Stok beras SPHP masih tersedia di pasar maupun ritel modern, (16/3/2026), Foto : Kris-Sinergia

“Stok di ritel modern maupun pasar tradisional insya allah aman. SPHP tersedia cukup, Minyakita juga masih banyak, dan minggu ini kemungkinan masih ada dropping dari BUMN,” katanya.

Sementara itu, Store Manager Hypermart Kota Madiun, Rinawati, memastikan pihaknya telah menyiapkan stok bahan pokok untuk menghadapi peningkatan permintaan masyarakat menjelang Lebaran.

“Untuk beras, gula, dan bahan pokok lainnya kami sudah menyesuaikan dengan harga yang ditetapkan pemerintah. Mudah-mudahan apa yang kami sediakan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Madiun selama Ramadan dan Lebaran,” ujarnya.

“Kalau weekday biasanya sekitar 900 transaksi per hari, tapi di masa festive seperti sekarang bisa mencapai 2.000 transaksi,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga terus memaksimalkan pasokan barang dari Distribution Center di Surabaya serta dari sejumlah pemasok lokal untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.

Menurut Rinawati, peningkatan aktivitas belanja masyarakat sudah mulai terlihat dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan secara penjualan, Hypermart mencatat kenaikan hingga 25 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Adapun produk yang paling banyak diburu masyarakat saat ini adalah biskuit dan sirup, yang umumnya menjadi kebutuhan khas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun menjelang Lebaran nanti, permintaan diperkirakan akan bergeser ke bahan pokok seperti beras hingga daging.

Dinas Perdagangan Kota Madiun menghimbau kepada masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja kebutuhan lebaran. Sesuaikan dengan kebutuhan dan jangan berbelanja berlebihan. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemotor Tewas Usai Tertabrak Bus Harapan Jaya di Jalur Ring Road Kota Madiun

    Pemotor Tewas Usai Tertabrak Bus Harapan Jaya di Jalur Ring Road Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 985
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Ring Road Barat Kota Madiun, tepatnya di Kelurahan/Kecamatan Manguharjo pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Kecelakaan melibatkan satu unit Bus Harapan Jaya dengan nopol AG 7473 US dan sepeda motor Honda Beat nopol AE 6861 QT. Dalam peristiwa ini, pengendara motor meninggal dunia di […]

    Bagikan
  • 26 Ribu Peserta PBI JKN di Kabupaten Madiun Dinonaktifkan 

    26 Ribu Peserta PBI JKN di Kabupaten Madiun Dinonaktifkan 

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Sinergia| Madiun — Pemerintah pusat menonaktifkan sekitar 26 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di Kabupaten Madiun. Kebijakan ini berdampak pada ribuan warga yang sebelumnya terdaftar sebagai penerima bantuan iuran jaminan kesehatan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi, mengatakan penonaktifan tersebut diimbangi dengan mutasi kepesertaan dari PBI daerah (PBI D) ke PBI […]

    Bagikan
  • Usman Efendi Resmi Dilantik, Lengkapi Formasi DPRD Kota Madiun

    Usman Efendi Resmi Dilantik, Lengkapi Formasi DPRD Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun menggelar rapat paripurna pengambilan sumpah jabatan Pengganti Antar Waktu (PAW) pada Rabu (20/08/2025) malam. Dalam rapat tersebut, Usman Efendi resmi dilantik menjadi anggota legislatif menggantikan almarhum Andi Raya Bagus Miko Saputra. Dengan dilantiknya Usman, kini jumlah anggota DPRD Kota Madiun masa jabatan 2024–2029 kembali lengkap sebanyak 30 […]

    Bagikan
  • WiFi Gratis Jadi Andalan, dari Kebonsari Pemkab Madiun Genjot Digitalisasi Layanan Desa

    WiFi Gratis Jadi Andalan, dari Kebonsari Pemkab Madiun Genjot Digitalisasi Layanan Desa

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mendorong percepatan digitalisasi layanan publik hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Salah satu langkah yang tengah diwacanakan adalah penyediaan WiFi gratis di seluruh balai desa, guna menunjang pelayanan masyarakat yang lebih cepat dan transparan. Wacana tersebut mengemuka dalam kegiatan sarasehan dan sosialisasi digitalisasi pelayanan publik bertema “Sinergi Masyarakat […]

    Bagikan
  • Sensus Ekonomi 2026 di Kota Madiun Capai 25,62 Persen, BPS Akui Masih Temui Penolakan Warga

    Sensus Ekonomi 2026 di Kota Madiun Capai 25,62 Persen, BPS Akui Masih Temui Penolakan Warga

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mencatat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan sesuai target. Hingga 30 Juni 2026, capaian pendataan telah mencapai 25,62 persen atau melampaui target awal sebesar 25 persen. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Aziz, mengatakan proses pendataan yang dimulai secara door-to-door sejak 15 Juni sempat menghadapi tantangan […]

    Bagikan
  • Cegah Kanker Serviks, 1.900-an Siswi Remaja di Kota Madiun Jadi Sasaran Imunisasi HPV

    Cegah Kanker Serviks, 1.900-an Siswi Remaja di Kota Madiun Jadi Sasaran Imunisasi HPV

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 1.900-an siswi remaja di Kota Madiun mendapatkan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV). Seperti yang terpantau di SMP Negeri 2 Kota Madiun, vaksinasi HPV dilakukan oleh Puskesmas Demangan dengan sasaran sebanyak 127 siswi putri kelas 9 pada Rabu (15/1/2025). Sementara, pemberian vaksin untuk siswi jenjang SD/MI dan SMP/MTs sederajat ini telah […]

    Bagikan
expand_less