Berita Terkini
Trending Tags

Disdag dan Satgas Pangan Sidak Ritel Modern, Harga Bahan Pokok di Kota Madiun Di Bawah HAP

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 154
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Perdagangan dan Satgas Pangan Kota Madiun melakukan sidak di ritel modern, (16/3/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perdagangan Kota Madiun bersama Satgas Pangan Polres Madiun Kota, Satpol PP dan Damkar Kota Madiun melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah lokasi, Senin (16/3/2026). Hasil pemantauan menunjukkan harga sejumlah komoditas masih relatif stabil, bahkan beberapa masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) nasional. Sidak dilakukan di beberapa titik, mulai dari pasar tradisional, penggilingan padi, hingga ritel modern

Analis Perdagangan Ahli Muda Dinas Perdagangan Kota Madiun, Tri Prasetyaningrum, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan pemantauan rutin menjelang Hari Raya Idulfitri guna memastikan harga dan stok kebutuhan pokok tetap terkendali.

“Menjelang H-5 Lebaran, kami rutin melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok dan penting di wilayah Kota Madiun. Sasaran kami mulai dari pasar tradisional, ritel modern, hingga penggilingan padi,” ujarnya.

Ia mengatakan secara umum kondisi harga bahan pokok di Kota Madiun masih aman. Beberapa komoditas bahkan mulai mengalami penurunan harga setelah sempat mengalami kenaikan sebelumnya.

“Bawang merah yang sebelumnya naik sekarang sudah turun. Cabai rawit masih stagnan di kisaran Rp85.000 per kilogram. Untuk beras medium lokal juga masih di kisaran Rp12.500 sampai Rp13.500 sesuai HET,” jelasnya.

Sementara itu, harga daging sapi saat ini berada di kisaran Rp120.000 hingga Rp130.000 per kilogram. Meski mengalami kenaikan dari harga normal Rp110.000, angka tersebut masih berada di bawah HAP nasional yang ditetapkan sebesar Rp150.000 per kilogram.

“Artinya masih di bawah HAP, sehingga masih aman untuk Kota Madiun. Kami juga menghimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying karena harga masih terkendali,” tambahnya.

Untuk komoditas lain yang sempat memicu inflasi pada Februari 2026 seperti cabai, daging ayam, dan telur, Disdag Kota Madiun juga melakukan sejumlah langkah pengendalian harga.

“Untuk cabai memang sangat dipengaruhi faktor cuaca, sementara permintaannya tinggi. Karena itu kami sempat melakukan subsidi harga cabai di pasar tradisional sebagai langkah jangka pendek untuk membantu masyarakat,” terang Tri.

Saat ini harga daging ayam berada di kisaran Rp40.000 per kilogram, sedangkan telur ayam berada di kisaran Rp27.000 hingga Rp29.000 per kilogram. Angka tersebut masih berada di bawah HAP telur yang ditetapkan sebesar Rp30.000 per kilogram.

Selain harga, ketersediaan stok bahan pokok juga dipastikan aman. Tri menyebut pasokan beras program SPHP serta Minyakita yang dijual sesuai HET masih tersedia cukup di pasar maupun ritel modern.

Image Not Found
Stok beras SPHP masih tersedia di pasar maupun ritel modern, (16/3/2026), Foto : Kris-Sinergia

“Stok di ritel modern maupun pasar tradisional insya allah aman. SPHP tersedia cukup, Minyakita juga masih banyak, dan minggu ini kemungkinan masih ada dropping dari BUMN,” katanya.

Sementara itu, Store Manager Hypermart Kota Madiun, Rinawati, memastikan pihaknya telah menyiapkan stok bahan pokok untuk menghadapi peningkatan permintaan masyarakat menjelang Lebaran.

“Untuk beras, gula, dan bahan pokok lainnya kami sudah menyesuaikan dengan harga yang ditetapkan pemerintah. Mudah-mudahan apa yang kami sediakan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Madiun selama Ramadan dan Lebaran,” ujarnya.

“Kalau weekday biasanya sekitar 900 transaksi per hari, tapi di masa festive seperti sekarang bisa mencapai 2.000 transaksi,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga terus memaksimalkan pasokan barang dari Distribution Center di Surabaya serta dari sejumlah pemasok lokal untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.

Menurut Rinawati, peningkatan aktivitas belanja masyarakat sudah mulai terlihat dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan secara penjualan, Hypermart mencatat kenaikan hingga 25 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Adapun produk yang paling banyak diburu masyarakat saat ini adalah biskuit dan sirup, yang umumnya menjadi kebutuhan khas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun menjelang Lebaran nanti, permintaan diperkirakan akan bergeser ke bahan pokok seperti beras hingga daging.

Dinas Perdagangan Kota Madiun menghimbau kepada masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja kebutuhan lebaran. Sesuaikan dengan kebutuhan dan jangan berbelanja berlebihan. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal Se-Kota Madiun Gelar Manasik Haji, Tanamkan Keimanan Sejak Dini

    PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal Se-Kota Madiun Gelar Manasik Haji, Tanamkan Keimanan Sejak Dini

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha, sebanyak 639 anak dari 11 lembaga PAUD Aisyiyah se-Kota Madiun mengikuti kegiatan Manasik Haji pada Rabu (04/06/2025) di Pahlawan Religi Center (PRC). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sejak usia dini serta mengenalkan rukun Islam kelima, yaitu menunaikan ibadah haji. Didampingi […]

    Bagikan
  • Relokasi Pasar Burung Magetan Dimulai, Pemkab Bangun Kios Baru untuk Pedagang

    Relokasi Pasar Burung Magetan Dimulai, Pemkab Bangun Kios Baru untuk Pedagang

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan akan menata kawasan Stadion Yosonegoro setelah perayaan Idulfitri. Salah satu langkah yang dilakukan adalah merelokasi pedagang pasar burung yang selama ini berjualan di area sekitar stadion. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan, Sucipto, mengatakan pemerintah telah menyiapkan kios baru sebagai lokasi relokasi pedagang dengan anggaran sekitar Rp400 […]

    Bagikan
  • Ojol Madiun Galang Donasi untuk Palestina di Simpang Lima Tugu Pendekar

    Ojol Madiun Galang Donasi untuk Palestina di Simpang Lima Tugu Pendekar

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi solidaritas untuk Palestina terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Di Kota Madiun, dukungan datang dari komunitas driver ojek online (ojol) yang menggelar aksi galang dana bersama Lembaga Amil Zakat Nurul Hayat di kawasan Simpang Lima Tugu Pendekar, Jumat (03/10/2025). Ramadhanu Wicaksono, koordinator aksi yang tergabung dalam Ojol Madiun Peduli […]

    Bagikan
  • Proyek BTT Jembatan Mojopurno Disidak Komisi D DPRD

    Proyek BTT Jembatan Mojopurno Disidak Komisi D DPRD

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proyek jembatan Mojopurno di Desa Mojopurno Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun disidak oleh jajaran Komisi D DPRD setempat. Fokus inspeksi mendadak (Sidak) kali ini, jajaran legislatif ingin memastikan mutu dan progres pekerjaan sesuai harapan masyarakat.  Ketua Komisi D Lely Hardyarini  mengatakan sidak ini dilakukan untuk memastikan bahwa proyek berjalan sesuai jadwal […]

    Bagikan
  • Kedai Djakal Magetan Dibobol Maling, Uang Penjualan Senilai Rp. 4 Juta Raib

    Kedai Djakal Magetan Dibobol Maling, Uang Penjualan Senilai Rp. 4 Juta Raib

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pembobolan kembali terjadi di wilayah Kota Magetan. Kali ini, sasaran pelaku adalah Kedai Djakal yang berlokasi di Jalan Kalimantan, Kelurahan Kepolorejo, pada Selasa (13/1/2026) dini hari. Kejadian tersebut baru diketahui oleh Adindi, karyawan kedai yang masuk kerja pada shift pagi. Dirinya mendapati kondisi mencurigakan ketika tiba di tempat kerja sekitar […]

    Bagikan
  • Lagi, Ulat Bulu Teror Lingkungan Pendidikan

    Lagi, Ulat Bulu Teror Lingkungan Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Lagi-lagi koloni ulat bulu mengganggu aktivitas siswa-siswi sekolah. Kali ini, giliran lingkungan Yayasan Pendidikan Al-Basmalah di Desa Plumpungrejo Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun diserang koloni ulat bulu pada musim penghujan ini.  “Awal tahunya itu dari anak-anak yang kebetulan duduk dan mainan dibawah pohon, lalu tiba-tiba tiga anak itu mengeluhkan gatal-gatal sampai […]

    Bagikan
expand_less