Berita Terkini
Trending Tags

Anggaran Raksasa Pengadaan Pick Up 4×4 KDKMP Disorot, DPR RI Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Impor

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 254
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anggota Komisi VI DPR RI Budi Sulistyono menilai pengadaan pick up belum tentu relevan dengan KDKMP, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kritik atas kebijakan impor kendaraan pick up 4×4 untuk menunjang operasional Koperasi Merah Putih kembali mencuat. Anggota Komisi VI DPR RI Budi Sulistyono, yang dikenal dengan sapaan Kanang, menilai keputusan pemerintah pusat tersebut perlu dikaji ulang karena dinilai tidak tepat sasaran dan berpotensi melemahkan industri otomotif nasional.

Pengadaan kendaraan itu dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara dengan nilai kontrak sekitar Rp24,66 triliun untuk total 105.000 unit pick up 4×4. Prosesnya melibatkan dua produsen otomotif asal India, yakni Mahindra dan Tata Motors.

Kanang menilai pengadaan pick up berpenggerak empat roda belum tentu relevan dengan kebutuhan operasional koperasi di daerah. Ia mempertanyakan alasan pemilihan spesifikasi tersebut, terlebih kondisi jalan di banyak wilayah tidak seluruhnya memerlukan kendaraan off-road.

Menurut Kanang, kendaraan 4×4 harus benar-benar dipertimbangkan dari sisi urgensi. “Kalau melihat kebutuhan di lapangan, saya justru mempertanyakan kenapa harus memakai unit 4×4. Apakah memang kondisinya seberat itu sampai harus menggunakan kendaraan yang biasa dipakai di jalur ekstrem,” ujarnya.

Politikus dari PDI Perjuangan itu juga menyinggung tata kelola program Koperasi Merah Putih. Ia mempertanyakan mengapa pada awal pelaksanaannya program tidak langsung berada di bawah koordinasi Kementerian Koperasi dan UKM.

Ia mencontohkan isu anggaran pembangunan gerai koperasi yang disebut-sebut mencapai Rp1,6 miliar per unit, sementara di lapangan muncul informasi pembangunan dapat dilakukan dengan biaya lebih rendah, sekitar Rp700–800 juta.

Kanang juga mempertanyakan keputusan pemerintah memilih kendaraan impor. Padahal, menurutnya, industri otomotif di Indonesia memiliki kemampuan untuk memproduksi kendaraan serupa.

Dalam penilaiannya, industri lokal sebenarnya mampu mendukung kebutuhan program. “Kita punya pabrikan dalam negeri yang siap memproduksi, jadi tentu kebijakan ini layak dievaluasi kembali,” kata Kanang.

Selain itu, ia menilai jumlah 105 ribu unit kendaraan yang diimpor terlalu besar untuk dapat tersedia dalam waktu singkat.

Ia pun meragukan apakah pabrikan benar-benar memiliki stok sebanyak itu. “Kalau jumlahnya sampai ratusan ribu unit, saya sulit percaya ada pabrik yang menyimpan stok sebanyak itu. Apakah barang sisa atau unit yang baru diproduksi lalu diambil sekaligus ini yang perlu ditelusuri,” ujarnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulog Madiun Uji Kualitas Beras Cadangan Pemerintah Sebelum Disalurkan ke Masyarakat

    Bulog Madiun Uji Kualitas Beras Cadangan Pemerintah Sebelum Disalurkan ke Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Perum BULOG Kantor Cabang Madiun menggelar uji tanak beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Kompleks Pergudangan Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Madiun dan insan media untuk memastikan beras yang akan disalurkan kepada masyarakat memiliki kualitas yang layak konsumsi. Uji tanak dilakukan dengan […]

    Bagikan
  • Ratusan Warga Serbu Pasar Murah, Khofifah : Upaya Kendalikan Inflasi

    Ratusan Warga Serbu Pasar Murah, Khofifah : Upaya Kendalikan Inflasi

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau kegiatan pasar murah yang digelar di depan Kantor Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jumat (26/09/2025). Tinjauan tersebut didampingi Wali Kota Madiun Maidi dan Wakil Wali Kota F. Bagus Panuntun. Ratusan warga tampak antusias menyerbu pasar murah hingga rela mengantre panjang untuk mendapatkan kebutuhan pokok […]

    Bagikan
  • Jalur Sragi–Pekalongan Mulai Berangsur Normal, Namun 3 KA di Daop 7 Batal Berangkat

    Jalur Sragi–Pekalongan Mulai Berangsur Normal, Namun 3 KA di Daop 7 Batal Berangkat

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Cuaca ekstrem yang melanda beberapa hari terakhir masih berdampak pada jalur KA Sragi – Pekalongan Jawa Tengah. Genangan air masih nampak hingga menghambat perjalanan kereta.  Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari mengungkapkan kondisi tersebut mempengaruhi perjalanan KA yang melintasi Daop 7 Madiun. Hingga kini, proses pemulihan jalur masih terus dilakukan […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Bongkar Lokasi Diduga Arena Sabung Ayam di Tegalarum

    Polres Magetan Bongkar Lokasi Diduga Arena Sabung Ayam di Tegalarum

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Polres Magetan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas praktik perjudian di wilayah hukumnya. Jajaran Polsek Bendo bersama pemerintah Desa Tegalarum menertibkan sebuah lokasi yang diduga digunakan sebagai arena sabung ayam pada Rabu (21/1/2026). Pembongkaran dilakukan setelah warga melaporkan adanya aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan perjudian. Tim yang dipimpin Kapolsek Bendo, AKP […]

    Bagikan
  • Ribuan Penjual Sayur Geruduk Pengadilan Negeri Magetan, Buntut Gugatan Salah Satu Warga Desa Pesu

    Ribuan Penjual Sayur Geruduk Pengadilan Negeri Magetan, Buntut Gugatan Salah Satu Warga Desa Pesu

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Ribuan pedagang sayur keliling menggeruduk Kantor Pengadilan Negeri Magetan, Rabu (5/2/2025) sejak pukul 09.00 WIB. Mereka mengendarai motor atau pick up yang biasa dipakai berjualan sehari-hari lengkap beserta gerobak kayu berisi sayur mayur, sampai dengan aneka bumbu. Aksi ini buntut dari gugatan di Pengadilan Negeri Magetan yang dilayangkan oleh Bitner […]

    Bagikan
  • Polisi Selidiki Tas Berisi 155 Amunisi Ditemukan di Tol Ngawi–Kertosono

    Polisi Selidiki Tas Berisi 155 Amunisi Ditemukan di Tol Ngawi–Kertosono

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah tas kain berwarna kuning berisi 155 butir peluru ditemukan di KM 604A Tol Ngawi–Kertosono, tepatnya di wilayah Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jumat (15/08/2025). Polisi segera melakukan penyelidikan untuk melacak pemilik tas dan asal-usul amunisi tersebut. Kanit Pidum Satreskrim Polres Madiun, Ipda Ichsan Novianto, membenarkan penemuan yang pertama […]

    Bagikan
expand_less