Berita Terkini
Trending Tags

Resahkan Warga, Polisi Amankan 200 Selongsong Petasan dari Rumah Warga di Jenangan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 264
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pamapta Polres Ponorogo temukan ratusan selongsong petasan di salah satu rumah warga Jenangan, (16/3/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Aparat kepolisian mengamankan ratusan selongsong petasan dari sebuah rumah warga di Kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Senin (16/3/2026). Penemuan tersebut bermula dari laporan masyarakat yang mengaku resah dan merasa tidak nyaman dengan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Informasi dari warga itu kemudian ditindaklanjuti petugas dengan melakukan patroli dan pengecekan langsung ke lokasi yang dicurigai. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, polisi menemukan sekitar 200 selongsong petasan yang disimpan di salah satu rumah warga.

Selain selongsong petasan, petugas juga menemukan sedikit sisa bubuk petasan bekas di lokasi. Temuan tersebut kini turut diamankan sebagai bagian dari penyelidikan lebih lanjut. Polisi menduga barang-barang tersebut disiapkan untuk digunakan saat momentum tertentu, termasuk kemungkinan pada perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Pamapta Polres Ponorogo, Ipda John Anderson, menjelaskan bahwa pengungkapan itu berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat kepada petugas. Warga, kata dia, merasa terganggu dengan situasi di lingkungan mereka sehingga meminta kepolisian untuk melakukan pengecekan.

“Kami mendapat informasi ketidaknyamanan warga. Ketika melaksanakan patroli, kami menemukan rumah yang menyimpan selongsong, kurang lebih 200,” ujarnya.

Dalam proses penanganan kasus tersebut, polisi juga memeriksa sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi. Total ada 22 orang yang dimintai keterangan oleh petugas. Sebagian besar dari mereka diketahui masih berusia muda, rata-rata sekitar 18 tahun.

Menurut John, pihak yang diduga menyimpan selongsong petasan tersebut telah langsung diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal Polres Ponorogo untuk penanganan lebih lanjut. Hal itu dilakukan agar proses penyelidikan dapat berjalan lebih mendalam, termasuk menelusuri asal-usul barang, tujuan penyimpanan, hingga kemungkinan adanya aktivitas peracikan petasan.

“Yang menyimpan kita serahkan langsung ke Satreskrim. Yang diperiksa ada 22 orang, rata-rata 18 tahun,” tambahnya.

Penemuan ratusan selongsong petasan ini menambah kewaspadaan aparat menjelang Lebaran. Pasalnya, penggunaan petasan berdaya ledak tinggi kerap memicu keresahan masyarakat dan berpotensi membahayakan keselamatan, terutama jika dirakit atau dimainkan tanpa pengawasan. Selain menimbulkan suara ledakan yang mengganggu, petasan juga rawan menyebabkan kebakaran maupun cedera serius.

Karena itu, kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak terlibat dalam aktivitas pembuatan maupun penyimpanan petasan. Polisi juga meminta warga segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungannya, terutama yang berkaitan dengan bahan peledak rakitan atau petasan berukuran besar.

Hingga kini, Satreskrim Polres Ponorogo masih melakukan pendalaman atas temuan tersebut. Polisi belum menyimpulkan secara pasti motif penyimpanan ratusan selongsong petasan itu, namun dugaan sementara mengarah pada persiapan penggunaan saat perayaan Lebaran. Penyelidikan juga difokuskan pada kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam penyediaan maupun penyimpanan barang tersebut. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Remaja 14 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Ayah Tiri, Kasus Ditangani Unit PPA Polres Magetan

    Remaja 14 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Ayah Tiri, Kasus Ditangani Unit PPA Polres Magetan

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Magetan. Seorang remaja perempuan berusia 14 tahun berinisial SD, warga Kecamatan Bendo, diduga menjadi korban penganiayaan oleh ayah tirinya berinisial BA (41). Peristiwa tersebut terungkap pada Sabtu sore (21/2/2026) pekan lalu. Kepala Desa Lemahbang, Puryadi, menjelaskan korban berlari ke rumah temannya yang […]

    Bagikan
  • HUT ke-81 RI, Warga Munggut Madiun Berburu 1 Kwintal Lele di Tengah Sawah

    HUT ke-81 RI, Warga Munggut Madiun Berburu 1 Kwintal Lele di Tengah Sawah

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Lahan persawahan di Lingkungan RT 7, Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, mendadak berubah menjadi arena lomba tangkap lele, Minggu (23/8/2026). Lomba unik ini digelar warga untuk memeriahkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan setempat. Sebanyak 1 kwintal atau 100 kilogram ikan lele ditebar di area persawahan seluas […]

    Bagikan
  • Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Diana Sasa: Demokrasi Tidak Pernah Datang Gratis

    Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Diana Sasa: Demokrasi Tidak Pernah Datang Gratis

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menggelar Refleksi Ideologis 30 Tahun Tragedi Kudatuli di Kantor DPC PDI Perjuangan Magetan, Minggu (26/7/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi momentum mengenang peristiwa 27 Juli 1996 sekaligus memperkuat komitmen kader dalam menjaga nilai-nilai demokrasi, konstitusi, dan keberpihakan kepada rakyat. Acara diawali dengan doa bersama dan tahlil, kemudian […]

    Bagikan
  • Siap Sambut Wisatawan, Wali Kota Maidi Jajal Wahana Kano

    Siap Sambut Wisatawan, Wali Kota Maidi Jajal Wahana Kano

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kembali menghadirkan wahana wisata yang bisa memanjakan wisatawan di kawasan Pahlawan Religi Center (PSC).  Kali ini, Wali Kota Madiun, Maidi menjajal wahana perahu Kano di bawah miniatur Menara Eiffel pada Selasa (30/12/2025). Perahu kano ini pun siap menyambut di pergantian tahun baru. “Saya uji coba sendiri perahu kano […]

    Bagikan
  • DPRD Dorong Pemkab Madiun Segera Lakukan Mutasi untuk Dukung Program Kerja Harmonis

    DPRD Dorong Pemkab Madiun Segera Lakukan Mutasi untuk Dukung Program Kerja Harmonis

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kekosongan jabatan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Madiun menjadi perhatian serius DPRD setempat. Usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD pada Kamis (20/03/2025), Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Mudjono, meminta Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) segera mengajukan surat ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) guna mempercepat proses mutasi.  Menurut […]

    Bagikan
  • Resmikan Renovasi 221 RTLH, Pemkab Madiun Targetkan Peningkatan Kesejahteraan Warga

    Resmikan Renovasi 221 RTLH, Pemkab Madiun Targetkan Peningkatan Kesejahteraan Warga

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memulai program renovasi besar-besaran terhadap 221 rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai bagian dari inisiatif peningkatan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah. Program tersebut secara resmi diluncurkan pada Jumat (23/05/2025) di Dusun Doragan, Kecamatan Wungu, dengan seremoni peletakan batu pertama pembangunan rumah milik seorang warga, Tanem. Peluncuran ini menandai dimulainya […]

    Bagikan
expand_less