Berita Terkini
Trending Tags

Penutup Drainase Banyak Dicuri, Pemkab Magetan Geram dan Tempuh Langkah Hukum

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • visibility 120
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro menegaskan bahwa tindakan pencurian fasilitas publik tidak bisa ditoleransi, (17/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Aksi pencurian besi penutup drainase di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Magetan menjelang Hari Raya Idulfitri memicu keprihatinan pemerintah daerah. Selain merugikan keuangan daerah, hilangnya fasilitas umum tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Besi penutup drainase yang hilang merupakan bagian dari infrastruktur jalan yang dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kehilangannya berdampak langsung pada meningkatnya risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara yang melintas di lokasi dengan kondisi drainase terbuka.

Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menegaskan bahwa tindakan pencurian fasilitas publik tidak bisa ditoleransi. Ia menilai, perbuatan tersebut merugikan masyarakat luas karena fasilitas yang diambil merupakan hasil pembangunan dari dana publik.

“Ini sangat memprihatinkan. Penutup drainase itu dibangun dari uang rakyat. Ketika dicuri, bukan hanya pemerintah yang dirugikan, tetapi masyarakat pengguna jalan juga ikut terdampak,” ujarnya.

Kasus ini mencuat setelah adanya laporan dari warga. Menindaklanjuti hal tersebut, Suyatni bersama jajaran terkait langsung melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi.

Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan beberapa titik penutup drainase yang hilang, salah satunya di ruas jalan depan SMPN Ngariboyo. Di lokasi tersebut, sedikitnya tiga penutup drainase dilaporkan tidak ada di tempat. Temuan serupa juga diduga terjadi di titik lain di wilayah Magetan.

“Setelah kami cek langsung, memang ada beberapa penutup drainase yang hilang. Di depan SMPN Ngariboyo saja ada tiga titik yang sudah tidak ada besinya, dan kemungkinan masih ada di lokasi lain,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi drainase terbuka sangat berbahaya, terutama bagi pengendara sepeda motor, terlebih saat malam hari atau ketika jarak pandang terbatas. Selain itu, dampak lain yang ditimbulkan adalah potensi gangguan lingkungan.

“Kalau penutupnya hilang, sampah berukuran besar bisa langsung masuk ke saluran. Ini berisiko menyebabkan penyumbatan, genangan, bahkan banjir saat hujan turun,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Magetan, lanjutnya, akan segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengusut kasus tersebut dan menindak tegas pelaku. Pengawasan terhadap fasilitas umum juga akan ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Suyatni juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga fasilitas publik dengan meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing.

“Kami minta masyarakat lebih waspada. Jika menemukan hal mencurigakan atau aksi pencurian, segera laporkan agar bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pekerja Proyek Terlindas Ekskavator, Alami Patah Tulang di Beberapa Bagian Tubuh

    Pekerja Proyek Terlindas Ekskavator, Alami Patah Tulang di Beberapa Bagian Tubuh

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan kerja terjadi dalam proyek normalisasi sungai milik Pemerintah Kabupaten Ponorogo di Desa Winong, Kecamatan Jetis, Ponorogo, Jumat (17/10/2025). Seorang pekerja proyek terlindas alat berat ekskavator saat tengah bertugas mengatur lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan. Korban diketahui bernama Wahyu Widratmoko (40), warga Desa Sambilawang, Kecamatan Bungkal, Ponorogo. Ia mengalami luka […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Gencarkan Sosialisasi Mesin Incinerator untuk Wujudkan Kota Zero Sampah

    Pemkot Madiun Gencarkan Sosialisasi Mesin Incinerator untuk Wujudkan Kota Zero Sampah

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya mewujudkan predikat Kota Zero Sampah terus digenjot Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun. Salah satunya melalui sosialisasi pemanfaatan mesin incinerator atau pembakar sampah kepada masyarakat. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya sebatas menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga bisa memberikan nilai tambah bagi daerah.  “Saya tekuni persoalan sampah […]

    Bagikan
  • Akses Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo Lumpuh Akibat Longsor, Ini Langkah Penanganannya

    Akses Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo Lumpuh Akibat Longsor, Ini Langkah Penanganannya

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Akses jalan nasional Trenggalek–Ponorogo di Kilometer 16 hingga Rabu (4/3/2026) masih tertutup total akibat longsor yang dipicu runtuhan batu berukuran besar yang terjadi pada Selasa (3/3/2026) petang. Material berupa bongkahan batu dan tanah menutup seluruh badan jalan, menyebabkan jalur strategis penghubung dua kabupaten tersebut lumpuh total. Penutupan jalur nasional ini berdampak […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gandeng Yayasan Nurul Hayat Bangun Rumah Layak Huni

    Pemkab Madiun Gandeng Yayasan Nurul Hayat Bangun Rumah Layak Huni

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus menggencarkan upaya pengentasan kemiskinan dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk yayasan sosial. Salah satu kolaborasi terbaru dilakukan bersama Yayasan Nurul Hayat dalam program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pasangan suami istri Mardi dan Ngatinem, warga Desa Jatirejo, Kecamatan Wonoasri, menjadi salah satu penerima manfaat program tersebut. […]

    Bagikan
  • Rock MRC Gelar Festival Musik untuk Meriahkan Hari Jadi ke-107 Kota Madiun

    Rock MRC Gelar Festival Musik untuk Meriahkan Hari Jadi ke-107 Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-107 Kota Madiun, komunitas musik Rock MRC menggelar event kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak. Acara ini tak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap perkembangan musik rock tanah air, khususnya dalam upaya regenerasi musisi muda. Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Founder Rock MRC, […]

    Bagikan
  • Jelang Libur Akhir Tahun, Disbudpar Magetan Antisipasi Perselisihan Pengunjung–Pedagang di Telaga Sarangan 

    Jelang Libur Akhir Tahun, Disbudpar Magetan Antisipasi Perselisihan Pengunjung–Pedagang di Telaga Sarangan 

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sepanjang tahun 2025, Telaga Sarangan menjadi sorotan setelah beberapa perselisihan antara pengunjung dan pedagang viral di media sosial. Salah satu kasus yang paling ramai terjadi ketika wisatawan bersitegang dengan pedagang terkait pembelian makanan dari pedagang keliling namun disantap di area warung permanen. Situasi serupa dilaporkan terjadi beberapa kali dan menimbulkan perdebatan […]

    Bagikan
expand_less