Berita Terkini
Trending Tags

Penutup Drainase Banyak Dicuri, Pemkab Magetan Geram dan Tempuh Langkah Hukum

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • visibility 75
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro menegaskan bahwa tindakan pencurian fasilitas publik tidak bisa ditoleransi, (17/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Aksi pencurian besi penutup drainase di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Magetan menjelang Hari Raya Idulfitri memicu keprihatinan pemerintah daerah. Selain merugikan keuangan daerah, hilangnya fasilitas umum tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Besi penutup drainase yang hilang merupakan bagian dari infrastruktur jalan yang dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kehilangannya berdampak langsung pada meningkatnya risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara yang melintas di lokasi dengan kondisi drainase terbuka.

Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menegaskan bahwa tindakan pencurian fasilitas publik tidak bisa ditoleransi. Ia menilai, perbuatan tersebut merugikan masyarakat luas karena fasilitas yang diambil merupakan hasil pembangunan dari dana publik.

“Ini sangat memprihatinkan. Penutup drainase itu dibangun dari uang rakyat. Ketika dicuri, bukan hanya pemerintah yang dirugikan, tetapi masyarakat pengguna jalan juga ikut terdampak,” ujarnya.

Kasus ini mencuat setelah adanya laporan dari warga. Menindaklanjuti hal tersebut, Suyatni bersama jajaran terkait langsung melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi.

Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan beberapa titik penutup drainase yang hilang, salah satunya di ruas jalan depan SMPN Ngariboyo. Di lokasi tersebut, sedikitnya tiga penutup drainase dilaporkan tidak ada di tempat. Temuan serupa juga diduga terjadi di titik lain di wilayah Magetan.

“Setelah kami cek langsung, memang ada beberapa penutup drainase yang hilang. Di depan SMPN Ngariboyo saja ada tiga titik yang sudah tidak ada besinya, dan kemungkinan masih ada di lokasi lain,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi drainase terbuka sangat berbahaya, terutama bagi pengendara sepeda motor, terlebih saat malam hari atau ketika jarak pandang terbatas. Selain itu, dampak lain yang ditimbulkan adalah potensi gangguan lingkungan.

“Kalau penutupnya hilang, sampah berukuran besar bisa langsung masuk ke saluran. Ini berisiko menyebabkan penyumbatan, genangan, bahkan banjir saat hujan turun,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Magetan, lanjutnya, akan segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengusut kasus tersebut dan menindak tegas pelaku. Pengawasan terhadap fasilitas umum juga akan ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Suyatni juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga fasilitas publik dengan meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing.

“Kami minta masyarakat lebih waspada. Jika menemukan hal mencurigakan atau aksi pencurian, segera laporkan agar bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 198 Desa Terima Penyaluran Dana Desa Tahap Awal, ini 10 Desa Penerima Terbesar dan Terkecil

    198 Desa Terima Penyaluran Dana Desa Tahap Awal, ini 10 Desa Penerima Terbesar dan Terkecil

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Presiden Prabowo Subianto telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) 1/2025 terkait efisiensi anggaran baik Pemerintah Pusat maupun daerah. Namun hal itu tak terdampak bagi anggaran Dana Desa atau DD yang bersumber dari pemerintah pusat.   Tahun 2025 ini alokasi Dana Desa untuk 198 Desa di Kabupaten Madiun mencapai Rp 192.759.759.000 sesuai pagu […]

    Bagikan
  • Enam UMKM Magetan Tembus Pasar Internasional, Ekspor Perdana Dilepas ke Maladewa photo_camera 2

    Enam UMKM Magetan Tembus Pasar Internasional, Ekspor Perdana Dilepas ke Maladewa

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Enam pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kabupaten Magetan resmi menembus pasar internasional setelah berhasil mengekspor produk mereka ke Maladewa. Pelepasan ekspor dilakukan di lokasi produksi Keripik Tempe H&G di Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat, pada Kamis (5/3)2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyatakan bahwa keberhasilan […]

    Bagikan
  • Baru 10 Hari Kerja di Bali, 4 Warga Magetan Tewas Tertimbun Tanah Longsor

    Baru 10 Hari Kerja di Bali, 4 Warga Magetan Tewas Tertimbun Tanah Longsor

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebanyak 4 warga Kabupaten Magetan dilaporkan menjadi korban bencana alam tanah longsor di Jalan Kendedes, Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Senin (20/1/2025) pukul 06.30 WITA. Keempatnya tercatat sebagai warga Dusun Sruwuh, Desa Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Mereka adalah Didik (25), Kisno (50), Dwi (25), dan Sarip (50). […]

    Bagikan
  • Dugaan Kasus Rasuah Proyek Kolam Renang, Kejari Segera Tetapkan Tersangka 

    Dugaan Kasus Rasuah Proyek Kolam Renang, Kejari Segera Tetapkan Tersangka 

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – 3 Perkara dugaan korupsi yang tengah ditangani Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun secara bertahap mulai ada penetapan tersangka. Dalam waktu dekat penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun segera menetapkan tersangka kasus dugan rasuah terkait pembangunan dua kolam renang yang mangkrak senilai Rp 1,5 miliar. Pembangunan dua kolam […]

    Bagikan
  • DPRD dan Pemkab Ponorogo Tetapkan KUA-PPAS 2026, Fokus pada Kenaikan PAD Tanpa Membebani Rakyat

    DPRD dan Pemkab Ponorogo Tetapkan KUA-PPAS 2026, Fokus pada Kenaikan PAD Tanpa Membebani Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – DPRD bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2026. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota bersama dalam rapat paripurna di ruang rapat DPRD, Jumat (22/08/2025). Rapat dipimpin Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, serta dihadiri Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita. Penandatanganan […]

    Bagikan
  • Libur Sekolah, Penumpang KA di Daop 7 Naik 15 Persen, Ada Promo Spesial

    Libur Sekolah, Penumpang KA di Daop 7 Naik 15 Persen, Ada Promo Spesial

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Memasuki libur sekolah tahun ajaran 2024/2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya peningkatan signifikan pada jumlah penumpang kereta api jarak jauh. Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menyebutkan bahwa lonjakan jumlah penumpang mencapai sekitar 15 persen dibandingkan hari-hari normal. “Biasanya, volume harian […]

    Bagikan
expand_less