Motis Lebaran 2026: Solusi Mudik Aman dan Gratis untuk Pengendara Motor di Madiun
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 21
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Program mudik gratis sepeda motor (Motis) kembali digelar pada musim Lebaran 2026 sebagai solusi perjalanan aman dan nyaman bagi masyarakat. Program ini merupakan inisiatif Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan, yang didukung oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun.
Di wilayah Daop 7 Madiun, layanan Motis difokuskan pada rute lintas selatan dengan relasi Madiun–Kampung Bandan pulang pergi. Pendaftaran program ini telah dibuka sejak 1 Maret dan akan berlangsung hingga 29 Maret 2026.
Pelaksanaan Motis tahun ini dibagi dalam dua periode, yakni arus mudik pada 13–19 Maret 2026 dan arus balik pada 24–30 Maret 2026.
Selama periode tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan layanan pengangkutan sepeda motor secara gratis menggunakan kereta api.
Untuk jadwal keberangkatan, KA 7711 relasi Madiun–Kampung Bandan berangkat pukul 05.25 WIB dan tiba pukul 21.45 WIB. Sementara KA 7712 relasi Kampung Bandan–Madiun berangkat pukul 04.50 WIB dan tiba pukul 20.00 WIB.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan pihaknya mendukung penuh program pemerintah dalam penyelenggaraan mudik gratis melalui layanan Motis.
“Pada 1 sampai 20 Maret 2026, KAI Daop 7 Madiun mendukung program mudik gratis angkutan motor (Motis). Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini agar perjalanan mudik lebih aman dan selamat,” ujar Tohari.
Ia menambahkan, pelaksanaan Motis dibagi dalam dua periode, yakni arus mudik dan arus balik. Program ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat, sejalan dengan tagline tahun ini, “Mudik Nyaman Bersama”.
Masyarakat yang ingin mengikuti program ini dapat mendaftar secara daring melalui laman nusantara.kemenhub.go.id atau langsung mendatangi posko Motis di Stasiun Madiun setiap hari pukul 08.00–19.00 WIB.
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi antara lain membawa KTP atau Kartu Keluarga serta SIM C, dan memastikan sepeda motor yang didaftarkan memiliki kapasitas mesin maksimal 200 cc. Setiap satu unit motor akan mendapatkan dua tiket penumpang dewasa dan satu tiket infant untuk anak di bawah tiga tahun.
Selain itu, sepeda motor wajib diserahkan sehari sebelum keberangkatan dengan kondisi tangki bahan bakar kosong. Peserta juga tidak diperkenankan menitipkan helm maupun kaca spion. Meski layanan ini gratis, biaya parkir di stasiun tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.
KAI Daop 7 Madiun menyatakan kesiapan penuh, baik dari sisi sarana maupun sumber daya manusia, untuk menyukseskan program Motis 2026. Masyarakat diimbau segera melakukan pendaftaran mengingat kuota yang tersedia terbatas. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez







