Berita Terkini
Trending Tags

Jamaah Thariqah Syattariyah di Ponorogo Rayakan Idul Fitri Lebih Awal, Ini Alasannya

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • visibility 317
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jamaah Thariqah Syattariyah lebaran lebih awal, (19/3/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Ratusan jamaah Pondok Pesantren Daarul Islaam Liahlissunnah Waljamaah, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, merayakan Hari Raya Idul Fitri lebih awal pada Kamis (19/3/2026) pagi.

Penetapan 1 Syawal tersebut didasarkan pada metode perhitungan yang digunakan oleh jamaah Thariqah Syattariyah. Mereka diketahui telah lebih dahulu memulai ibadah puasa, sehingga pada Kamis pagi telah genap menjalankan puasa selama 30 hari.

Suasana lebaran sudah terasa sejak pagi hari di lingkungan pondok pesantren. Ratusan jamaah tampak berdatangan ke Masjid Jami’ untuk melaksanakan salat Id berjamaah. Lantunan takbir terdengar dari dalam masjid, meski tidak dikumandangkan melalui pengeras suara keluar.

Menariknya, jamaah yang hadir tidak hanya berasal dari Ponorogo, melainkan juga dari berbagai daerah seperti Magetan, Madiun, Kediri, hingga wilayah Jawa Tengah.

Pengasuh Ponpes Daarul Islaam, Kiai Parlan Ahmad Khumaidi, menjelaskan bahwa perbedaan penetapan Idul Fitri ini merupakan hal yang biasa, karena setiap kelompok memiliki metode masing-masing dalam menentukan awal Ramadan.

“Puasa kami dimulai hari Selasa, sehingga sudah genap 30 hari. Jamaah juga datang dari berbagai daerah, seperti Madiun, Kediri, hingga Jawa Tengah,” ujarnya.

Meski telah merayakan Idul Fitri, pihak pondok tetap menjaga toleransi dengan tidak mengumandangkan takbir menggunakan pengeras suara keluar masjid. Hal ini dilakukan untuk menghormati umat Islam lain yang masih menjalankan ibadah puasa.

Image Not Found
Ratusan jamaah Pondok Pesantren Daarul Islaam Liahlissunnah Waljamaah Ponorogo yang merayakan lebaran hari ini, (19/3/2026), Foto : Ega- Sinergia

Sementara itu, pelaksanaan salat Id juga mendapat pengamanan dari aparat kepolisian. Anggota Polsek Sukorejo tampak berjaga di sekitar lokasi guna memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.

Kapolsek Sukorejo, IPTU Agus Tri Cahyo, mengatakan pihaknya hadir untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah.

“Di wilayah kami ada kegiatan salat Id, dan kami dari kepolisian memberikan pengamanan agar masyarakat bisa beribadah dengan aman dan nyaman. Jumlah jamaah sekitar seratus orang di satu pondok pesantren ini,” jelasnya.

Usai melaksanakan salat Id, ratusan jamaah dan santri menggelar doa bersama yang dilanjutkan dengan makan bersama di serambi masjid sebagai bentuk rasa syukur setelah menunaikan ibadah puasa selama satu bulan penuh. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot dan DPRD Kota Madiun Tandatangani Nota Kesepakatan RPJMD 2025–2029

    Pemkot dan DPRD Kota Madiun Tandatangani Nota Kesepakatan RPJMD 2025–2029

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama DPRD Kota Madiun resmi menandatangani nota kesepakatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025–2029. Agenda ini menjadi langkah penting dalam menyusun arah pembangunan lima tahun ke depan, yang wajib selaras dengan visi dan misi kepala daerah terpilih. Hal tersebut tertuang dalam Rapat Paripurna DPRD dengan […]

    Bagikan
  • Heri Lentho Dorong Magetan Kembangkan Event Wisata Nasional Berbasis Budaya Lokal

    Heri Lentho Dorong Magetan Kembangkan Event Wisata Nasional Berbasis Budaya Lokal

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seniman dan budayawan Heri Prasetyo, atau yang lebih dikenal sebagai Heri Lentho, kembali mengingatkan besarnya peluang Magetan untuk melangkah lebih jauh di panggung pariwisata nasional. Dalam paparannya pada kegiatan Bimtek Penyelenggaraan Event Nasional di Hotel Bukit Bintang Magetan, ia menilai bahwa daerah ini sebenarnya memiliki perpaduan unik antara kekuatan alam dan […]

    Bagikan
  • Ditengah Sorotan Publik, Disbudpar Magetan Klaim Kunjungan Wisatawan di Telaga Sarangan Meningkat

    Ditengah Sorotan Publik, Disbudpar Magetan Klaim Kunjungan Wisatawan di Telaga Sarangan Meningkat

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ditengah sorotan publik beberapa waktu ini, Telaga Sarangan kembali menegaskan posisinya sebagai ikon wisata Kabupaten Magetan. Sepanjang 2025, jumlah wisatawan yang datang ke destinasi andalan di lereng Gunung Lawu itu mencapai 1.094.668 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 14 ribu pengunjung dibanding capaian 2024 yang berada di angka 1.080.666 wisatawan. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Viral, Pedagang di Telaga Sarangan Tegur Wisatawan yang Beli Pecel Keliling

    Viral, Pedagang di Telaga Sarangan Tegur Wisatawan yang Beli Pecel Keliling

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah potongan video yang memperlihatkan perdebatan antara pedagang dan wisatawan di kawasan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, viral di media sosial pada Jumat (01/08/2025). Dalam video tersebut, seorang pedagang menegur sejumlah pengunjung yang tengah menikmati pecel yang dibeli dari pedagang keliling. Insiden bermula saat wisatawan duduk di salah satu area warung yang […]

    Bagikan
  • Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat, Pemkab Magetan Tegaskan Program Tetap Aman

    Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat, Pemkab Magetan Tegaskan Program Tetap Aman

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan terus berjalan, meski belum seluruh dapur pelaksana memenuhi standar administrasi. Dari target 45 dapur yang direncanakan, saat ini baru terbentuk 16, dengan 15 di antaranya sudah beroperasi. Namun, belum ada satu pun yang mengantongi Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). Koordinator Wilayah BGN […]

    Bagikan
  • Langgar Aturan, Lapas I Madiun Layar 6 Warga Binaan ke Nusakambangan

    Langgar Aturan, Lapas I Madiun Layar 6 Warga Binaan ke Nusakambangan

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Enam warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun harus menerima konsekuensi atas perbuatannya. Mereka harus dilayar ke Lapas Nusakambangan, Cilacap pada Minggu (9/2/2025), sebagai bentuk sanksi atas tindakan indisipliner selama menjalani masa pembinaan di Lapas I Madiun. Kepala Lapas I Madiun, Andi Wijaya Rivai menjelaskan pemindahan itu merupakan bagian dari […]

    Bagikan
expand_less