Berita Terkini
Trending Tags

Arus Balik Meningkat, 59.370 Penumpang Berangkat Dari Stasiun Wilayah KAI Daop 7

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 32
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penumpang kereta api arus balik di stasiun Madiun mencapai 59.370 orang, (24/3/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Situasi arus balik pada momen lebaran kali ini mulai terlihat di stasiun wilayah KAI Daop 7 Madiun. Sejak hari H hingga H+3 atau 21-24 Maret 2026, jumlah penumpang yang terangkut moda transportasi kereta api ini mencapai 59.370 orang. Sementara, khusus keberangkatan dari Stasiun Madiun tercatat 20.791 penumpang.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan bahwa untuk penumpang turun tercatat juga masih tinggi. Di periode yang sama sebanyak 52.567 turun. Dari jumlah tersebut 18.018 penumpang turun di Stasiun Madiun.

“Sesuai data kami ini sudah mulai meningkat ya untuk keberangkatan. Dari tgl 21 sampai 24 Maret ini, penumpang naik tertinggi di tanggal 23 Maret sebanyak 17.404 orang. Juga untuk penumpang turun di tanggal 22 itu 14.752 orang,” jelasnya.

Secara kumulatif penumpang naik selama masa Angkutan Lebaran 2026 dari tanggal 11-24 Maret tercatat 126.191 orang dan turun 174.351 orang. Lonjakan keberangkatan penumpang telah diantisipasi dengan operasional KA tambahan dari Daop 7 Madiun.

“KA Brantas Tambahan sudah beroperasi ya dengan adanya lonjakan penumpang. Itu guna menampung kebutuhan. Kalau tujuan itu ke arah kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya hingga Solo dan Yogjakarta,” pungkas Tohari.

Sementara itu, Nabila, salah satu penumpang KA mengaku sudah 1 minggu mudik ke kampung halaman. Karena harus kembali beraktivitas, dirinya memilih untuk segera kembali ke kota tujuan menggunakan kereta api yang dinilai lebih cepat.

“Ya sudah 1 minggu ini mudik. Ini mau kembali ke Solo untuk kuliah. Karena besok itu sudah masuk. Memilih kereta itu karena lebih cepat ya. Kalau bus kan Kondisi jalan sudah macet juga, jadi mending naik kereta” katanya.

KAI Daop 7 mengingatkan agar calon penumpang untuk memperhatikan jadwal keberangkatan KA. Selain itu juga datang lebih awal ke stasiun agar tidak terlambat masuk kereta. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Ambrol Ancam Warga, DPRD Ponorogo Minta Inventarisasi Menyeluruh

    Jembatan Ambrol Ancam Warga, DPRD Ponorogo Minta Inventarisasi Menyeluruh

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Ambrolnya sejumlah jembatan penghubung antarwilayah di Ponorogo dalam beberapa bulan terakhir menyingkap persoalan serius tata kelola infrastruktur daerah. Keterbatasan fiskal akibat pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat dinilai membuat ruang gerak pemerintah daerah kian sempit dalam memperbaiki infrastruktur dasar. Sekretaris Komisi C DPRD Ponorogo, Agung Priyanto, menilai persoalan jembatan tidak bisa […]

    Bagikan
  • Stasiun Magetan Makin Sibuk! Ribuan Penumpang Turun Naik, Ini Alasannya!

    Stasiun Magetan Makin Sibuk! Ribuan Penumpang Turun Naik, Ini Alasannya!

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tidak banyak yang menyangka, Stasiun Magetan yang dahulu bernama Stasiun Barat kini menjelma menjadi simpul penting transportasi kereta api di jalur selatan Jawa. Terletak di Desa Karangsono, Kecamatan Barat, stasiun ini bukan sekadar titik pemberhentian melainkan bagian strategis dari mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi regional. Pada tahun 2025, jumlah penumpang […]

    Bagikan
  • Momen Ramadhan dan Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Pasar Besar Madiun Fluktuatif

    Momen Ramadhan dan Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Pasar Besar Madiun Fluktuatif

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Momen Bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran Idul Fitri, beberapa bahan pokok di pasar-pasar tradisional mengalami perubahan harga yang cukup signifikan. Seperti di Pasar Besar Madiun (PBM), harga bawang merah yang kembali naik dalam sepekan terakhir. Berdasarkan informasi dari pedagang, harga bawang merah yang semula Rp. 38.000 per kilogram kini mencapai […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Tangkap Dua Pelaku Pencurian Bermodus Pecah Kaca Mobil

    Polres Ponorogo Tangkap Dua Pelaku Pencurian Bermodus Pecah Kaca Mobil

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kepolisian Resor (Polres) Ponorogo berhasil mengamankan dua tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (curat) bermodus pecah kaca mobil. Kedua tersangka yakni RS (47), warga Bekasi, dan ABT (54), warga Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, dalam konferensi pers yang digelar Selasa siang (10/6/2025), mengungkapkan tempat […]

    Bagikan
  • Didik Haryono Secara Aklamasi Pimpin Golkar Magetan, Targetkan 7 Kursi di Pemilu Mendatang

    Didik Haryono Secara Aklamasi Pimpin Golkar Magetan, Targetkan 7 Kursi di Pemilu Mendatang

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar akhirnya menutup proses pemilihan ketua DPD Magetan dengan keputusan aklamasi. Dalam agenda yang digelar di Surabaya pada Senin (08/12/2025), Didik Haryono resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Magetan periode 2025–2030. Dalam keterangannya, Didik mengungkapkan rasa syukur sekaligus tanggung jawab besar yang kini ia emban. […]

    Bagikan
  • TPA Mrican Akan Ditutup 7 November, Ponorogo Terancam Darurat Sampah

    TPA Mrican Akan Ditutup 7 November, Ponorogo Terancam Darurat Sampah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican di Ponorogo dipastikan berhenti beroperasi mulai 7 November 2025 mendatang. Penutupan dilakukan setelah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan teguran keras kepada Pemkab Ponorogo karena dinilai gagal mengelola sampah sesuai standar lingkungan. Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Jamus Kunto, membenarkan keputusan tersebut. Teguran […]

    Bagikan
expand_less