Berita Terkini
Trending Tags

Harga Daging Sapi di Magetan Masih Tinggi Pasca Lebaran, Komoditas Lain Ikut Naik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
  • visibility 279
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga daging sapi di Magetan pasca lebaran tembus Rp150 ribu per kg, (25/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Harga daging sapi di Pasar Sayur Kabupaten Magetan, Jawa Timur, masih tergolong tinggi meski mulai mengalami penurunan pasca Lebaran IdulFitri. Pada hari keempat Lebaran, harga daging sapi tercatat berada di kisaran Rp150 ribu per kilogram, turun Rp10 ribu dari sebelumnya yang sempat menembus lebih dari Rp160 ribu per kilogram.

Kenaikan harga daging sapi ini terjadi sejak H-3 Lebaran. Saat itu, harga melonjak signifikan dari kisaran Rp125 ribu menjadi Rp160 ribu per kilogram. Sementara, penurunan harga yang terjadi saat ini belum sepenuhnya mengembalikan harga ke kondisi normal sebelum Lebaran.

Meski harga masih tinggi, para pembeli relatif tidak mengeluhkan kondisi tersebut. Mereka dinilai memahami bahwa kenaikan harga dipicu oleh mahalnya harga sapi hidup selama momentum Lebaran.

Suwarniasih, salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Sayur Magetan, menyebut kenaikan harga sudah menjadi tren musiman saat hari besar keagamaan. Ia mengatakan pembeli cenderung memaklumi kondisi tersebut.

“Karena harga sapi memang mahal menjelang Lebaran, otomatis harga daging ikut naik. Pembeli juga saling memahami. Sekarang sudah turun dari Rp160 ribu menjadi Rp150 ribu, tapi sayuran masih mahal,” ujarnya.

Tak hanya daging sapi, sejumlah komoditas pangan lain juga mengalami kenaikan. Harga daging ayam naik menjadi Rp45 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp38 ribu hingga Rp40 ribu. Sementara itu, harga telur ayam turut merangkak naik dari Rp28 ribu menjadi Rp29 ribu per kilogram.

Di sektor sayuran, harga sebagian besar komoditas masih tinggi. Tomat dijual Rp20 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp15 ribu, sementara kacang kapri melonjak dari Rp60 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram. Cabai rawit juga masih bertahan tinggi di angka Rp85 ribu per kilogram.

Selain itu, harga wortel, kubis, dan daun sawi juga belum menunjukkan penurunan signifikan. Hanya daun selada yang mengalami penurunan harga, dari Rp30 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram.

Pedagang sayur lainnya, Hinayah, mengatakan hampir seluruh harga sayuran masih stabil di level tinggi, dengan cabai sebagai komoditas yang paling mencolok kenaikannya.

“Hampir semua masih tinggi, belum ada yang turun. Yang paling terasa itu cabai, harganya masih mahal,” katanya.

Para pedagang dan pembeli kini berharap harga bahan pokok dapat segera kembali stabil dalam waktu dekat seiring berakhirnya momentum Lebaran. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Sekedar Praktik, Manasik Haji Jadi Bekal Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    Bukan Sekedar Praktik, Manasik Haji Jadi Bekal Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kota Madiun mengikuti manasik haji terintegrasi di Asrama Haji Kota Madiun pada Senin (16/02/2026). Mereka mengikuti rangkaian manasik secara lengkap. Mulai dari niat ihram di miqat, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melempar jumrah, hingga tawaf ifadah dan sai. Kepala Kantor Kementerian Haji dan […]

    Bagikan
  • Perkara Dugaan Penyelewengan Dana LKK Rp. 9,7 Miliar Segera Naik ke Penyidikan

    Perkara Dugaan Penyelewengan Dana LKK Rp. 9,7 Miliar Segera Naik ke Penyidikan

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun terus menelisik kasus dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana Lembaga Keuangan Kelurahan (LKK). Dugaan penyelewengan tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara yang ditafsir senilai Rp. 9,7 miliar. Kejari Kota Madiun mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat status perkara ini akan ditingkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan. “Dalam waktu […]

    Bagikan
  • DPRD Kabupaten Madiun Panggil Pihak Terkait Soal Dugaan Penahanan Ijazah Karyawan

    DPRD Kabupaten Madiun Panggil Pihak Terkait Soal Dugaan Penahanan Ijazah Karyawan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Komisi D DPRD Kabupaten Madiun menjadwalkan pemanggilan terhadap sejumlah pihak guna mengklarifikasi dugaan penahanan ijazah oleh perusahaan produsen plastik CV Sukses Jaya Abadi yang berada di Desa Wonoasri Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun terhadap karyawannya. Langkah ini diambil untuk memahami duduk perkara terkait komitmen kontrak kerja yang dikeluhkan oleh pekerja. Ketua Komisi […]

    Bagikan
  • Dibangun Di Atas Sempadan Sungai, 13 Bangunan Dibongkar BBWS Bengawan Solo

    Dibangun Di Atas Sempadan Sungai, 13 Bangunan Dibongkar BBWS Bengawan Solo

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penertiban bangunan liar di sempadan Sungai Sat sisi barat, Desa Malang, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan digelar Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Sebanyak 13 bangunan permanen, termasuk 2 kamar dan tempat parkir hotel serta ruko, dibongkar karena menyalahi aturan serta berdiri tanpa izin. Wahyana, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) SDA […]

    Bagikan
  • Lupa Matikan Kompor, Rumah Mbah Siman Dilalap Si Jago Merah

    Lupa Matikan Kompor, Rumah Mbah Siman Dilalap Si Jago Merah

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun  – Kebakaran melanda rumah sekaligus toko kelontong milik Siman (76) dan Sutari (75) di Jalan Gajah Mada, Kota Madiun, pada Senin (17/2/2025) sekitar pukul 10.58 WIB. Petugas pemadam kebakaran dari Satpol PP dan Damkar Kota Madiun menerjunkan 2 unit mobil penembak dan 2 unit mobil suplai dalam peristiwa ini. Kobaran api […]

    Bagikan
  • Bongkar Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di Madiun, Tim Gabungan Sita 8.000 Liter BBM dan Tiga Truk Tangki

    Bongkar Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di Madiun, Tim Gabungan Sita 8.000 Liter BBM dan Tiga Truk Tangki

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tim gabungan yang terdiri dari BPH Migas, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) Kementerian ESDM, Baintelkam Polri, dan Polres Madiun Kota membongkar dugaan praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di dua gudang di wilayah Madiun, Jumat (24/7/2026). Dalam operasi tersebut, petugas menyita ribuan liter solar subsidi, ratusan galon […]

    Bagikan
expand_less