Berita Terkini
Trending Tags

CPNS 2026 Segera Dibuka? Pemkot Madiun Mulai Hitung Formasi, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 468
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
suasana Apel Kerja Pejabat Dan ASN Di Halaman Balai Kota Madiun Pada Senin (9/3/2026). Foto : Dok Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah pusat memberi sinyal pembukaan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2026. Hal itu setelah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mengirimkan surat kepada seluruh instansi pemerintah untuk segera mengusulkan kebutuhan formasi ASN tahun anggaran 2026. Batas akhir pengajuan usulan tersebut ditetapkan pada 31 Maret 2026.

Surat MenPAN-RB Nomor B/1553/M.SM.01.00/2026 tertanggal 12 Maret 2026 meminta Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah menyampaikan usulan jumlah serta jenis jabatan ASN yang dibutuhkan. Jika hingga tenggat waktu instansi tidak mengajukan usulan, maka dianggap tidak melaksanakan pengadaan ASN tahun 2026.

Menyikapi surat tersebut, Sekretaris Daerah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto, mengatakan pihaknya saat ini masih menghitung kebutuhan pegawai berdasarkan kondisi riil di lingkungan Pemkot Madiun. Perhitungan tersebut meliputi jumlah pegawai yang ada, kebutuhan minimal, hingga kekurangan tenaga di berbagai sektor.

“Jadi memang ada surat dari Menpan untuk usulan pegawai. Ini sedang kita proses untuk kita hitung kondisi yang sudah ada berapa, kemudian kebutuhan minimalnya berapa, dan kekurangannya berapa,” ujarnya.

Menurutnya, pengajuan formasi tetap mengacu pada prinsip zero growth, yakni tidak menambah jumlah pegawai secara signifikan kecuali untuk sektor prioritas. “Prioritasnya di layanan dasar, yaitu pendidikan dan kesehatan. Itu arahan dari Menpan,” jelasnya.

Soeko menambahkan, pemerintah daerah tetap berupaya mengoptimalkan sumber daya aparatur yang ada untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. “Tetap kita optimalkan yang sudah ada untuk melayani masyarakat. Kondisi yang ada harus dimaksimalkan,” katanya.

Sementara itu, dalam surat tersebut juga ditegaskan bahwa usulan kebutuhan ASN harus mempertimbangkan beberapa hal, di antaranya ketersediaan anggaran dalam APBN/APBD, kebutuhan program prioritas nasional, serta peta jabatan di masing-masing instansi.

Selain itu, instansi juga diminta memperhitungkan jumlah ASN yang akan memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) pada 2026, sehingga kebutuhan pegawai dapat disesuaikan dengan kondisi organisasi.

Kebijakan penyusunan formasi CASN 2026 ini merujuk pada sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, PP Nomor 11 Tahun 2017 jo PP Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS, serta PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK.

Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan Peraturan Presiden Nomor 139 Tahun 2024 terkait penataan tugas dan fungsi kementerian dalam Kabinet Merah Putih periode 2024–2029 yang berdampak pada perubahan struktur organisasi dan komposisi ASN di berbagai instansi pemerintah.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca OTT KPK, Pemkot Madiun Pastikan Program Kerja Tetap Jalan Sesuai RPJMD

    Pasca OTT KPK, Pemkot Madiun Pastikan Program Kerja Tetap Jalan Sesuai RPJMD

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kedua kalinya menindak kasus dugaan korupsi di lingkup Pemerintah Kota Madiun. Terbaru, KPK melakukan penindakan dugaan korupsi terkait gratifikasi yang menyeret Wali Kota Madiun non aktif, Maidi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Thariq Megah serta Rochim Ruhdiyanto. Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka […]

    Bagikan
  • Petani Madiun Keluhkan Harga Tomat Anjlok, Pemkab Serap Hasil Panen

    Petani Madiun Keluhkan Harga Tomat Anjlok, Pemkab Serap Hasil Panen

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah petani di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mengeluhkan lambatnya penyerapan hasil panen tomat oleh pemerintah daerah. Akibatnya, sebagian hasil panen terancam tidak terserap dan berpotensi terbuang. Padahal, pada Jumat (26/09/2025) lalu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menginstruksikan Pemkab Madiun segera membeli tomat hasil panen petani dengan […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan Tertibkan Aktifitas Tambang Pasir Ilegal di Aliran Bengawan Solo

    Petugas Gabungan Tertibkan Aktifitas Tambang Pasir Ilegal di Aliran Bengawan Solo

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Aktivitas penambangan pasir ilegal di aliran Sungai C, wilayah Dusun Bagi, Desa Bagi, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, resmi ditertibkan oleh Satpol PP dan kepolisian setempat pada Jumat (04/07/2025). Penertiban ini dilakukan menyusul maraknya praktik penggalian material sungai secara manual tanpa izin resmi. Petugas gabungan juga melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) […]

    Bagikan
  • Panen Tebu di Madiun, Ibas Dukung Petani Wujudkan Swasembada Gula 2026

    Panen Tebu di Madiun, Ibas Dukung Petani Wujudkan Swasembada Gula 2026

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), mendorong petani tebu di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, berkontribusi dalam mewujudkan target swasembada gula nasional pada 2026 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Dorongan itu ia sampaikan saat menghadiri panen tebu rakyat di Desa Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Kamis (25/09/2025) sore. Panen […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Tunggal Elf di Jiwan Madiun, Sopir Diduga Mengantuk hingga Kendaraan Terguling

    Kecelakaan Tunggal Elf di Jiwan Madiun, Sopir Diduga Mengantuk hingga Kendaraan Terguling

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Hindarilah berkendara dalam kondisi mengantuk. Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Raya Madiun–Solo, tepatnya di Desa Jiwan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Peristiwa tersebut menimpa satu unit kendaraan Elf berwarna putih kombinasi dengan nomor polisi AE-7122-AB. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh seorang pria berinisial […]

    Bagikan
  • Ini Klarifikasi Cantika Davinca Soal Kecelakaan Berujung Korban Jiwa

    Ini Klarifikasi Cantika Davinca Soal Kecelakaan Berujung Korban Jiwa

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah sempat menjadi sorotan publik, penyanyi dangdut Cantika Davinca akhirnya memberikan klarifikasi terkait kecelakaan maut yang melibatkan mobilnya di Jalan Raya Kawedanan–Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jumat (03/10/2025) malam. Melalui keterangan insta story miliknya, Cantika menegaskan bahwa penyebab kecelakaan bukan karena ban mobil meledak lebih dulu, melainkan akibat berusaha menghindari sepeda motor tanpa […]

    Bagikan
expand_less